Monday, October 23, 2017
Home Blog

ASI, Faktor Utama Bentuk Kecerdasan Anak Anda

0
ahlisusu.blogspot.com

Dear ayah dan bunda, saat ingin memiliki buah hati cerdas tentu dambaan semua orangtua. Segala cara pasti dilakukan, mulai dari memilih makanan yang sehat hingga merencanakan pendidikan. Namun perlu diketahui bagi Anda dan suami, sebelum Anda berpikir jauh, sebenarnya ada hal penting yang perlu Anda ketahui.

Karena, menurut sebuah penelitian menemukan, untuk meningkatkan IQ anak, membuat memorinya kuat dan aktif, sebenarnya bisa dilakukan hanya dengan memberinya ASI.

Penelitian yang diterbitkan Journal of Pediatrics ini memang menarik. Tim peneliti dari Brigham and Women’s Hospital melaporkan, bayi yang dibesarkan dengan susu formula memiliki nilai buruk dalam matematika, memori, IQ, dan tes fungsi motorik pada usia tujuh tahun dibandingkan dengan teman sebayanya yang mendapat ASI minimal enam bulan pertama kehidupan.

Penelitian ini semakin menguatkan tenaga medis untuk kembali mengampanyekan pentingnya memberikan ASI pada buah hatinya.”Data kami mendukung para orangtua agar mau memberikan ASI meski bayi lahir prematur,” kata pemimpin penulis, Dr Mandy Brown.

Dalam studi ini, para peneliti mempelajari bayi yang lahir sebelum 30 minggu kehamilan yang terdaftar di Victorian Infant Brain Studies kohort 2001-2003. Mereka menilai, berapa banyak bayi yang mendapat ASI dan mengukur volume otak menggunakan scan MRI di enam bulan pertama dan pada usia tujuh tahun.

Begitu anak-anak mencapai tujuh tahun, mereka menjalani serangkaian tes IQ, membaca, matematika, fokus, memori, bahasa, persepsi visual dan gerakan fisik.

Temuan menunjukkan, bayi yang menerima ASI jauh lebih cerdas ketimbang mereka yang menerima susu formula pada enam bulan pertama kehidupan.”Banyak ibu dari bayi prematur mengalami kesulitan memberikan ASI untuk bayi mereka. Namun kami akan bekerja keras untuk memastikan, ibu-ibu ini memberikan sistem kekebalan terbaik dan memaksimalkan kecerdasan mereka,” kata Belfort.

Kendati demikian, peneliti mencatat keterbatasan pada penelitian ini, termasuk masalah observasional. Sebab menurut peneliti, ada faktor lain yang juga mempengaruhi seperti pendidikan ibu serta keterlibatan ibu dalam merawat bayi. Bagaimanapun, penelitian ini menunjukkan asupan ASI dapat mempengaruhi struktur dan fungsi otak anak demi masa depannya yang cemerlang bagi buah hati Anda.

Sumber: Gulalives.co

Mari Menjadi Wanita yang Cantik dari Dalam Hati

0
deltagrosir.com

Kecantikan seorang wanita adalah sesuatu yang sangat dijaga dan diupayakan sebisa mungkin dengan berbagai cara agar terlihat cantik di muka umum. Mengapa kecantikan itu begitu dipuja oleh perempuan?

Dalam hukum ekonomi tidak ada penawaran jika tidak ada permintaan, memang secara umum masyarakat mencari sosok cantik dalam diri wanita. Entah dari mana datangnya ketika kecantikan diindetikkan dengan putih, tinggi, badan yang proporsional atau apalah kategori lainnya.

Apakah cantik itu seperti iklan-iklan produk kecantikan yang selalu menampilkan perempuan tinggi, langsing, kulit putih mulus, rambut berkilau dan tampak sempurna setiap saat? Bagaimana jika secara fisik, Anda jauh dari sosok tersebut, berarti Anda tidak cantik?

Hal ini cukup menyedihkan, banyak wanita yang merasa tidak cantik dan minder karena jauh dari standar cantik yang diberikan oleh produsen produk kecantikan. Tetapi, dunia tidak sesempit iklan produk kecantikan. Semua wanita membawa kecantikan, tetapi seringkali iklan-iklan tersebut menutup mata Anda.

Dewasa ini, di tengah maraknya perkembangan teknologi di industri kecantikan, keyakinan bahwa kecantikan berasal dari karakter serta kepribadian, kian hari kian sirna dari peradaban. Ternyata, menurut studi, segala perawatan dan krim kecantikan terbaik pun tidak akan membuat Anda terlihat lebih mengagumkan, jika hati Anda penuh kebencian dan rasa iri.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Personality and Individual Differences, menemukan bahwa seorang wanita terlihat lebih cantik ketika memiliki hati yang tulus dan ramah. Studi tersebut melibatkan 120 mahasiswa, 60 pria dan 60 wanita. Seluruhnya diminta untuk memberikan nilai dan peringkat dari sejumlah foto wanita.

Lalu, satu pekan kemudian, seluruh responden kembali diminta menilai foto-foto wanita yang sama, tapi kali ini, peneliti menyertakan keterangan mengenai karakter diri.

Hasilnya, foto wanita yang mendapat peringkat tercantik, menjadi turun karena keterangan karakter buruk. Sebaliknya, foto wanita yang dianggap biasa-biasa saja, menjadi meningkat ketika keterangan karakter dituliskan sangat baik. Peneliti pun menyimpulkan bahwa kecantikan tidak sebatas kulit Anda, tetapi jauh lebih dalam dari apa yang terlihat oleh mata.

Sumber: gulalives.co

Tanda Dia Masih Mencintai Anda Meski Sudah Berpisah

0
www.ummi-online.com

Kondisi putus cinta tentu merupakan hal yang menyakitkan dan bahkan melebihi sakit fisik. Oleh karena itu beberapa pasangan bahkan memutuskan untuk kembali kepada mantan kekasihnya karena tidak ingin merasakan sakit tersebut.

Tapi, kembali kepada mantan kekasih sebenarnya bukan pilihan terbaik untuk dilakukan. Anda tentu tidak ingin mengulang kesalahan dua kali bukan? Namun bagaimana ceritanya jika si dia yang menyesal dengan keputusan bersama tersebut. Mungkinkah ini mempengaruhi perasaan Anda? Bagi Anda wanita, dapat melihat sinyal tersebut dari perilaku mantan Anda tersebut.

Seperti yang dilansir Gulalives.co dari laman Boldsky, Minggu (31/7/2016), berikut enam tanda pria menyesal berpisah dengan Anda dan masih menyimpan perasaan.

1. Dia masih menyimpan foto Anda

Jika dia masih menyimpan foto Anda ini berarti dia menyesal berpisah dengan Anda. Menyimpan foto Anda adalah pertanda dirinya masih menginginkan untuk kembali menjalin hubungan asmara bersama Anda.

2. Masih dekat dengan keluarga Anda

Hal ini merupakan tanda paling jelas bahwa mantan Anda masih menginginkan Anda untuk kembali. Ketika dia masih tetap berhubungan baik bahkan mengunjungi dalam waktu yang terbilang sering setelah Anda dan si dia putus, ini tandanya dia masih ini memperbaiki hubungan dengan Anda dan memulai kembali.

3. Curhat kepada teman Anda

Hubungan pacaran bisa saja berakhir, namun tidak dengan pertemanan. Anda masih memiliki teman yang selalu setia. Jika mantan kekasih masih menceritakan diri Anda, ini merupakan pertanda dia masih belum melupakan Anda.

4. Dia memantau media sosial Anda

Saat ini sangat mudah untuk mengetahui keberadaan dan kegiatan orang lain melalui media sosial. Jika Anda mendapati mantan kekasih Anda masihstalking Anda di sosial media seperti melihat profil Anda bahkan setiap 5 menit sekali, sudah dapat disimpulkan dia masih menyimpan rasa dengan Anda.

5. Tidak memiliki pacar baru

Kisah Anda dan mantan kekasih sudah berakhir lama, namun sang mantan masih sendiri bahkan di saat Anda sudah bersama pengganti dirinya saat ini. Hal ini bisa saja karena mereka menyesal dan belum bisa move on dari kisah cinta bersama Anda.

6. Menghubungi Anda saat frustrasi

Putus hubungan merupakan hal yang berat bagi pria. Namun tidak seperti wanita yang jujur mengungkapkannya, lelaki berusaha menyembunyikannya. Jika mereka menghubungi Anda melalui telepon ketika dia stres dan frustrasi sudah dapat dipastikan dia masih belum bisa meninggalkan Anda. Dia tentu masih membutuhkan dukungan dan kehadiran Anda saat kekasih Anda tersebut berada dalam masalah atau perasaan tidak nyaman.

Sumber: Gulalives.co

Cara Ketahui Indikator Kadar Kesetiaan Pasangan Anda

0

Kesetiaan menjadi hal yang mutlak dalam kehdupan berumah tangga, sehingga, kepada para perempuan, perlu untuk mengetahui apakah dia setia dan pantas untuk dinikahi, ada beberapa indikator yang bisa digunakan untuk menilai kadar kesetiaan pasangan Anda. Lalu, bagaimana caranya? Kalau kriteria-kriteria itu sudah ada pada calon suami Anda, mantapkanlah hati Anda untuk menggandeng tangannya di pelaminan. Karena seluruh manusia ingin dimengerti, namun ada saatnya seorang yang lain mau mengerti.

1. Dia mampu mengendalikan emosi.

Untuk yang satu ini terkadang kaum pria masih banyak yang sulit melakukannya. Uring-uringan akibat kesibukan yang menumpuk di tempat kerja biasanya membuat dia lost control. Tapi sebetulnya dia harus mampu mengendalikan emosinya agar hati Anda tidak terluka.

2. Dia bisa menghormati Anda sebagai pilihan hidupnya.

Ada banyak kriteria yang bisa digunakan untuk menilai seberapa menghormatikah dia pada Anda. Dalam konteks ini, Anda bisa melihat bagaimana sikapnya ketika Anda membutuhkan pundaknya untuk bersandar. Apakah dia setia mendengarkan pendapat dan ocehan Anda? Dan apakah dia menghargai Anda sebagai wanita yang terpilih?

3. Dia selalu ada ketika dibutuhkan.

Mungkin pasangan Anda adalah seorang pria yang supersibuk. Ada saatnya Anda mengerti, dan ada saatnya Anda ingin dimengerti. Dan ketika sedang ingin dimengerti, maka dia pun akan ada di sisi Anda, sebagai bentuk tanggung jawabnya.

Keukeuh mempertahankan hubungan di saat tiba pada titik jenuh. Hubungan terlalu lama kadang-kadang kerap diguncang kejenuhan. Namun sebagai pria setia yang benar-benar mengharapka Anda untuk menjadi ibu dari anak-anak Anda kelak, dia akan teguh mempertahankan hubungan kalian. Di sini Anda bisa melihat, apakah dia meragukan atau tidak untuk melangkah bersama menuju ikatan berkeluarga.

4. Menganggap Anda sebagai bagian tak terpisahkan dari dirinya.

Ketika pasangan Anda berhasil membuat Anda nyaman sehingga Anda patut dihargai sebagai bagian darinya, segeralah katakan “ya” saat dia menanyakan kesiapan Anda untuk berumahtangga dengannya. Dengan membuat Anda sebagai bagian dari hidupnya, dia tidak akan mau menyakiti Anda. Apalagi menyakiti orang tua dan keluarga Anda. Mana ada seseorang yang ingin menyakiti hidupnya sendiri?

5. Tujuan hidup yang jelas adalah visinya.

Perlu diketahui, bahwa jalani seperti air mungkin sudah menjadi idiom umum bagi orang-orang yang belum tahu akan kemana dia melangkah. Namun untuk menjadikan seorang pria sebagai pasangan hidup, Anda harus melihat bagaimana visinya ke depan.

Sumber: Gulalives.co

 

7 Tips Agar Lancar Saat Bertemu Calon Mertua

0
money.id

Dewasa ini ternyata masih banyak pasangan kekasih yang gagal melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius, karena salah satu dari mereka masih merasa ragu untuk menemui orang tua pasangannya. Keraguan itu biasanya muncul karena orang tua pasangan dianggap galak dan ketus.

Jika bisa mengambil hati orang tua pasangan, restu untuk melanjutkan hubungan bisa didapatkan dengan mulus. Dikutip dari tulisan psikolog Dr. Deanna Brann, Ph.D yang dimuat di Vogue, berikut ini beberapa tips dan trik untuk mengatasi kekakuan saat bertemu dengan orang tua atau calon mertua Anda. Silahkan mencoba.

1. Minta Contekan ke Pasangan.

Sebelum bertemu, ada baiknya bertanya lebih dalam kepada pasangan, seperti apa karakter orang tuanya. Jawaban dari pasangan tentu saja berguna untuk mengira, seperti apa arah perbincangan saat bertemu muka.

2. Berpakaian Pantas pakai. 

Seperti saat sedang kencan pertama, penampilan adalah segalanya. Bukan berarti pakaian yang dikenakan harus mewah, hanya saja harus pantas. Bagi wanita, bisa berpakaian yang lebih tertutup dan bagi pria, bisa berbusana yang lebih rapi. Tema busana klasik moderen dengan warna lembut cocok dan aman untuk dikenakan.

3. Tebar Senyum dan Pertanyaan.

Jika masih merasa kaku saat bertemu dengan orang tua pasangan, tidak ada salahnya untuk menebar senyum ramah dan memberi pertanyaan seputar hal yang diperbincangkan. Hal ini membuat orang tua merasa kalau pasangan anaknya bisa menjadi pendengar yang baik.

4. Jangan Terlalu Mesra.

Meskipun hubungan sedang mesra-mesranya, ada baiknya untuk tidak memamerkan kemesraan yang berlebihan di depan orang tua pasangan. Karena jarang sekali ada orang tua yang terbiasa melihat hal tersebut, apalagi jika anaknya belum juga dipinang.

5. Membawa Buah Tangan.

Tidak ada salahnya untuk membawa buah tangan jika diundang dalam sebuah jamuan. Tanya kepada pasangan, apa yang harus dibawa, sehingga keluarganya akan merasa kalau ada niat baik yang coba ditawarkan. Tapi ingat, jangan terlalu berlebihan, karena di masa depan, hal itu akan sangat merepotkan.

6. Ikuti Arah Perbincangan dengn Camer.

Perbedaan pandangan politik atau tim sepakbola mungkin menjadi topik yang menarik untuk diperdebatkan dengan pasangan, tapi tidak dengan orang tua pasangan. Boleh saja menyatakan pendapat, tapi tidak dengan memaksakan pendapat yang berujung dengan debat kusir.

7. Bertemu di Zona Aman.

Tidak ada orang yang ingin merasa dihakimi. Oleh karena itu, rencanakan pertemuan di zona aman alias di luar rumah. Pilihannya bisa di restoran atau kafe. Pastikan juga kepada pasangan, kalau hanya orang tua yang akan ditemui untuk pertama kali. Setelah pertemuan dengan orang tua, tentu saja bisa merasa lebih nyaman untuk bertemu dengan keluarga lainnya.

Sumber: Gulalives.co

Pria Botak Rentan Kanker Prostat

0
mencegahpenyakit.com

Sebuah studi menemukan bahwa pria yang mengalami kebotakan dikaitkan memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami kanker prostat. Studi terbaru menemukan ada kaitan antara kebotakan dengan dugaan meningkatkan kematian karena kanker tersebut. Penelitian ini dipresentasikan pada American Association for Cancer Research meeting di Philadelphia.

Peneliti menganalisa informasi kesehatan dari sekitar 4.000 pria yang sebagiannya mengalami masalah rambut dan berusia 25-74 tahun. Mereka diketahui memiliki rambut tidak botak, botak ringan, botak sedang, dan botak berat. Dari pengamatan tersebut ditemukan, pria yang kebotakan dalam tingkatan apa pun diketahui 56 persen lebih mungkin untuk meninggal karena karena kanker prostat untuk periode hingga 21 tahun ke depannya.

Ini berbeda dengan pria yang tidak mengalami kebotakan. Selain itu, pria yang punya botak tingkat parah memiliki 83 persen kemungkinan wafat karena kanker prostat ketimba pria yang tidak mengalami kebotakan.

Temuan ini diduga terjadi karena adanya proses biologis yang berkaitan antara botak dengan kanker prostat. Kemungkinan hal ini dipengaruhi peningkatan kadar hormon seperti testosteron dalam tubuh pria. Hormon tersebut dalam kondisi yang tinggi dalam tubuh dapat memicu kebotakan, namun juga memengaruhi pertumbuhan sel kanker prostat.

Sumber: Gulalives.co

Sebagian Perempuan Harus Menyerah Terhadap Mimpi Mereka

0
dear-coc.blogspot.com

Ladies, setiap orang pasti punya mimpi yang ingin digapai. Mungkin impian seperti menjadi dokter, penyiar radio/televisi, polisi, artis, dan arsitektur merupakan segelintir mimpi yang pernah Anda inginkan.

Namun seringkali dalam kenyataannya ada banyak aral melintang yang menghambat Anda untuk bisa mewujudkannya. Pada akhirnya semua mimpi itu harus menguap tak berbekas, terlindas kenyataan hidup yang dialami masing-masing orang.

Menurut  penelitian Global Dreams Index Survey yang dilakukan oleh produk perawatan kulit SK II, separuh populasi perempuan di dunia mengaku harus menyerah untuk mewujudkan mimpi mereka. Mereka juga mengaku merasa tak puas dengan kehidupan yang dijalaninya saat ini. Parahnya ketidakpuasan hidup yang dijalani ini semakin besar seiring bertambahnya usia perempuan.

“Lewat penelitian ini kami berharap bisa memberikan dukungan penuh pada perempuan untuk mengejar mimpi dan memberi kekuatan dalam mengatasi batasan personal dan sosial. Kami berharap bisa menginspirasi perempuan agar dapat mengubah nasib mereka,” kata Marcus Strobel, President Global SK II dalam pernyataannya.

Survei ini dilakukan pada 5400 perempuan dari 14 perempuan di dunia dari enam benua. Hasilnya, sekitar tiga dari lima perempuan menyerah mengejar mimpinya dan merasa tak puas dengan hidupnya. Faktanya juga, tak sedikit perempuan Indonesia yang merasakan hal ini.

Apa yang jadi kendala? Penelitian tersebut mengungkapkan beragam alasan mengapa perempuan Indonesia akhirnya memutuskan untuk tak lagi mengejar impiannya. Ada beberapa kendala utama dalam mewujudkan mimpi masa kecil para perempuan Indonesia, yaitu terbatasnya dukungan finansial, rasa takut untuk keluar dari zona nyaman, dan takut untuk tidak mencapai definisi sukses pada umumnya.

Namun, sebanyak 82 persen perempuan di seluruh dunia yang mengejar mimpinya merasa telah puas dengan hidupnya dan mereka sangat yakin dengan definisi sukses secara personal, yaitu melakukan sesuatu yang dicintai. Selain itu kendala lainnya adalah karena mereka tak mencapai definisi sukses pada umumnya. Padahal sebenarnya, impian dan kesuksesan bertolak ukur pada kemampuan diri.

Hanya saja, penelitian ini juga membuktikan bahwa ada juga perempuan-perempuan dunia yang merasa puas dengan kehidupannya. Sekitar 82 persen perempuan di dunia mengaku berhasil mencapai mimpi dan puas dengan hidup yang dijalaninya sekarang ini. Mereka juga mengklaim kalau mereka berhasil menggapai kesuksesan sesuai dengan standar pribadinya, yaitu melakukan apa yang mereka cintai.

Sumber: Gulalives.co

9 Tanda Anda tak Profesional dalam Bekerja

0
butikdeha.com

Salah satu hal yang harus anda lakukan di kantor adalah bersikap profesional. Sikap profesional ditunjukkan dengan komitmen untuk mewujudkan tujuan organisasi sesuai tanggung jawab masing-masing. Namun tahukah anda ada beberapa sikap tidak profesional yang mungkin bisa menghambat karir.

Jika Anda belum tahu bagaimana cara bersikap di lingkungan kerja yang benar, setidaknya Anda tahu perilaku umum seperti apa yang membuat seseorang tampak tak profesional.Kebiasaan buruk yang dilakukan seseorang di kantor biasanya menular. Dampak terburuk yang terjadi adalah Anda akan dipecat.

Banyak orang tak sadar kalau mereka memiliki kebiasaan buruk. Jangan kaget bila tiba-tiba pimpinan memberi nilai jelek. Berikut ini kebiasaan-kebiasaan buruk yang membuat seorang karyawan tampak tak profesional, sebagaimana dilansir Gulalives.co dari laman Allwomenstalk, Selasa (28/6/2016).

1. Sering terlambat tiba di kantor

Jika jam kerja anda adalah pukul 08.30, maka datanglah sebelum jam itu. Sering terlambat menyebabkan anda terkesan melecehkan organisasi tempat anda bekerja.

2. Menunda pekerjaan

Ini jelas salah satu kebiasaan buruk yang membuat seorang karyawan seperti anak-anak dan tidak profesional. Jika Anda berpikir Anda melakukan pekerjaan baik di akhir-akhir waktu, itu salah. Di mata pimpinan justru Anda dinilai lamban.

3. Tidak jujur

Jujur adalah kunci rahasia untuk menjadi sukses sumber foto: www.gplaw.com.au

Apa yang anda kerjakan harus anda “buka”. Jangan menutupi apapun. Karena apa yang anda lakukan adalah dalam rangka memenuhi tujuan organisasi. Jika anda tidak jujur maka anda akan dinilai buruk oleh atasan, rekan kerja atau mungkin bawahan.

4. Bicara keras

Bicara dengan nada keras benar-banar mengganggu rekan kerja. Kebanyakan orang tidak sadar melakukan ini, tapi cobalah rekam kebiasaan buruk ini, mungkin Anda akan terkejut menemukan perilaku diri sendiri seperti sedang di pasar.

5. Tidak menyelesaikan pekerjaan pada waktunya

Pekerjaan anda menentukan pekerjaan lain demi tercapainya tujuan organisasi. Jika anda terlambat maka terlambatlah semuanya. Anda ibarat baut dalam sambungan. Jika anda tidak “kencang”, maka bisa mempengaruhi kualitas sambungan secara keseluruhan.

6. Bergumam

Banyak orang mengisi keheningan dengan bergumam. Tanpa mereka sadari hal itu membuat sekeliling tak nyaman. Bergumam seperti, “hmm, uh, umm” menunjukkan Anda tak profesional.

7. Terlalu banyak bercanda dan bergosip

Apakah anda tidak punya pekerjaan untuk diselesaikan? Mereka yang sering bercanda dan bergosip di jam kerja menunjukkan ketidakmampuan dalam menyelesaikan pekerjaan

8. E-mail panjang

Menulis e-mail seperti menulis novel kepada rekan kerja menunjukkan Anda tak profesional. Lebih tepatnya seperti anak kuliah yang tidak bisa bicara poin demi poin.

9. Mudah menyerah pada tugas tanpa mencobanya

Langsung menyerah pada penugasan menunjukkan anda pribadi yang lemah. Coba dahulu. Sampai titik tertentu tidak berhasil, laporkan kembali. Lebih baik mencoba daripada menyerah tanpa berbuat apapun.

Sumber: Gulalives.co

Suasana Hati Memburuk? Obati dengan Plesiran

0
piknikjogjamurah.blogspot.com

Ladies, perlu diketahui bahwa kegiatan plesiran atau traveling bisa membantu Anda membangkitkan semangat Anda. Jadi, jika Anda tengah bad mood berkepanjangan, cobalah traveling.

Sebuah studi yang dilakukan Priceline.com mengungkapkan lebih dari setengah responden mengatakan bahwa traveling mampu memperbaiki sikap mereka dibanding olahraga atau berbelanja. Survei ini melibatkan 1.005 orang dewasa asal Amerika Serikat. Perusahaan riset Wakefield Research yang menjalani survei ini untukPriceline, sebuah situs pemesanan perjalanan.

Studi tersebut juga menampilkan jenis trip apa yang bisa meningkatkan mood seseorang. Ternyata, 38 persen pria dan 34 persen perempuan menyebutkan jenis wisata terbaik adalah liburan romantis. Jenis wisata lainnya yang mampu meningkatkan mood adalah liburan keluarga (dijawab 33 persen responden) dan liburan bersama teman dekat (23 persen).

Dalam survei juga terungkap bahwa sebuah trip tidak harus sebuah liburan panjang agar mampu membangkitkan mood. Empat dari lima responden menyebutkan mereka lebih baik mengambil liburan pendek beberapa kali daripada satu kali liburan panjang pada tahun ini. Sebanyak 40 persen ingin mengambil tiga sampai empat trip tahun ini agar merasa lebih bahagia. Sementara sekitar 10 persen menginginkan lebih dari tujuh trip pada 2016.

Sementara itu, seperti diungkapkan Brigit Zimmerman, Senior Vice President of Air and Vacation Packages Priceline.com, sebanyak 44 persen responden menyesal tidak bisa melakukan trip yang lebih banyak. Sebagian besar tidak melakukan traveling karena biaya perjalanan yang harus dikeluarkan.

Dengan perubahan suasana, tingkah lakupun kemungkinan besar turut berubah. Bertemu orang baru, menikmati suasana baru, mengobrol dengan cara pandang baru membuat Anda secara tidak sadar merubah suasana hati atau mood.

Kesopanan dan keinginan jadi pribadi yang lebih menyenangkan membalut liburan Anda saat banyak bersinggungan dengan masyarakat lokal. Inilah yang bisa menghindari Anda mengalami mood yang buruk selama berhari-hari dan berganti jadi mood menyenangkan selama liburan.

Selain itu, daftar itinerary yang padat dan banyaknya orang untuk diajak bersenang-senang atau mengobrol membuat Anda melupakan sakitnya patah hati. Meski kebanyakan penderita patah hati akan galau pada malam harinya, tapi tidak jika Anda sibuk selama seharian.

Setelah banyak tertawa dan makan enak seharian, juga banyak jalan-jalan, yang tersisa pada malam hari hanyalah lelah. Lalu, Anda pun bisa berpikir mengapa harus berlarut dalam kesedihan padahal kebahagiaan bisa begitu menarik.

Selain itu, selama liburan, Anda akan diselimuti semangat dan perasaan bahagia. Secara tidak langsung, ini mempengaruhi Anda. Membuat Anda menjadi manusia yang baru, lebih menyenangkan dan terbuka.

Inilah cara menyembuhkan patah hati yang paling keren, karena sekaligus membuat Anda menjadi bentuk yang jauh lebih kuat dan menyenangkan dibanding sebelumnya. Biarkan hati Anda sembuh dengan cara yang paling menyenangkan.

Sumber: Gulalives.co

Ayah Gemuk Tingkatkan Risiko Anak Perempuan Terkena Kanker Payudara

0

Ayah gemuk ternyata meningkatkan risiko anak perempuannya terkena kanker payudara. Ini hasil riset yang meneliti efek obesitas pria pada risiko kanker keturunan mereka di masa depan. Studi itu juga menemukan, tambahan berat badan ternyata mengubah DNA sperma seorang pria yang punya konsekuensi kesehatan pada anak perempuan mereka yang belum dilahirkan.

Epigenetik semakin dikenal sebagai mekanisme yang membiarkan efek kesehatan lingkungan atau gaya hidup untuk diturunkan ke generasi berikutnya. Mereka bekerja dengan mengubah protein pembungkus DNA, menambah atau mengurangi kimiawi yang mengubah struktur sel atau lewat molekul genetik.

Obesitas terkadang menurun dalam keluarga, seperti halnya kanker payudara. Ibu yang obesitas, dipercaya memengaruhi kedua kondisi tersebut. Wanita gemuk yang hamil, melahirkan bayi gemuk yang mungkin berisiko lebih besar terkena kanker payudara di masa depan.

Sebagian besar riset yang sudah dilakukan memfokuskan diri pada sisi ibu. Hanya sedikit yang meneliti pengaruh ayah yang gemuk pada kesehatan anaknya di masa depan. Studi oleh Georgetown University Medical Center ini dilakukan pada tikus laboratorium. Namun peneliti mengatakan penemuan itu juga berlaku pada manusia.

Asisten profesor Dr Sonia de Assis mengatakan,”Penelitian ini memberikan bukti bahwa pada hewan, berat badan ayah pada saat ibu hamil memengaruhi berat badan anak pada saat lahir dan masa kanak-kanak. Juga risiko mereka terkena kanker payudara di masa depan.”

Studi tersebut yang diterbitkan dalam Scientific Reports menyimpulkan pula miRNAs mungkin membawa informasi epigenetik dari ayah gemuk untuk anaknya. miRNAs mengidentifikasi reseptor pengatur insulin yang berhubungan dengan perubahan berat badan dan jalur molekular lain yang berhubungan dengan terjadinya kanker, seperi jalur persinyalan hypoxia.

Riset di masa depan akan mengeksplorasi hubungan yang sama, antara risiko kanker payudara pada anak perempuan dari ayah yang gemuk saat dalam kandungan. “Kita sudah tahu hubungan kanker dan orangtua obesitas ini, kita sebaiknya mengikuti saran yang sudah diberikan. Kita harus makan sehat, menjaga berat badan normal. Bukan hanya untuk kesehatan sendiri, tetapi juga kesehatan anak-anak kita,” kata Prof. de Assis.

Hasil tersebut disampaikan berdasarkan penelitian yang dikerjakan ilmuwan Georgetown University, Washington DC dan dipublikasikan pada Scientific Reports.

Molekul miRNA yang dikenal berperan dalam mengatur sinyal produksi unsulin, ternyata juga berperan dalam peningkatan berat badan dan jaringan lainnya yang berkaitan dengan kanker seperti hipoksia.

Hipoksia adalah kondisi kekurangan pasokan oksigen pada tubuh dan dapat menyebabkan otak, hati, dan organ lain rusak bila tak tertangani dengan baik. Hipoksia dapat disebabkan berbagai sebab, mulai dari keracunan gas hingga karena gangguan paru-paru, termasuk kanker paru.

Selama ini risiko kanker pada anak dianggap turunan bila sang ibu mengalami kegemukan saat hamil namun belum ada penelitian yang menguji hubungan dengan kegemukan pada ayah.

“Tentu saja penelitian ini dilakukan pada tikus, namun rekapitulasi temuan baru pada manusia menunjukkan bahwa pria obesitas memiliki perubahan struktur gen secara signifikan pada sperma mereka dibandikan pria berat badan normal, pengujian pada hewan menunjukkan perubahan struktur gen pada sperma memiliki dampak risiko kanker pada keturunannya,” kata de Assis, seperti dilansir dari Telegraph.

De Assis mengatakan perlu ada pengujian lebih lanjut untuk mengetahui dampak yang sama pada manusia. Sampai hasil penelitian pada manusia tersebut ditemukan, rekomendasi menjaga berat badan dan gaya hidup sehat menjadi saran utama demi keturunan yang lebih sehat.

Sumber: Gulalives.co

#POPULER