2017 ADVAN Akan Lebih Agresif di Pasar Tablet

Pasar tablet memang tampak lebih ‘adem-ayem’ ketimbang smartphone. Namun menurut ADVAN, segmen ini masih sangat seksi untuk digarap. Bahkan Advan yakin mampu meningkatkan pangsa pasar di tahun 2017 mendatang. Sebagai informasi, dalam hal kuantiti penjualan, hingga Q4 2016 ADVAN mampu menguasai pasar tablet sekitar 35 % di Asia Pasific.

Hadirnya tablet, juga mendorong terhadap tingginya penggunaan internet. Data terakhir dari Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII) mengungkap bahwa lebih dari setengah penduduk Indonesia, yakni 132,7 juta orang kini telah terhubung ke internet. Total penduduk Indonesia sendiri sebanyak 256,2 juta orang.

Data survei Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJI) mengungkap bahwa rata-rata pengakses internet di Indonesia menggunakan perangkat genggam (mobile-tablet). Statistiknya, 67,2 juta orang atau 50,7 persen mengakses melalui perangkat genggam (tablet termasuk di dalamnya) dan komputer. Padahal sejumlah 132,7 juta telah bisa terhubung ke internet. Sedangkan total penduduk Indonesia sendiri sebanyak 256,2 juta. Jadi, memang masih sangat besar potensinya.

Advan Nov2016 I7 1 Images Data 2016 November Thumb Other400 0

Untuk bisa memikat konsumen tentu saja dibutuhkan inovasi, baik di sisi fitur maupun spesifikasi. Dan Advan mengatakan telah menjalani hal tersebut. “Inovasi teknologi menjadi keharusan agar produk kami bisa bersaing dan menjadi pilihan utama konsumen,” ungkap Tjandra Lianto, Direktur Marketing Advan.

Nah, salah satu Tablet Advan yang menjadi primadona di tahun 2016 yaitu Advan Vandroid i7. Tablet ini memiliki teknologi unggulan yakni EyePRO, dimana mampu melindungi mata dari radiasi sinar biru (blue light) yang dipancarkan dari produk elektronik. Teknologi eyePRO merupakan lapisan Nano Optical Film yang dapat mengurangi sinar biru hingga 40%.

Dari sisi prosesor, Vandroid i7 dilengkapi CPU Quad-Core 1.0 GHz (Mediatek MT8735) dan GPU Mali-T720. Kameranya 5 MP di belakang dan 2 MP di depan. Tablet ini pun sudah mendukung jaringan 4G LTE.

Andy Gusen, Brand Director Advan, Hasnul Suhaimi, Pengamat Telekomunikasi dan Gadget, Tjandra Lianto, Marketing Director Advan (ki-ka)Andy Gusen, Brand Director Advan, Hasnul Suhaimi, Pengamat Telekomunikasi dan Gadget, Tjandra Lianto, Marketing Director Advan (ki-ka)

Andy Gusen, Brand Director Advan, Hasnul Suhaimi, Pengamat Telekomunikasi dan Gadget, Tjandra Lianto, Marketing Director Advan (ki-ka)

Dengan banderol Rp 1.249.000, ADVAN Vandroid i7 cukup menarik minat konsumen. Tidak heran jika hingga Q4 2016, ADVAN mengungkapkan tabletnya ini sudah terjual puluhan ribu unit. Menurut Tjandra, kontribusi penjualan tertinggi berasal dari Jabodetabek 25%, Jawa Timur 22%, Jawa Barat 20%, Jawa Tengah dan DIY 15%. Sisanya, 18% dari luar Jawa.

Andy Gusena, Brand Director Advan mengatakan bahwa pihaknya akan lebih agresif merilis tablet di tahun 2017 mendatang, dengan beragam inovasi teknologi terbaru. “Kami percaya, pasar tablet masih seksi. Terbukti tablet advan selalu diminati konsumen tanah air,” ujar Andy.

“Salah satu keberhasilan Advan karena brand ini mampu menterjemahkan kebutuhan masyarakat. Inovasi yang terdapat pada tablet Advan Vandroid i7 yang di-support teknologi EyePRO, ini sudah benar. Hasilnya produk tersebut benar-benar diminiati konsumen,” ujar Hasnul Suhaemi, pengamat telekomunikasi Indonesia. (wr/wr)

Sumber: Tabloid Pulsa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here