Sebuah bukti yang menunjukkan keagungan dan kesempurnaan peradaban islam adalah Islam tidak melupakan sisi keindahan sebagai nilai yang penting dalam kehidupan manusia. Peradaban islam telah berinteraksi dengannya dengan landasan bahwa kecenderungan terhadap keindahan adalah bagian fitrah yang telah mengakar pada jiwa manusia.

Terdapat begitu banyak panorama-panorama keindahan peradaban islam di dunia, namun 6 panorama berikut adalah panorama pilihan yang mungkin kita belum tau banyak tentangnya.

  1. Seni Benteng

Benteng-benteng arab adalah termasuk hal yang diciptakan oleh bangsa arab sendiri. Bangsa barat tidak hanya mengenal bentuk lingkar dalam pembangunan sebuah benteng. Ketika kaum muslimin masuk ke Andalusia, kemudia Sisilia, dan bangsa barat bersinggungan dengan kaum muslimin dalam perang Salib, maka model bangunan benteng berubah menjadi bentuk persegi (gaya arab), yang pojok-pojoknya dilengkapi dengan menara-menara pengintai dan pertahanan. Mungkin diantara kita ada yang baru tahu bahwa dalam membangun sebuah benteng juga membutuhkan akurasi perhitungan dan gaya arsitektur yang rumit.

benteng qaitbay

2. Air Mancur Singa

Di negeri Andalusia, tepatnya di istana Al-Hamra terdapat sebuah air mancur yang diberi nama air mancur Singa. Air mancur ini berfungsi sebagai salah satu terminal utama jaringan air di istana. Air mancur juga mengekspresikan keindahan seni pahat dalam peradaban islam, air mancur tersebut memiliki dua belas patung singa dan masing – masing memancarkan air. Kekaguman kita akan semakin bertambah ketika kita mengetahui bahwa air mancur tersebut dapat difungsikan sebagai jam. Air memancar dari satu singa ketika waktu menunjukkan jam 1, memancar dari dua singa ketika menunjukkan jam 2 dan begitu seterusnya.

air mancur singa

3. Keindahan Judul dan Alamat-alamat

Sisi keindahan yang paling menonjol dalam judul karya-karya ulama perqadaban islam adalah perhatian mereka terhadap keindahan lafal. Judul mereka buat bersajak yang terbagi kepada dua bagian yang akhir dari keduanya memiliki keserupaan dan keserasian, sehingga ketiak diucapkan memiliki suara yang indah dan disenangi. Contohnya:

  1. Ash-sharim Al-maslul Ala Syathim Ar-Rasul (Pedang terhunus bagi pencaci Rosul) Karya Ibnu Taimiyah.
  2. Ma’atsir Al-Inafah fi Ma’alim Al-Khilafah (Norma dan undang-undang) karya Al-Qlaqsyandi
  3. Al-Jawahir Al-Hisan fi Tafsir Al-Quran (Permata terbaik tentang tafsir Al-Quran) karya imam Ats-Tsa’labi
  4. Syadzrat Adz-Zahab fi Akhbari Man Dzahab karya Ahmad bin Hambal

Dan banyak lagi karya-karya para ulama lain yang memiliki judul yang indah.

(Sumber: www.medinatart.com)

(Sumber: Buku Sumbangan Peradaban Islam pada Dunia, karya Prof. Dr. Raghib As-Sirjani)

SHARE