Ibadah puasa, baik yang bernilai wajib di bulan suci Ramadhan maupun yang bernilai sunnah di luar puasa Ramadhan atau qadha’nya, adalah sebuah ibadah yang istimewa.

Dikatakan istimewa karena umat Muslim melakukan ibadah ini tak semata untuk menahan lapar dan haus selama waktu setelah subuh dan saat maghrib tiba, namun juga untuk menahan perbuatan keji lainnya.

Seperti nafsu syahwat yang dapat membatalkan puasa, amarah, serta perkataan maupun batin yang tidak baik mengarah kepada keburukan.

Banyak sekali hal yang harus dihindari oleh umat Muslim saat menjalankan ibadah puasa ini, selain tidak boleh makan dan minum pada batas waktu puasa, tidak boleh melakukan hubungan badan saat berpuasa, ada banyak lagi larangannya.

Namun di antara banyak larangan yang harus dipatuhi sebagai rambu agar ibadah puasa menjadi sah tersebut, ternyata ada beberapa hal yang diperbolehkan umat Muslim lakukan saat puasa walau seperti terlihat hal yang tidak boleh.

Ini karena alasan adanya rukhshoh (keringanan) dari Allah karena hal-hal tersebut tidak bisa dihindari, dan lebih banyak mudharat (keburukannya) jika dilarang. Apa sajakah hal-hal tersebut?

Menelan Sesuatu yang Sulit untuk Dihindari

Menelan-Ludah-Saat-Puasa-Batalkah
abiummi.com

Sesuatu yang sulit dihindari contohnya adalah air liur, dahak (karena sepakat anggapan ulama sebagai dahak), maupun sedikit darah yang ada di gigi atau gusi.

Sehingga jika ada larangan tentang tidak boleh menelan hal-hal tersebut, maka umat Muslim akan tersiksa dalam menjalankan ibadah puasa.

Coba deh bayangkan, bagaimana cara kita menghindari air liur tertelan misalnya? Hehehe.

Bersiwak atau Menyikat Gigi

tumblr_myrtyciE8e1snoopoo1_1280
person2805.tumblr.com

Bersiwak atau menyikat gigi adalah salah satu cara untuk menyegarkan mulut agar tak bau karena bisa mengganggu diri sendiri maupun orang lain.

Selain itu juga bisa menjaga kesehatan gigi dan mulut, apalagi saat kondisi mulut kering karena tak menelan makanan atau minuman saat berpuasa.

Namun dengan syarat, bahwa pasta gigi yang digunakan untuk menggosok gigi tidak mengandung aroma atau rasa yang malah justru menggoda seseorang untuk membatalkan puasanya.

Mencicipi Masakan

kiki widyasari mencicipi makanan
abiummi.com

Memasak di bulan Ramadhan atau saat berpuasa, baik untuk dijual atau dikonsumsi sendiri, tentu tak ingin disajikan dalam makanan atau minuman ala kadarnya.

Dengan alasan sedang berpuasa maka tak bisa mencicipi kemudian mengecewakan pembeli atau keluarga yang mengkonsumsi masakan tersebut? Hmm, jangan sampai ya? Hehehe.

Sehingga umat Muslim mendapatkan keringanan untuk tidak apa-apa mencicipi masakan saat memasak dalam keadaan berpuasa, asalkan masakan tersbeut tak masuk untuk ditelan dan segera dihilangkan rasanya dari mulut.

Mengeluarkan Darah untuk Kesehatan Asal Tidak Lemas

Pengobatan-Menggunakan-Terapi-Bekam
www.rumahbekam.com

Banyak yang beranggapan bahwa mengeluarkan darah saat berpuasa itu batal. Memang benar nilainya batal, namun jika itu membuat si pelaku puasa menjadi lemas sehingga tak mampu melanjutkan ibadah puasanya.

Namun jika untuk alasan kesehatan misalnya bekam atau mendonorkan darah karena keperluan mendadak dan hal tersebut tak membuat lemas, maka kesepakatan para ulama hal tersebut tidak membatalkan.

Apalagi jika seseorang terluka kecil hingga keluar darah, namun tak membuat sampai lemas, maka puasanya tetap bisa terus dilanjutkan.

4 hal di atas sering dianggap bisa membatalkan, walau memang jika dilakukan secara menyimpang dari aturan Allah maka memang bisa membatalkan.

Maka jalankanlah rukhshoh (keringanan) dari Allah dengan bijaksana dan sebaik-baiknya agar tak membuat Allah murka.