Sumba merupakan nama sebuah pulau yang berada dalam wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Indonesia. Memiliki luas wilayah sekitar 10.710 kilometer persegi dengan titik tertinggi berada di puncak Gunung Wanggameti pada ketinggian 1.225 meter di atas permukaan laut.

Pulau Sumba berbatasan langsung dengan Pulau Sumbawa di sebelah barat laut, Pulau Flores di sebelah timur laut, Pulau Timor di sebelah timur dan Australia di sebelah selatan dan tenggara.

Sedangkan perairan yang mengelilinginya terdapat Selat Sumba yang terletak di utara pulau ini. Laut Sawu di bagian timurnya serta Samudra Hindia yang terletak di sebelah selatan dan baratnya.

Secara administrasi pemerintahan, pulau ini dibagi menjadi empat kabupaten, antara lain Kabupaten Sumba Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya, Kabupaten Sumba Tengah, dan Kabupaten Sumba Timur. Kota terbesarnya adalah Waingapu yang merupakan ibukota dari Kabupaten Sumba Timur.

Di Kota Waingapu sendiri terdapat bandar udara dan pelabuhan laut yang menghubungkan Pulau Sumba dengan pulau-pulau lainnya seperti Pulau Sumbawa, Pulau Flores dan Pulau Timor.

Orang-orang yang mendiami Pulau Sumba sebagai penduduk aslinya merupakan campuran dari ras Mongoloid dan Melanosoid.

Dalam segi kepercayaaan yang dianut masyarakatnya, sebagian besar penduduk Pulau Sumba menganut kepercayaan animisme Marapu dan agama Kristen. Terdapat juga minoritas orang Islam yang dapat ditemukan di sepanjang kawasan pesisir.

Bagi anak muda yang berasal dari Pulau Sumba, sebagian dari mereka melakukan perjalanan ke luar pulau dalam waktu lama untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Mereka tersebar hampir di kota-kota besar yang memiliki banyak kampus.

Sebagian lagi mencoba peruntungan dengan mencari lapangan pekerjaan di kota tempat tujuan mereka merantau.

Nah, bagi kamu yang berasal dari Pulau Sumba, tentunya tidak asing dengan pertanyaan-pertanyaan yang seringkali dilontarkan oleh orang-orang di sekitarmu. Sayangnya pertanyaan-pertanyaan itu justru membuatmu merasa jengkel. Seperti yang berikut ini.

1Sumba Itu Sumbawa Ya?

kebuntravelogs.wordpress.com

Pertanyaan ini tidak asing lagi khususnya untuk kamu yang berada di kota rantauan yang tidak mengenal Kepulauan Nusa Tenggara dengan baik. Bahkan pertanyaan ini dapat mampir ke telingamu hampir setiap hari yang dilontarkan oleh orang yang berbeda.

Perlu diketahui ya. Bahwa dalam peta telah digambarkan letak antara Pulau Sumba dan Pulau Sumbawa. Keduanya memang berdekatan. Tapi bukan berarti Sumba adalah Sumbawa.

Pulau Sumba terletak pada wilayah administrasi Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Pulau Sumbawa terletak pada wilayah adminsitrasi Nusa Tenggara Barat. Jadi, Pulau Sumba bukan Pulau Sumbawa lho ya.

2Pulau Sumba Itu Jauh Sekali Ya?

klikkota.blogspot.com

Bagi sebagian masyarakat di Indonesia wilayah Barat, khususnya yang berada di Pulau Jawa ada yang masih menganggap Pulau Sumba berada jauh sekali. Padahal jika kamu melakukan perjalanan dengan pesawat, hanya dibutuhkan waktu sekitar 2 hingga 3 jam untuk sampai ke sana.

Sedangkan kalau kamu berangkat dari Pulau Bali, hanya membutuhkan waktu sekitar 1 jam saja menggunakan pesawat. Secara geografis, justru lebih jauh bila hendak berkunjung ke wilayah Sulawesi, Maluku atau Papua.

3Kuda di Sumba Banyak Ya?

ksmtour.com

Sudah cukup banyak orang yang tahu bahwa Pulau Sumba memiliki kuda yang banyak. Masyarakat di sana banyak memanfaatkan kuda untuk membantu pekerjaan sehari-hari. Namun sayangnya, jumlah kuda di Pulau Sumba semakin lama semakin sedikit.

Hal ini disebabkan banyaknya jumlah kuda yang dibawa ke luar Pulau Sumba. Baik dibawa ke pulau lain di wilayah Indonesia ataupun diekspor ke luar negeri.

Sekarang ini orang Sumba hanya memanfaatkan kuda untuk alat atau barang sebagai syarat menikahi seorang perempuan atau sebagai kuda pacu.

4Di Tempat Kalian Kekurangan Air Ya?

arilliapkurniarsih.blogspot.com

Foto ini merupakan sumber air yang keluar dari dalam gua di daerah Weikelo Sawah, Sumba Barat. Nah, setelah melihat foto ini apakah kamu masih mau menanyakan pertanyaan di atas kepada orang Sumba?

Memang, di beberapa daerah terpencil di Pulau Sumba masih ada yang kekurangan air. Namun rata-rata masyarakat Sumba telah dapat menikmati air bersih baik yang berasal dari mata air secara langsung maupun dengan mengambil dari sumur buatan.