Orangtua juga adalah manusia biasa, dengan segala kelemahan dan kelebihan mereka, namun tetap mereka adalah dua orang yang paling berjasa dalam hidup setiap insan di muka bumi ini.

Ayah yang dengan seluruh tenaga, pikiran, dan semua kekuatan yang dimilikinya berusaha untuk memberikan kehidupan yang sejahtera dan berkecukupan bagi istri dan anak-anaknya.

Serta Ibu yang penuh dengan segala pengorbanannya mengandung, melahirkan, menyusui, dan mengasuh kita hingga dewasa dan kita siap untuk meniti kehidupan kita sendiri kelak.

Setiap anak pasti memiliki mimpi untuk bisa membalas jasa kedua orangtuanya, walau memang sampai kapan pun jasa mereka tak akan pernah mampu terbalas, namun setidaknya dengan membahagiakan mereka itu sudah sangat cukup bagi mereka.

Perasaan bahagia orangtua akan lahir tatkala melihat anak-anaknya hidup bahagia, melihat anak-anaknya tumbuh menjadi anak berbakti yang taat dan menghormati orangtuanya, serta dapat bermanfaat untuk umat.

Hal ini berlaku juga untuk orangtua yang memiliki sifat atau karakter yang keras dan cenderung temperamen. Mereka tetaplah orangtua yang berusaha mencintai anak-anaknya dengan cara mereka sendiri.

Sebagai anak yang kebetulan memiliki orangtua dengan karakter demikian, berikut ada 5 tips yang bisa dicoba untuk menjaga perasaan mereka sebagai wujud bakti tersebut.

Pelajari Masa Lalunya

Day-03-Ingatan-Masa-Lalu
victoralexandertan.com

Bisa jadi orangtua kamu yang memiliki karakter demikian bukan karena merupakan bawaan lahir atau karakter dasarnya, namun karena kondisi masa lalu yang membentuk mereka menjadi demikian.

Mungkin dahulu mereka memiliki masa lalu yang tidak mengenakkan sehingga menyebabkan trauma dan berusaha menjaga anak-anaknya dengan ketat walau pada akhirnya yang keluar adalah karakter keras yang cenderung otoriter.

Dengan mempelajari masa lalunya, kita akan belajar memahami mereka dan dapat mengambil sikap terbaik dalam berusaha meluluhkan hati mereka dengan segenap cinta yang kita punya. Bukan begitu?

Saat Mereka Marah, Jangan Melawan

marah1
donipengalaman9.wordpress.com

Jika memiliki orangtua dengan karakter keras dan cenderung temperamen, saat mereka marah maka lebih baik kamu sebagai anak diam saja dan dengarkan.

Memang sih rasanya pasti sesak di hati, apalagi jika kamu dimarahi bukan karena kesalahanmu namun hanya karena orangtua mu sedang lelah dan melimpahkannya padamu.

Jika kamu melawan maka suasana akan panas dan hubungan kalian makin tidak sehat. Sebagai yang muda, dan apalagi kamu adalah anak, apa salahnya diam dulu, setelah situasi lebih kondusif baru kamu coba komunikasi dengan lebih enak kepada mereka.

Jangan Membantah, Berkomunikasilah yang Baik Di Waktu yang Tepat

Prinsip-Komunikasi-Sehat
alfrizodewa.blogspot.com

Jika orangtuamu yang memiliki karakter keras dan temperamen ini memiliki permintaan, maka mereka biasanya akan sedikit memaksakan keinginan tersebut kepada anak-anaknya.

Jika permintaan itu baik untukmu, apa salahnya untuk dipertimbangkan. Namun jika tidak sesuai dan malah justru yang dilarang oleh agama, maka jangan membantah di saat mereka sedang tidak enak hati.

Komunikasikan dengan baik dan pelan-pelan, jangan langsung berharap seketika mereka menerima, namun lakukan perlahan dan proses itu lama-lama akan sampai pada kesepemahaman kalian bersama.

Sekeras-keras hati orangtua, jika anak-anaknya lembut memperlakukan mereka, maka mereka akan lebih lembut dari yang kita harapkan kok!

Ajak Mereka untuk Sering Berdiskusi, Jangan Menghindar

gambar-anak-berbakti-kepada-orang-tua
motilius.blogspot.com

Orangtua dengan karakter keras dan temperamen, bagaimana pun tetap ingin dihargai oleh anak, dan dimengerti oleh mereka.

Jangan hanya karena kamu tak nyaman dengan karakter mereka lalu kamu menutup diri dan menghindar. Justru kamu harus terbuka dan mencoba selalu mengajak mereka diskusi tentang hal-hal yang ringan sampai agak berat.

Dengan komunikasi yang terbangun, pelan-pelan kamu akan mulai bisa saling memahami dengan mereka. Pasti deh!