Sejatinya, bersahabat atau berteman dengan siapapun adalah sah-sah saja.

Karena sebagai makhluk sosial memang tak bisa dipungkiri kita sangat membutuhkan orang lain dalam kehidupan ini.

Bahkan seorang ahli ibadah sekalipun, sah-sah atau boleh saja berteman dengan seorang pendosa.

Asalkan hal tersebut justru membuatnya mampu mengajak si Pendosa bertaubat, bukan malah dia yang terseret.

Bahkan dengan berteman atau bersahabat dengan lawan jenis, tidak ada larangan kita berteman atau bersahabat dengan siapapun, asalkan bukan malah justru menumpuk dosa, namun untuk kebaikan.

Namun tahukah kamu? Ada 5 hal ‘berbahaya’ yang harus kamu waspadai jika kamu terlalu dekat dan dalam saat bersahabat dengan lawan jenis.

5 hal ini bisa jadi akan menuntun kalian kepada yang namanya sakit hati bahkan dosa lho! Sehingga kalian memang benar-benar harus waspada.

Apa sajakah 5 hal tersebut?

1Mudah Baper

www.jevonlevin.com

Sudah menjadi pembawaan secara psikologis bahwa laki-laki lebih senang mendengar dan perempuan lebih senang bercerita.

Sehingga memang untuk suatu hubungan, laki-laki akan membuat perempuan lebih nyaman, dan sebaliknya.

Karena perempuan merasa didengar dan laki-laki merasa dihargai dengan dianggap sebagai seseorang yang mampu membantu perempuan tersebut.

Namun yang harus diwaspadai jika ‘beper’ telah melanda. Yaitu ‘bawa perasaan’. Hehehe.

Berawal dari ‘baper’ karena terlalu dekat dan sering curhat, maka seseorang bisa jatuh cinta, dan jika cintanya tidak terjawab hubungan persahabatan akan rusak.

2Kehilangan Kepercayaan Kepada Lainnya

ibunda.id

Jika seseorang sudah nyaman dengan lawan jenis sebagai sahabatnya, bukan tidak mungkin dia lebih memilih bersamanya terus daripada dengan sahabat sejenisnya.

Akhirnya akan muncul rasa kurang percaya kepada teman-teman sejenisnya, dan akhirnya mulai menjauh dari mereka.

Seperti orang yang sedang jatuh cinta saat pacaran, rasanya dunia menjadi milik berdua. Banyak juga kasus bersahabat dengan lawan jenis yang akhirnya ‘kebablasan’.

Tidak semua. Namun memang perlu diwaspadai.

3Rawan Godaan Setan

youtube.com

Setan itu licik sekali, dia akan terus berusaha menggoda manusia sampai manusia terjerembab dalam dosa besar dan ikut bersamanya ke neraka.

Dalam sebuah hubungan persahabatan juga begitu, si Setan akan berusaha mencari celah untuk memoles sebuah dosa menjadi suatu yang baik dan wajar.

Nah, hal ‘berbahaya’ yang harus kamu waspadai untuk tidak terlalu dekat dalam bersahabat dengan lawan jenis adalah godaan untuk bermaksiat.

Namanya sahabat, curhat dan pergi berdua kemanapun itu wajar. Namun kalau sudah dengan lawan jenis yang belum halal? Hmm.

Setan menjadi pihak ketiga yang akan membisikkan godaan-godaan mautnya yang bisa berujung dosa dan fitnah di dunia ini. Mengerikan!

4Sakit Hati

deloiz.blogspot.com

Dalam sebuah penelitian oleh para ahli psikologi, disebutkan bahwa berhubungan dekat dengan lawan jenis akan menimbulkan rasa ‘sangat memiliki’ lebih kuat dibanding dengan sesama jenis.

Coba deh kamu rasakan, saat kumpul bersama dengan sahabat yang sesama jenis, kamu pasti bisa ikhlas-ikhlas saja kan kalau dia memiliki sahabat baru?

Dalam artian dia tetap bersahabat denganmu namun dia juga punya sahabat baru.

Ya karena memang kamu tidak punya perasaan lebih kepadanya, karena kalian sesama jenis dan merasa hanya bersahabat saja.

Namun jika sudah dengan lawan jenis, banyak kasus bahwa pada akhirnya seseorang akan menjadi tak bisa membedakan perasaannya kepada sahabat lawan jenisnya tersebut.

Entah pada akhirnya lama-lama benih cinta dan simpati akan muncul, kemudian ketergantungan, dan akhirnya merasa sangat ‘memilikinya’.

Kalau sudah demikian, jika dia menikah dan itu tidak denganmu, bisa dipastikan rasa sakit akan muncul. Iya kan?

5Jatuh Cinta

emariferha.wordpress.com

Nah, yang satu ini rasanya sudah menjadi sebuah hal ‘wajar’ yang terjadi dalam persahabatan dengan lawan jenis.

Entah keduanya saling jatuh cinta atau salah satunya jatuh cinta.

Namun jika cinta tersebut malah justru mendatangkan pertengkaran dan permusuhan di antara keduanya bagaimana?

Entah karena hubungan yang awalnya baik kemudian malah justru banyak bertengkar karena alasan ‘cemburu’ yang belum pada tempatnya.

Atau karena sakit hati merasa perasaannya ‘bertepuk sebelah tangan’. Hehehe.

Pada dasarnya, baik dengan siapapun saat bersahabat kita memang harus tetap menjaga privasi diri.

Jangan sampai terlalu dekat dan terbuka dengan seseorang tanpa adanya pembatas.

Baik dengan sesama atau alwan jenis. Karena hati manusia itu rapuh, mudah terbolak-balik, dan hanya Tuhan yang mampu menjaganya.

Yaitu dengan keimanan kita kepadaNya.