Melakukan perjalanan panjang dengan mobil atau pesawat mungkin akan membuat wanita hamil tidak nyaman. Apalagi jika ruang gerak terbatas dan kekurangan air minum serta makan selama perjalanan, tentu akan sangat menyiksa.

American College of Obstetricians and Gynecologist (ACOG) menganjurkan untuk tidak melakukan perjalanan saat usia kehamilan memasuki 14-28 minggu. Usia tersebut sangat rentan keguguran karena kandungan masih lemah.

Bahkan perjalanan panjang juga berpotensi mendatangkan risiko bayi prematur dan pembekuan darah. Itulah sebabnya, kalau kamu akan melakukan perjalanan dan sedang dalam kondisi hamil, perlu memperhatikan hal-hal berikut.

Let’s check it, guys!

1Perbanyak Minum Air Putih

blogoinformasi.com

Ini hal penting pertama yang harus kamu lakukan selama perjalanan. Perbanyaklah minum air putih agar terhindar dari dehidrasi.

Jika kamu sampai dehidrasi selama hamil, maka sangat berbahaya bagi kandunganmu. Rahim kamu dapat berkontraksi sehingga menyebabkan kelahiran prematur.

Banyak minum air putih saat perjalanan memang menimbulkan dampak sering buang air kecil. Terlebih kalau melakukan perjalanan darat, otomatis kamu harus bolak-balik berhenti di tempat peristirahatan.

Begitu pula ketika di dalam pesawat terbang. Risiko dehidrasi jauh lebih besar karena kamu berada dalam kabin yang kelembabannya tinggi. Namun, jangan ragu untuk banyak minum air putih.

Lebih baik bolak-balik ke kamar mandi daripada kamu harus terkena penyakit infeksi saluran kemih dan komplikasi persalinan.

Minumlah paling sedikit 8 sampai 14 gelas air putih setiap hari untuk mencegah dehidrasi.

2Lakukan Peregangan dan Gerakan Kecil

fadhlihsan.blogspot.com

Wanita hamil cenderung rentang terserang pembekuan darah karena darah mengalir dari kaki dan kembali ke jantung lebih lambat dari biasanya. Tekanan dari rahim yang membuat hal tersebut terjadi sehingga sirkulasi darah terhambat.

Lambatnya sirkulasi darah berpotensi menciptakan pembekuan darah di kaki. Agar tidak terjadi komplikasi, kamu harus sering-sering melakukan peregangan dan gerakan kecil. Jika memungkinkan, cobalah berjalan di dalam kabin pesawat.

backpackology.com
backpackology.com

Kalau sampai gumpalan darah pecah dan tersangkut di paru-paru, komplikasi fatal pasti terjadi. Itulah sebabnya, kamu harus sesering mungkin melakukan pergerakan kecil yang melibatkan kaki.

3Jaga Kebersihan

gulalives.com

Kondisi kesehatan tubuh yang baik tidak menjamin kamu selamat dari serangan bakteri dan virus. Pasalnya, sistem kekebalan tubuh wanita hamil terkadang kurang efektif dalam melindungi tubuh dari segala macam penyakit menular.

Namun, pencegahan dapat kamu lakukan dengan cara menjaga kebersihan. Misalnya, mencuci tangan sesering mungkin dan menggunakan cairan antiseptik untuk membersihkan tangan.

Jangan sembarangan mengonsumsi makanan dan minuman agar kamu dan janin tetap terlindungi dan terjamin kesehatannya.

4Tetap Gunakan Sabuk Pengaman

ibupedia.com

Banyak wanita hamil yang khawatir memakai sabuk pengaman saat hamil. Tapi, sebaiknya kamu tetap pakai sabuk pengaman demi keselamatan. Pemakaian sabuk pengaman tidak akan membahayakan janin di dalam kandungan selama kamu menggunakan dengan benar.

Saran dari ACOG, wanita hamil tidak diperkenankan melakukan perjalanan lebih dari 5 jam. Namun, ada beberapa maskapai penerbangan yang mengizinkan penerbangan bagi wanita hamil jika ada surat keterangan dari dokter.

5Persiapkan untuk Hal Tak Terduga

inaratriyana.wordpress.com

Mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan sangat penting. Kamu harus menyiapkan kebutuhan jauh hari sebelum keberangkatan.

Bawa selalu obat-obatan yang kamu perlukan, nomor dokter dan nomor darurat lainnya. Dengan demikian, kamu dan janin akan tetap terjaga dan tertangani jika terjadi apa-apa.

Jadi, kesimpulannya, kamu boleh melakukan perjalanan selama masa kehamilan asalkan tetap berhati-hati dan mematuhi anjuran dokter.

Sebaliknya, ketika kondisi tubuh tidak bugar, jangan memaksakan diri untuk melakukan perjalanan agar bayi kamu tetap selamat dan sehat.