Sekarang ini adalah zamannya teknologi canggih. Semakin hari, teknologi semakin maju. Itulah sebabnya zaman kekinian disebut era digital. Eranya orang-orang yang serba mengandalkan teknologi canggih.

Teknologi membuat informasi cepat menyebar hanya dalam hitungan detik. Setiap hari ribuan informasi membanjiri.

Kemudahan mendapatkan informasi seharusnya bisa membuat orangtua lebih cerdas dan cermat dalam segala hal. Termasuk mengasuh anak-anak mereka. Generasi yang paling banyak terkena dampak teknologi tentunya adalah anak-anak zaman sekarang.

Generasi ini kerap disebut generasi C yang merupakan kepanjangan dari connected, communicating, content-centric, computerized, community-oriented, always clicking.

Anak-anak yang disebut generasi C yakni mereka yang lahir setelah tahun 90-an. Meskipun lahir di era berbeda, para orangtua generasi C tetap harus mengikuti perkembangan teknologi.

Kamu tidak mau bukan? Dianggap gagap teknologi atau ketinggalan zaman? Cobalah mengikuti saran-saran berikut ini agar kamu tetap bisa berkomukasi dengan baik dan lancar dengan anak generasi C.

1Update Teknologi

shughal.com

Lagi-lagi teknologi yang menjadi hal pertama untuk kamu ikuti. Perkembangan teknologi yang paling sederhana yakni gadget. Anak-anak zaman sekarang sudah pandai mengoperasikan gadget sejak kecil.

Tugas kamu sebagai orang tua yakni mengenal dan memahami fungsi perangkat teknologi. Kamu tidak harus memiliki semua teknologi terbaru yang ada.

Tapi, jangan sampai kamu memberikan perlindungan berlebihan pada anak-anak terhadap teknologi.

Proteksi yang berlebihan akan membuat sang anak tidak tahu apa-apa dan minder dari lingkungan. Bebaskan anak-anak untuk mengenal teknologi terbaru namun tetaplah mengawasi dan membimbingnya.

2Serba Cepat

panggilsajaheli.blogspot.com

Ini mungkin bagian dari dampak negatif dari teknologi. Generasi C cenderung menginginkan yang serba instan atau cepat. Mereka lebih berorientasi pada hasil bukan proses.

Untuk mengatasi hal ini, kamu hanya perlu memberikan pemahaman pada mereka bahwa proses merupakan bagian terpenting untuk meraih sesuatu.

Buatlah dia mengerti arti sebuah usaha ketika ia ingin mendapatkan yang ia inginkan.

3Risiko Obesitas Menghantui

nu.nl

Nah, ini juga dampak negatif kemajuan teknologi. Di satu sisi teknologi akan memudahkan aktivitas manusia.

Namun, di sisi lain kecanggihan teknologi membuat anggota tubuh sedikit bekerja karena kamu tinggal memencet tombol untuk mendapatkan sesuatu.

Hati-hati, kemudahan ini justru harus kamu waspadai. Sesekali ajaklah anak-anak untuk beraktivitas yang menggunakan seluruh anggota tubuh atau aktivitas fisik.

Kalau kamu membiarkan anak-anak terlena dalam kemudahan yang diberikan teknologi, penyakit obesitas sudah dipastikan menanti di masa depan.

4Berkurangnya Keterampilan Sosial

papasemar.com

Pernah naik KRL di Kota Jakarta? Jika pernah, kamu tentu akan melihat sebagian besar manusia di dalamnya asik bermain gadget atau android tanpa mempedulikan orang di sekitarnya. Jarang sekali yang saling bertegur sapa.

Hal tersebut merupakan salah satu contoh menurunnya keterampilan sosial di masyarakat.

Kalau kamu tidak ingin ini terjadi pada anak-anakmu, cobalah sediakan waktu untuk mengumpulkan semua anggota keluarga. Misalnya, pada saat makan atau kumpul keluarga besar.

5Ketergantungan Pada Teknologi

infoberkasi.co.id

Generasi C dikenal sangat lihai memainkan jari di keyboard komputer, ponsel, dan tab. Apapun yang dia lakukan selalu mengandalkan teknologi.

Tapi, kemudian dia menjadi sangat kesulitan tatkala teknologi tidak bisa digunakan pada waktu tertentu. Contohnya, saat mati lampu.

wego.co.id
wego.co.id

Tugas kamu sebagai orangtua yakni sesekali mengajaknya pergi mengunjungi alam bebas. Usahakan selama beberapa jam kamu dan anak-anak tidak menyentuh ponsel.

Yakinkan ia bahwa tanpa teknologi pun mereka tetap bisa hidup.