Pernikahan merupakan impian semua orang, terutama bagi mereka seorang muslim, laki atau perempuan sama saja. Karena di sanalah kebahagiaan sejati akan didapatkan, kemuliaan seseorang dan kelanjutan hidup meneruskan generasi

Namun yang menjadi masalah adalah orang belum tahu bagaimana melangkah yang baik dan aman ketika menuju pernikahan? Karena banyak sekali orang salah langkah akhirnya pernikahannya terkesan main-main dan tidak bertahan lama.

Bagi kamu yang ingin melangkah ke sebuah pernikahan atau pelaminan sebaiknya 5 hal di bawah ini kamu coba agar pernikahan kamu baik dan aman.

1Niat yang Bulat dan Kuat

sportiplus.com

Hal pertama yang harus di kuatkan dan menjadi pondasi utama dalam menuju pelaminan adalah niat yang kuat, tekad yang bulat, bukan sekedar penjajakan kedapa seseorang.

Tekad menikah harus ada dalam hati seseorang baik pria atau wanita. Niat menikah hanya untuk mendapat ridho ALLAH dan berkah hidup.

Menikah bertujuan untuk membentuk keluarga yang sakinah, mawadah dan warohmah tidak boleh ada tujuan lain, apalagi tujuan yang membuat pernikahan menuju kemaksiatan.

2Kenalan dengan Cara yang Baik

kompasiana.com

Langkah aman selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah melakukan dengan melihat seseorang yang rencana menjadi calon pasangan.

Dari melihat dari biodata si calon, jika sudah terpenuhi dari syarat minimal yang kamu inginkan, kamu bisa berlanjut dengan perkenalan dan pertemuan.

Tapi melihat disini bukan hanya sekedar melihat biodata saja tapi lebih luas, kamu bisa bertanya pada orang terdekatnya yang orang itu bisa dipercaya atau mungkin tanya pada teman-teman nya yang akrab.

Semua itu harus dilakukan dengan rahasia dan terjaga kerahasiaannya, orang yang memberi informasi atau mengenalkan kepadamu harus orang terpercaya dan sudah terbukti orang baik.

3Jenjang Perkenalan dan Memastikan

si-abi.blogspot.com

Jenjang perkenalan berikutnya adalah bertemu dan bertatap muka antara kamu dengan calon kamu. Pertemuan ini jangan hanya berdua saja, tapi harus ada pihak ketiga minimal 1 orang untuk menjadi fasilitator pembicaraan kamu dan calon.

Perkenalan dengan pertemuan dimaksudkan agar lebih saling kenal dan memahami dan memastikan secara langsung, baik dari tutur bicara, sopan santun dan tentunya wajahnya calon kamu.

Jangan sampai membuat perkenalan yang berlebihan, liar atau berlanjut dengan berduaan. Karena Rasulullah saw. mengajarkan bahwa berduaan laki dan perempuan yang bukan mahram, maka akan ditemani setan.

Untuk lebih memastikan lagi kamu atau calon kamu silaturahmi ke calon mertua agar orang tua juga tahu dan dapat memastikan bahwa calon yang kamu bawa ke rumah adalah calon yang baik.

4Lamaran dan Silaturahim Keluarga Besar

blog.harsanalif.com

Langkah berikutnya yang harus kamu lakukan adalah melakukan proses lamaran, proses ini tidak hanya memastikan tanggal pernikahan saja, tapi juga silaturahim kedua keluarga besar.

Karena keluarga ini nantinya akan menjadi satu, jadi bertemu lebih dulu akan membuat jalan pernikahan semakin mudah dan kemantapan kedua keluarga juga ada.

Islam sendiri mengajarkan bahwa dalam pernikahan atau pelaminan harus ada khitbah atau lamaran. Dan tujuan lamaran itu sendiri juga sangat baik bagi kedua pasangan yang akan menikah.

5Utamakan Akadnya Bukan Pestanya

zulatakana.blogspot.com

Hal terakhir yang harus kamu perhatikan adalah tentang akad nikah. Akad nikah inilah yang menjadi inti dari semua pernikahan, karena akad lah yang menentukan sah tidaknya kamu, bukan pesta yang bergelimang kemewahan.

Akad ini juga sangat sakral dalam pernikahan, akadlah yang mengubah yang dulunya haram menjadi halal, yang dulunya dilarang menjadi dianjurkan, nikmat ALLAH yang luar biasa juga terletak dalam akad nikah ini.

Sebagian orang sering kurang bijak tentang acara pernikahan. Mereka lebih mengejar kemeriahan pesta, tapi melupakan kesakralan akadnya. Lebih parah lagi jika pesta di luar kemampuan ekonomi sang calon.

Bayangan mahal tentang pesta pernikahan juga sering kali mengganjal langkah kedua calon untuk bersegera menikah. Hal ini sangat disayangkan, budaya menjadi pikiran dan menjadi penghalang.

Alangkah bijaknya jika para orang tua, wali atau siapapun juga lebih mengutamakan isi, bukan gengsi dalam pernikahan.

Itulah langkah aman yang bisa kamu lakukan ketika ingin menuju pelaminan, langkah ini tidak sepenuhnya menjamin kebahagiaan karena jaminan kebahagiaan itu tergantung kedua pasangan setelah pernikahan.

Semoga bermanfaat