Ketika melihat suatu kondisi pada seseorang, kerap muncul berbagai asumsi dan persepsi. Misalnya, saat seseorang dalam keadaan berlumur darah dan pucat pasi, pasti banyak yang menduga bahwa ia tak akan selamat.

Padahal, kondisinya tidak mesti demikian. Manusia tetap masih memiliki harapan hidup meskipun hanya 1% saja. Namun, bukan tidak mungkin ia masih bisa selamat setelah diberikan pertolongan. Toh, hidup dan mati ada di tangan Tuhan.

Ada beberapa kejadian tentang orang yang sudah meninggal lalu hidup kembali belakangan sering terjadi. Mereka yang sudah sekarat pun tetap mempunyai kesempatan untuk selamat karena sekali lagi, Tuhan lah Yang Maha berkehendak.

Kejadian semacam itu juga dialami tokoh-tokoh di bawah ini. Seperti apa kronologis kisahnya, simak ulasannya yuk.

1Hugh Glass

myfavoritewesterns.com

Pernah menonton film The Revenant? Film tersebut dibuat atas inspirasi dari kisah seorang pria bernama Hugh Glass.

Kisah Hugh Glass tertuang dalam surat yang keluar di tahun 1824. Surat itu menceritakan tentang Hugh Glass yang diserang seekor beruang. Tubuh Hugh Glass terkoyak habis hingga sebagian tulang rusuknya kelihatan.

Kala itu, Hugh bersama seorang temannya. Ironisnya, temannya meninggalkan Hugh dan mengambil senjata miliknya.

Hugh bertahan di hutan dalam keadaan tubuh tercabik-cabik dan berdarah. Namun, dengan sisa kekuatan, Hugh merangkak sejauh 160 kilometer di rimbunan hutan South Dakota.

Kemudian, Hugh menemukan perahu yang mengantarnya menuju Fort Kiowa. Setelah kondisinya pulih, Hugh melakukan balas dendam selama 9 bulan kepada orang-orang yang meninggalkannya.

Namun pada akhirnya, Hugh menyudahi pembalasan dendamnya karena menyadari mereka tidak layak ia bunuh.

2William Thompson

karenmillerbennett.com

Kejadian mengerikan dialami oleh William Thompson ketika ia bertugas untuk memperbaiki kerusakan jaringan telegraf di Nebraska. Ia diserang suku Indian Cheyenne saat melakukan perjalanan naik kereta.

Peristiwa mengenaskan yang menewaskan semua penumpang itu terjadi pada tahun 1867. Bagian bahu Thompson ditembak, kemudian kulit kepalanya dikelupas dalam kondisinya yang masih hidup.

Thompson pun pingsan karena menerima rasa sakit yang tak tertahankan. Namun, akhirnya ia sadar dan menyaksikan kulit kepalanya yang terkelupas tercecer di sampingnya.

Malangnya, Thompson tidak bisa menyambungkan kembali kulit kepalanya itu. Ia pun berinisiatif menyimpan irisan kulit kepalanya. Beberapa waktu kemudian, ia memamerkannya untuk mendapatkan uang.

3Jacob Miller

karenmillerbennett.com

Peristiwa yang dialami Jacob Miller merupakan bukti kebesaran Tuhan. Tentara Union yang tertembak kepalanya pada perang Chickamauga (1862) ini bisa bertahan hidup hingga 50 tahun.

Padahal ketika itu, ia ditinggalkan begitu saja oleh teman-temannya di garis pertahanan musuh. Semua orang mengiranya sudah meninggal karena tembakan tepat mengenai kepalanya.

Namun, Tuhan berkehendak lain. Jacob tersadar dengan kondisi kepala berlumuran darah. Jacob pun meminta tolong dokter untuk mengoperasikan, akan tetapi ditolak.

Siapa sangka akhirnya Jacob Miller selamat dan hidup selama 50 tahun. Sementara pecahan peluru yang bersarang di kepalanya keluar begitu saja tanpa operasi.

4Tim Rugby Uruguay

boombastis.com

Tim Rugby Uruguay pernah mengalami kecelakaan pesawat parah pada tahun 1972. Pesawat tersebut menabrak puncak pegunungan Andes lalu jatuh dari ketinggian 4200 mdpl. Tim Rugby berhasil selamat.

Mereka berkemah di antara bangkai pesawat selama 11 hari. Banyak yang menduga mereka telah meninggal.

wikipedia.org
wikipedia.org

Hingga pada akhirnya mereka kehabisan suplai makanan. Ironisnya, mereka memakan mayat korban kecelakaan pesawat yang meninggal dunia.

Karena mereka sudah putus harapan bahwa akan ada bantuan datang, Nando Parado dan Roberto Canessa berinisiatif untuk melewati gunung dan mencari bantuan. Mereka berjalan selama 10 hari.

Akhirnya, mereka mendapatkan bantuan dan 14 orang lainnya selamat setelah 72 hari bertahan hidup di tengah hutan belantara di pegunungan Andes.

5Samuel Whittemore

findery.com

Samuel Whittemore nyaris terbunuh ketika menjadi petarung kolonial dalam revolusi Amerika melawan pasukan Inggris.

Whittemore tertembak wajahnya dan ditusuk dengan bayonet. Ia tertatih sambil mengisi ulang senapannya di kubangan darah. Whittemore pun dibawa ke dokter. Namun, dokter memprediksikan ia tidak bisa diselamatkan lagi.

Prediksi dokter meleset. Nyatanya, Whittemore dapat bertahan hidup hingga umur 96 tahun.

Itulah beberapa orang yang menunjukan sikap pantang menyerah menghadapi keadaan tersulit apapun. Bahkan tatkala orang-orang menganggap mereka tidak bisa hidup lama lagi, mereka tetap berusaha untuk bertahan hidup.