Biasanya di Bulan Agustus banyak acara yang dilakukan oleh warga di wilayah tempat tinggal kita untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Salah satu kegiatan yang hampir pasti ada yaitu perlombaan.

Perlombaan yang diselenggarakan pun beraneka ragam jenisnya. Mulai dari perlombaan yang umum dilakukan seperti panjat pinang, tarik tambang, dan balap karung. Tapi ada juga perlombaan yang unik dan kreatif yang mungkin hanya dapat ditemukan di beberapa tempat saja.

Perlombaan yang dikemas secara unik dan kreatif memang mengasyikkan. Seringkali para peserta lomba yang mengikutinya pun tidak semata-mata untuk memperoleh hadiah atau penghargaan atas keberhasilannya memenangkan kompetisi di dalamnya.

Kebanyakan dari mereka justru mencari kesenangan dan kepuasan yang dapat ditemukan saat mengikuti perlombaan yang dikemas secara unik dan kreatif. Sebagaimana perlombaan-perlombaan menggelikan yang ditemukan di beberapa wilayah di dunia berikut ini.

1Kejuaraan Gulat Ibu Jari Kaki (Toe Wrestling Championship)

traditionalcustomsandceremonies.wordpress.com

Permainan ini sudah begitu populer di daratan Ingggris. Kejuaraan ini pertama kali digelar pada tahun 1970-an di wilayah Wetton, Inggris. Kemudian turnamen ini diselenggarakan secara rutin di kawasan Bentley Brook, Ashbourne, Derbyshire, Inggris.

Cara perlombaan ini  pun cukup mudah. Kamu cukup mencari satu orang untuk menjadi lawan gulatmu. Kemudian masing-masing meluruskan kakinya dengan bertelanjang kaki dan saling berhadapan.

Selanjutnya rapatkan telapak kaki dan permainan pun dapat dimulai dengan saling menjatuhkan ibu jari kaki masing-masing. Pemenangnya adalah siapa yang mampu menjatuhkan atau memutar ibu jari lawannya kaki ke bawah dan menahannya selama 3 detik.

Kini, perlombaan unik ini berada di bawah pengampuan Asosiasi Gulat Amatir Inggris. Si pemenang hanya berhak meyandang gelar jempol kaki terkuat di dunia tanpa mendapat hadiah apapun.

Pertandingan berjalan selama 3 ronde dan sebelum bertanding para peserta harus lolos seleksi pemeriksaan kondisi kaki terlebih dahulu.

2Kejuaraan Dunia Memangku Istri (Carrying Wife World Championship)

grilledcheesesports.blogspot.com

Olahraga ini diperkenalkan untuk pertama kalinya di Sonkajrvi, Finlandia pada tahun 1992. Olahraga ini dilakukan oleh para suami dengan memangku sang istri di pundak atau bahunya melewati halang rintang yang panjang. Ada beberapa teknik yang biasa mereka lakukan.

Teknik memangku yang populer diantara para peserta antara lain seperti kuda-kudaan, membawa di salah satu bahu seperti pemadam kebakaran, serta posisi istri terbalik dengan kaki di kedua bahu dan memegang pinggang suami.

3Liga Pertandingan Pedang Kardus (Cardboard Tube Fighting League)

plus.google.com

Liga pertandingan pedang kardus yang disingkat CTFL ini diprakarsai pertama kali oleh Robert Easley di Seattle, Washington, Amerika Serikat. Kini pertandingan ini pun dapat kamu temui di San Fransisco, California dan Sidney, Australia.

Robert memulai kompetisi ini dengan ide awal teringat dengan kenangan masa kecilnya memukul teman dan keluarganya dengan tabung karton sebagai pedang tiruan. Diadakan pertama kali pada acara Gas Works Park  pada 22 Juli 2007.

4Permainan Cowboy Gila di Musim Panas

y108.cbslocal.com

Dimainkan oleh para cowboy di Dublin Timur, Georgia. Berbagai pertandingan diselenggarakan dengan penuh suka cita dan seru. Diadakan sejak tahun 1996 dan dilaksanakan rutin setiap Bulan Juli.

Pertandingan yang cukup unik seperti melempar bagian atas kursi toilet bagai ladam kuda, melempar velg ban mobil dan menceburkan diri  ke lumpur dengan posisi perut menghadap ke bawah menjadi menu wajib setiap tahunnya.

5Kejuaraan Dunia Snorkeling di Parit (World Bog Snorkelling Championship)

www.thenational.ae

Pertandingan ini pertama kali dilaksanakan pada tahun 1976 di wilayah Llandwrtyd Wells, Wales, Ingrris Raya. Permainan ini begitu melelahkan. Karena para peserta harus menyelesaikan jalur lintasan sepanjang 60 yard atau hampir sama dengan 55 meter secara bolak-balik.

Parit yang digunakan adalah yang ditemukan di sekitar rawa. Para peserta pun tidak dibolehkan menggunakan gaya berenang seperti pada umumnya. Mereka hanya dibolehkan menggunakan gaya menyelam dengan snorkel dan sepatu katak.