gulalives.com

6 Penyakit Paling Berbahaya di Indonesia Ini Akibat Gigitan Nyamuk

Posted on

Belakangan ini, Indonesia digemparkan dengan kehadiran virus lama yang bermetamorfosis menjadi lebih kuat, yaitu virus zika.

Masuknya virus zika ke Indonesia telah mendapatkan perhatian khusus dari berbagai kalangan. Virus zika ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Gejala yang muncul berupa demam, sakit kepala, persendian, dan timbul ruam.

Beberapa kasus penyakit serupa (yang disebabkan nyamuk) juga sempat menggemparkan Indonesia. Penyakit tersebut memakan korban yang tidak sedikit.

Daftar penyakit berbahaya yang disebabkan oleh gigitan nyamuk dapat kamu simak dalam pemaparan berikut ini.

Kaki Gajah

elshinta.com
elshinta.com

Nama lain penyakit kaki gajah adalah filariasis. Penyakit ini termasuk menular dan berdampak serius pada saluran dan kelenjar limfa manusia.

Sebenarnya, penyebab utama penyakit kaki gajah yakni cacing filarial. Namun, pakar medis mengatakan bahwa cacing filarial tersebut disebarkan melalui gigitan nyamuk.

Artinya, saat nyamuk penyebar menggigit orang yang terinfeksi kaki gajah lalu menggigit orang lain lagi yang imun tubuhnya lemah, otomatis larva cacing filarial akan masuk.

Akibatnya, jika tidak kuat, orang sehat pun dapat terinfeksi.

Chikungunya

wikipedia.org
wikipedia.org

Penyakit chikungunya sudah tidak terlalu kedengaran dengungnya beberapa waktu terakhir.

Tapi, kamu harus tetap waspada karena penyebabnya masih berkeliaran bebas dan mungkin sekarang sedang bermetamorfosis agar lebih kuat.

Penyebab penyakit ini adalah nyamuk Aedes aegypti dengan virus RNA di dalam tubuhnya.

Sekitar tahun 1973, penyakit chikungunya pernah menyerang beberapa orang di Samarinda. Baru setelah puluhan tahun berikutnya, menyebar ke seluruh kota di Indonesia.

Penyakit Kuning

klikdokter.com
klikdokter.com

Lagi-lagi nyamuk Aedes aegypti yang berpotensi menyebarkan penyakit ini. Ciri-ciri yang melekat pada penderita penyakit kuning yakni kulit, mata dan beberapa bagian lain berwarna kuning.

Penyakit kuning dapat memicu pembengkakan pada hati jika kamu terlambat menanganinya. Pada beberapa kasus, penyakit kuning justru disebabkan oleh gangguan pencernaan.

Malaria

gulalives.com
gulalives.com

Pengendalian penyakit malaria sudah dimulai sejak tahun 1959. Penyebarnya adalah nyamuk Anopheles.

Daerah bersuhu rendah, hangat dan termasuk kawasan tropis, memiliki potensi besar sebagai tempat bersarangnya nyamuk tersebut.

Kalangan ibu hamil, penderita HIV/AIDS dan anak-anak berusia di bawah 5 tahun sangat rentan terinfeksi penyakit malaria. Jika sampai menginfeksi ibu hamil, bayinya berpotensi lahir prematur atau malah keguguran.

Obat penyakit malaria memang sudah ada, tapi tetap saja penyakit ini berbahaya. Kebersihan lingkungan sangat mempengaruhi penyebaran penyakit malaria. Jadi, harus selalu waspada.

Demam Berdarah

katalogibu.com
katalogibu.com

Setiap tahun, Indonesia selalu kebanjiran pasien demam berdarah. Penyakit demam berdarah terbilang cukup berbahaya karena dapat mematikan penderitannya.

Upaya pencegahan yang dilakukan selama bertahun-tahun tetap nihil hasilnya. Pasalnya, virus dengue yang disebarkan melalui gigitan nyamuk ini semakin kuat.

Kasus demam berdarah dilaporkan pertama kali pada tahun 1969 di Jakarta, walaupun sebenarnya sudah menyebar selama puluhan tahun sebelumnya di beberapa negara lain.

Penularan virus yang dibawa nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus tersebut menimbulkan demam parah pada penderitanya.

Lebih menyeramkannya, penyakit ini dapat kambuh lagi ketika penderitanya sudah sembuh total.

Virus Zika

viconsortium.com
viconsortium.com

Nah, ini nih, penyakit yang sekarang jadi buah bibir seluruh masyarakat Indonesia. Pertama kali muncul di tahun 1977, namun kemudian lenyap beritanya.

Virus zika atau ZIKV ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti yang gejalanya nyaris mirip dengan demam berdarah.

Wanita hamil yang terinfeksi virus zika akan menyebabkan microcephaly pada bayi yang dikandungnya.

Microcephaly ini dapat mengakibatkan pengecilan ukuran kepala atau otak bayi. Korban virus zika kebanyakan ada di Negara Brasil (2015). Jumlah kasus yang dilaporkan sekitar 1,5 juta kasus.

Kini, giliran masyarakat Indonesia yang harus waspada karena virus zika sudah menyerang beberapa orang di Indonesia.

[td_smart_list_end]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *