Hutang merupakan derita pikiran siang dan malam, ya begitulah ungkapan sedihnya seseorang yang mempunyai hutang.

Karena memang hutang adalah sesuatu yang harus dipertanggung jawabkan, jika tidak di selesaikan di dunia maka akan berdampak di akhirat kelak.

Memang roda kehidupan terus berputar, ada kalanya manusia menemui kesulitan hingga mau tidka mau ia harus berhutang. Dan hutang bukanlah sesuatu yang dilarang, tapi ada adab yang mengatur hutang itu sendiri.

Adab ini bertujuan agar urusan hutang piutang lancar, karena memang sangat rawan jika salah atau ada yang terlupa sedikit saja.

Inilah 7 adab dalam hutang piutang

1Niat Kuat Untuk Membayar

blogkhususdoa.com

Hendaknya bagi siapa saja yang mempunyai hutang segerakan untuk membayar, karena dengan segera membayar deritanya akan segera berakhir pula.

Dalam hadits disebutkan, rasulullah bersabda “ Barang siapa mengambil pinjaman orang lain dengan maksud untuk mengembalikannya maka ALLAH akan menunaikan untuknya.

Barang siapa yang meminjam dengan niatan tidak mengembalikan, maka ALLAH akan memusnahkan harta tersebut ” (HR Bukhori)

2Tidak ada Perjanjian Kelebihan dalam Pengembalian

abah-alwi.com

Jika dalam hutang piutang saat pengembalian ada perjanjian untuk mengembalikan secara lebih maka ini masuk dalam kategori riba dan riba ini haram hukumnya.

Maka ketika mengembalikan harus ada perjanjian yang jelas, tidak ada kewajiban untuk melebihkan pengembalian baik bentuk uang ataupun barang

3Menuliskan Pernyataan Bagi yang Berhutang

id.wikihow.com

Hendaknya bagi yang berhutang dan memberi piutang membuat catatan yang  jelas dan baik, hal ini di gunakan agar bermanfaat untuk mengingat-ingat agar tidak lupa.

Dalam Alquran juga disebutkan, ALLAH Swt berfirman : “ Dan hendaklah orang yang berhutang itu mengilamkan (apa yang ditulis itu) dan hendaklah kepada ALLAH Tuhannya dan janganlah ia mengurangi sedikitpun daripada hutangnya (Qs Albaqoroh 282)

4Memperbanyak Doa Bagi yang Berhutang

suaranews.com

hutang memang mnumbuhkan beban dalam pikiran, selain berupaya dan berusaha melunasinya, sebaiknya banyak-banyak berdoa kepada ALLAH agar terlepas dari lilitan hutang.

doa dan kesungguhan dalam melunasi hutang sudah diajarkan oleh Rasulullah, bahkan ini merupakan doa khusus.

“Ya ALLAH, sesuungguhnya aku berlindung kepadaMU dari hal yang menyedihkan dan menyusahkan, lemah dan malas, bakhil dan penakut, lilitan hutang dan penindasan orang. (HR Bukhori)

5Tidak Menunda Pembayaran

ikhlaspasrah.com

Menunda-nunda pembayaran hutang oleh orang-orang yang mampu membayar adalah kedzaliman yang besar ( HR Abu Daud)

untuk itu jika memang sudah mampu segeralah bayar hutang tersebut, jangan ditunda-tunda, apalagi saat mampu membayar.

6Menunaikan dengan Sempurna

futuready.com

Meskipun dalam pengembalian hutang di perjanjian awal tidak ada kelebihan, tapi diperbolehkan kepada yang berhutang untuk memberikan sesuatu yang lebih kepada yang dipinjami.

hal ini boleh dilakukan asal tidak ada perjanjian di awal dan dilakukan dengan ikhlas tanpa ada paksaan karena telah berjasa membantu si penghutang tersebut.

7Bagi yang Menghutangi, Hendaknya Memberikan Tenggang Waktu

bizzmarkblog.com

Khusus bagi yang dipinmaki usahakan ketika menagih hutang dengan santun dan baik. tetap menjunjung tinggi persaudaraan.

Jika memang kondisi tidak memungkinkan saat jatuh tempo, berikan waktu tenggang dan toleransi kepada yang berhutang. Seperti firman ALLAH Swt.

Dan jika dalam kesukaran, maka berilah tangguh sampai dia berkelapangan dan menyedekahkan itu lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui (Qs Al Baqoroh 280)