Pernikahan merupakan ikatan suci dua anak manusia yang berbeda jenis kelamin. Siapapun pasti ingin pernikahannya bertahan selamanya. Namun, hanya sedikit pasangan yang mampu mempertahankan komitmennya.

Psikolog dari Universitas Sanata Dharma, Heri Widodo Mpsi, memaparkan bahwa penyebab kasus perceraian yakni kepribadian seseorang yang belum matang. Kematangan pribadi seseorang tentunya dipengaruhi banyak hal.

Misalnya, lingkungan, pola asuh orang tua, tingkat pendidikan dan lain-lain. Itulah sebabnya, jika kamu ingin menikah, persiapkan dirimu dengan matang agar pernikahanmu kelak bertahan walaupun dihadang berbagai cobaan.

Kamu perlu mencoba cara-cara berikut ini supaya pernikahanmu langgeng. Yuk, simak ulasannya!

1Selalu Mengingat Tujuan Pernikahan

ipeka.org

Menjalani sebuah pernikahan memang tidak mudah. Terkadang rintangan yang datang membuat seseorang nyaris hilang harapan. Beragam masalah menghadang kerap menggoyahkan hati dan iman.

Namun, tatkala kamu mengingat kembali tentang apa tujuanmu menikah dengannya, kelak pernikahan itu akan terselamatkan. Tentu cinta lah yang menjadikan hatimu akhirnya memilih dia.

Dengan selalu ingat tujuan pernikahan, perasaan-perasaan positif akan kembali kamu rasakan. Segala keraguan padanya pasti hilang.

2Mencintai Kekurangannya

femellapedia.com

Manusia tidak ada yang sempurna, guys. Meskipun terkadang kamu kesal dengan kesalahan-kesalahan yang dia lakukan, tapi percayalah bahwa setiap masalah adalah proses pendewasaan diri.

Kamu dan dia dipersatukan untuk saling melengkapi satu sama lain. Jadilah, pribadi yang selalu lebih baik dan lebih baik lagi setiap hari.

3Pasanganmu adalah Teman Hidupmu

azizdesign.wordpress.com

Tuhan menciptakan manusia berpasang-pasangan. Kamu dan dia dipertemukan lalu diikat dalam pernikahan karena sepadan.

Jagalah hati pasanganmu. Cintai dan sayangi dia sepenuh jiwa, sehingga komitmen kamu dan dia bertahan selamanya.

4Pasangan Dunia Akhirat

dainusantara.com

Pernikahan bukan permainan. Bukan hanya untuk tujuan dunia semata. Menikah dengannya berarti kamu telah memilih pasangan hidup selamanya. Pasangan yang akan membawamu pada surga dunia dan akhirat.

Oleh karena itu, jangan pernah mengotori ikatan pernikahan. Pertahankanlah hingga ajal menjelang.

5Mencegah Dari Dosa

diarypernikahan.com

Manusia memang dilahirkan sebagai tempat salah dan dosa. Tapi, bukan berarti manusia tidak berusaha untuk menghindarinya.

Hanya ikatan pernikahan lah yang bisa menyelamatkan manusia dari perbuatan dosa akibat berzina. Segala yang kamu dan pasanganmu lakukan akan menjadi halal jika telah terikat dalam pernikahan.

6Anak-Anak adalah Tanggung Jawab Orangtua

tokosarimbitkeluarga.com

Komitmen pernikahan harus tetap dijaga agar kamu dan pasanganmu dapat mengasuh dan merawat anak-anak hingga bertumbuh dewasa.

Sadarilah, betapa anak-anak kamu membutuhkan masa depan yang sempurna dengan adanya bimbingan orang tua. Jadikan diri kamu teladan yang baik bagi keluarga.

7Selamanya Bersama Hingga Ujung Senja

yourempowering.blogspot.com

Jatuh cinta lalu terluka mungkin lebih baik daripada kamu harus hidup menua tanpa cinta. Hidup tidak akan datang dua kali, guys. Jangan pernah sakiti hati pasanganmu dengan mengkhianati cintanya.

Bahagiakanlah dia selamanya. Hanya dengan hidup bersama, kamu dan dia akan senantiasa bahagia. Jika suatu ketika kamu kembali meragukannya dan merasa ingin menyerah untuk mencintailah, cobalah ingat, mengapa kamu dahulu memilihnya.

Apakah dia terlalu otoriter? Sementara, kamu pernah berkata bahwasanya ketegasan pribadinya telah meluluhkan hatimu.

Barangkali kamu merasa kesal karena dia lebih mencintai dirinya daripada memerhatikanmu. Hai, bukankan penampilan menariknya yang membuatmu jatuh cinta?

Kini, kamu marah pada sikapnya yang kekanak-kanakan, padahal dulu kamu berkata, bahwa dialah yang membuat hatimu selalu gembira.

Pada satu titik perjalanan, kamu mengeluh karena dia semakin nampak lebih dewasa dan tua. Ayolah, guys, justru pola pikir dewasanya lah yang dulu membuatmu terpesona.

Lalu tatkala suatu hari kamu mendapatinya lemah dan seringkali jatuh sakit, kamu malah mengeluhkannya. Ingatlah, bahwa dahulu perhatian tulusnya yang membuat egomu luruh seketika.

Menikah memang mudah, namun menjalani hidup setelah menikah butuh komitmen kuat agar cinta terus menyala. Hadapilah segala rintangan dan tantangan dengan menyatukan tujuan.