Menjadi orang yang pandai mengatur uang itu susah-susah gampang bagi orang dewasa. Bagi yang sudah terlatih dari kecil mengatur uang dan dilatih untuk menabung, maka di waktu dewasanya akan lebih mudah mengelola keuangan. Kenapa mereka lebih mudah mengelola keuangan? Karena dalam mengelola keuangan, kita butuh pembiasaan dan butuh kedisiplinan.

Jadi nggak heran kan jika kita melihat orang dewasa yang tidak bisa mengelola keuangannya dan sering mengeluh kehabisan uang dipertengahan atau dipenghujung bulan? Ya gimana nggak habis uangnya, soalnya perencanaan keuangannya dilanggar sendiri. Maka jadilah hasilnya seperti itu, kehabisan uang, banyak hutang dan nggak punya tabungan.

Dari fakta yang sangat miris di atas, maka kita sebagai orang tua wajib mengajarkan anak mengelola keuangan sejak kecil, minimal sejak anak sudah mengenal yang namanya uang dan sudah mulai bisa membelanjakan uangnya sendiri.

Berbicara mengenai cara mengajarkan anak mengelola keuangan, maka kita bisa merujuk pada buku Smart Money, Smart Kids: Teaching the Next Generation  To Win With Money. Kira-kira, bagaimana ya cara mengajarkan anak mengelola keuangan menurut buku ini? Untuk tau informasinya, kita lanjutkan membacanya yuk!

Back

1. Beri Imbalan Atas Pekerjaan yang Dilakukan

Dalam buku ini, pengarangnya merekomendasikan kepada kita untuk tidak memberi anak uang jajan secara cuma-cuma. Jika kita ingin memberi uang kepada anak, maka kita bisa lakukan dengan sistem komisi. Anak perlu melakukan suatu pekerjaan dulu, baru kemudian kita beri imbalan atas pekerjaannya itu. Pekerjaannya tentunya bisa bermacam-macam dan disesuaikan dengan usia anak.

Dengan memberi uang setelah anak bekerja, maka anak akan tau konsep, bahwa uang itu akan bisa mereka raih dengan bekerja keras. Jadi ketika dewasa nanti, mereka akan lebih bekerja keras untuk mendapatkan uang, karena mereka yakin bahwa uang akan datang kepada mereka dengan jalan bekerja.

mominstyle.co.id
Back