Otak berfungsi sebagai penyimpan memori raksasa manusia. Tak jarang sebagai pemilik kenangan, kerap terjadi fenomena aneh yang berkaitan dengan pikiran manusia.

Fenomena aneh ini sering dialami oleh sebagian manusia. Beberapa mengalaminya tanpa sadar. Bahkan fenomena ini kerap terulang sehingga diberi sebuah istilah khusus.

1L esprit de l Escalier

source: elmeme.me

Fenomena pikiran dalam bahasa latin ini jika diterjemahkan bermakna lelucon di tangga rumah. Agak unik memang penamannnya. Namun istilah ini digunakan bagi fenomena pikiran yang terlambat mendapat jawaban.

Mungkin kamu pernah mengalami. Saat berbincang dengan kawan, tiba-tiba muncul keinginan untuk berkomentar. Namun sayang topik perbincangan sudah berganti. Sehingga ada sedikit penyesalan.

Pasalnya komentar yang akan diucapkan itu muncul tiba-tiba. Dalam istilah bahasa Inggris, fenomena ini kerap disebut dengan being wise after the event.

Istilah latin menyebut di atas lelucon di atas tangga karena komentar ini muncul saat kita sudah melangkah di atas tangga. Apakah kamu kerap mengalaminya?

2Fregoli Delusion

source: en.wikipedia.org

Fenomena pikiran ini sebenarnya jarang terjadi. Saat mengalami fregoli delusion, seseorang akan mengira bahwa tiap orang yang mereka ketahui adalah orang yang sama yang sedang menyamar.

Seperti halnya film-film, fenomena ini dekat dengan sifat paranoid seseorang. Saat seseorang dalam kondisi ini, ia benar-benar percaya orang-orang sedang mengawasinya.

Penamaan fenomena ini mengambil nama dari aktor terkenal Italia bernama Leopoldo Fregoli. Leopoldo dikenal sebagai aktor berbakat yang mampu berganti watak dalam waktu sangat singkat.

Laporan pertama fenomena ini ada pada tahun 1927. Seorang wanita berusia 27 tahun percaya ia sedang dikejar oleh dua aktor yang ia sering lihat di teater.

Ia percaya orang-orang tersebut mengejarnya dan berubah wujud menjadi orang di sekitarnya yang ia kenal.

3Prosopagnosia

source: www.curiosidadsq.com

Fenomena pikiran yang satu ini juga jarang ditemui. Saat mengalami prosopagnosia, seseorang sama sekali tidak mengenali wajah orang-orang yang sudah akrab dengannya.

Bahkan seorang suami yang mengalami prosopagnosia tidak akan mengenali wajah istri yang sudah menemaninya bertahun-tahun.

Berbeda dengan amnesia, fenomena prosopagnosia masih menyisakan sesuatu untuk mengenal orang lain lewat benda atau perasaan lainnya.

Seseorang yang mengalami prosopagnosia bisa mengenal orang lain lewat bau, pakaian yang dikenakan, cara berjalan atau suara.

4Deja vu

source: indianapublicmedia.org

Fenomena ini pasti sering kamu rasakan. Seolah-olah kita pernah mengalami kejadian yang sedang terjadi. Kita berada dalam situasi yang seolah berulang. Namun pikiran kita sadar jika hal ini seperti berulang.

Deja vu menurut analisa erat kaitannya dengan mimpi yang pernah kita hadapi. Kadang-kadang bertautan dengan lintasan pikiran atau khayalan yang pernah kita impikan di masa silam.

Saat mengalaminya kita sering berpikir, “Aku pernah mengalami yang seperti ini.” Deja vu menjadi fenomena yang saat ini belum bisa dijelaskan apa penyebab utamanya. Dan pikiran kita pun tak bisa mengontrol kapan dan bagaimana terjadinya.

5Deja Visite

source: www.desktopwallpapers4.me

Fenomena ini mirip pengalaman mistis. Jika Deja vu melibatkan lintasan pikiran dalam sebuah kejadian, Deja Visite lebih berorientasi pada tempat baru.

Mungkin kamu pernah mengalami saat berkunjung ke suatu tempat, tiba-tiba kita hafal seluk beluk jalan yang ada di tempat baru tersebut.

Beberapa orang mengaitkan fenomena ini dengan peristiwa gaib. Karena hanya sedikit yang memiliki pengalaman pernah merasakan Deja Visite.

Nathaniel Hawthorne pernah menulis tentang sebuah pengalaman seperti ini di dalam bukunya Our Old Home di mana dia mengunjungi sebuah benteng yang sudah hancur dan mempunyai pengetahuan lengkap mengenai denah tata letaknya.

6Jamais vu

source: www.careerealism.com

Jamais vu adalah kebalikan dari Deja vu. Dalam arti bahasa, Jamais vu bermakna tidak bisa melihat. Fenomena pikiran ini terjadi saat kita berada dalam situasi namun kita tak mengerti situasi apa yang kita alami.

Secara sadar kita tahu sedang dalam situasi apa. Namun saat fenomena ini menyergap, mendadak kita tidak tahu sedang dalam situasi apa. Saat mengalami fenomena ini biasanya diikuti perasaan ngeri dan takut.

Orang-orang percaya jika Deja vu berkaitan dengan mimpi, maka Jamis vu berkaitan dengan kelelahan otak.

7Presque Vu

source: thinkcrowdfund.ticketleap.com

Mau bicara dan sudah di ujung lidah namun tiba-tiba hilang? mungkin kamu mengalami fenomena Presque vu. Beberapa ungkapan menggambarkan kondisi ini dengan, “seperti sudah di ujung lidah”.

Ada perasaan kuat kita mendapat petunjuk akan sesuatu kemudian saat akan kita ungkapkan kita tiba-tiba terlupa. Kita pun masih menunggu-nunggu ilham tersebut namun tak pernah datang.

Biasanya kalau mendapat kondisi seperti ini, kita akan terus terngiang akan apa yang seharusnya kita ucapkan.

SHARE