Konflik dalam sebuah pernikahan merupakan hal yang wajar. Adanya konflik bukan berarti menandai rumah tangga tidak harmonis.

Justru, jika kamu saling memendam gesekan-gesekan kecil, pernikahanmu bisa runtuh seketika saat gesekan itu sudah tak terbendung lagi.

Ungkapkan dan komunikasikan dengan kepala dingin adalah salah satu kuncinya. Selain itu, kamu harus menghindari hal-hal berikut ini agar rumah tanggamu tetap harmonis selamanya.

Yuk, simak!

1Memanipulasi Cinta

natasya-zahra.blogspot.com

Perhatian dan cinta terhadap pasangan dapat ditunjukan dengan cara apapun. Hubungan suami istri bukan satu-satunya cara menunjukan kasih sayangmu ya, guys.

Kalau kamu hanya perhatian ketika kamu ada maunya, tentu pasanganmu akan ilfeel. Dia pasti tersinggung karena kamu sudah memanipulasi cintamu.

Cobalah mengekspresikan rasa cinta dan kasih sayangmu melalui tatapan mata, perlakuan lembut dan pelukan hangat. Ingat ya, guys, jangan jadikan hubungan intim sebagai alat memanipulasi cintamu.

2Sibuk Dengan Ponsel

ristizona.com

Ini yang paling sering dilakukan salah satu pasangan. Dalam sehari kamu dan pasangan sibuk dengan pekerjaan masing-masing, tetapi setelah di rumah malah sibuk dengan ponsel.

Sudah pasti, guys, pasanganmu akan ngambek. Apalagi kalau kamu asik main game di ponsel, dijamin pasanganmu kesal.

Namun, ada baiknya menyatakan kekesalan dengan perkataan atau sindiran halus daripada kamu marah-marah dan timbul pertengkaran.

Kamu bisa membuat kesepakatan dengan pasanganmu tentang kapan ponsel harus diabaikan.

3Merendahkan Istri di Depan Anak-Anak

9trendingtopic.com

Kamu dan pasangan yang sudah punya anak pasti pernah berselisih pendapat soal aturan.

Pasanganmu terkadang mengabaikan aturan yang kamu buat untuk anak-anakmu. Akibatnya, anak-anak akan bingung harus mematuhi siapa.

Jika ini terjadi, upayakan tidak bertengkar di depan anak-anak. Kalau memang harus dibicarakan, maka bicarakanlah tanpa diketahui anak-anak.

Jadi, ketika tampil di depan mereka, kamu dan dia menjadi pasangan yang selalu kompak.

4Sibuk Dengan Pekerjaan

gaulgelaa.com

Bekerja memang suatu kewajiban, terutama bagi kamu yang berstatus suami. Apalagi biaya kebutuhan hidup semakin meningkat dari hari ke hari.

Namun, jangan jadikan hal itu sebagai alasanmu untuk mengabaikan perhatian terhadap keluarga. Cobalah kamu mengatur jadwal agar kamu punya waktu luang untuk berkumpul bersama keluargamu.

Hindarilah adu mulut yang tidak perlu dengan mengatakan betapa Anda dan anak-anak merindukannya serta ingin menghabiskan waktu bersamanya di akhir pekan.

Bangunlah lebih pagi agar kamu bisa minum kopi atau sarapan berdua saja sebelum anak-anak bangun tidur.

5Mempermasalahkan Uang

rafika-nilamsari.blogspot.com

Mungkin inilah hal yang paling sensitif dibicarakan. Bahkan beberapa kasus perceraian disebabkan karena masalah keuangan.

Entah itu karena pasanganmu yang tak bisa memberi nafkah cukup atau kamu yang memang terlalu boros.

Tapi, alangkah baiknya kamu dan pasangan punya kesepakatan tentang pembagian uang untuk berbagai keperluan.

Misalnya, kamu sudah menetapkan jumlah uang untuk makan, bayar sekolah anak-anak, dan untuk liburan akhir pekan.

6Banyak Mengeluh

bundapuri.blogspot.com

Terbuka dengan pasangan memang hal yang wajib dilakukan kamu dan pasanganmu. Namun, bukan berarti kamu atau dia terus menerus mengeluh.

Cobalah mengungkapkan rasa capek atau kesalmu itu dengan meminta solusi kepadanya. Cara seperti ini akan membuat suasana lebih tentram dan jauh dari pertengkaran.

7Memaksa Pergi ke Dokter

rmol.co

Kalau yang satu ini biasanya terjadi pada kaum pria. Kebanyakan pria enggan ke dokter saat mereka sakit. Mereka cenderung tidak siap dan khawatir jika dokter memberitahukan masalah kesehatannya.

Kamu tidak perlu marah hanya karena dia tidak mau ke dokter. Perkataan bahwa kamu sangat mencintainya dan tidak ingin kehilangannya, cukup untuk membujuknya agar mau berobat ke dokter.