Berbagai etnis dan tradisi di Kosta Rika masih terasa kental. Mereka berpandangan bahwa tradisi adalah warisan nenek moyang yang harus dilestarikan. Tradisi tidak boleh pudar dan hilang meskipun mengalami perubahan zaman.

Suku di Kosta Rika sangat menghormati para leluhur mereka dan menjaga baik-baik sejarahnya. Festival Dance of Little Devils merupakan salah satu bentuk cara mereka melestarikan tradisi budaya.

Festival ini merupakan resistensi suku asli Kosta Rika terhadap Spanyol sekitar 500 tahun lalu. Mereka berkostum aneh, mulai dari topeng kayu sampai dengan kostum banteng. Kostum banteng di sini melambangkan Spanyol yang diburu suku asli Kosta Rika.

Perayaan festival diadakan setiap tahun baru. Festival Dance of Little Devils merupakan budaya suku di Boruca, suatu wilayah di provinsi Kosta Rika.

Festival berlangsung selama tiga hari berturut-turut. Biasanya dimulai tanggal 30 Desember sampai 2 Januari.

Dalam festival Dance of Little Devils memeragakan sebuah cerita pertempuran antara Spanyol dan orang-orang suku tradisional. Mereka bermain peran dan menari-nari dalam festival tersebut.

Permulaan acara ditandai dengan bunyi lonceng pada malam tanggal 30 Desember. Dibuka oleh penampilan musisi, drummer, dan penari. Ada pertunjukan pertempuran yang dimainkan dua kelompok.

Satu kelompok berperan sebagai suku di Boruca yang berpakaian seperti setan, sedangkan lainnya sebagai orang-orang Spanyol. Mereka saling bertempur dan melawan satu sama lain.

Pertunjukan diawali dengan tarian dari suku Boruca untuk menghina orang Spanyol yang berkostum banteng. Lalu terjadi serang menyerang, pada akhirnya para suku Boruca memenangkan pertempuran.

Adanya festival ini tidak hanya untuk melestarikan budaya, tetapi juga memberikan kesempatan pada para pengrajin topeng dan pekerja seni untuk menunjukan eksistensinya.

Topeng di masa lalu hanya terbuat dari kayu. Di masa kini, generasi modern memodifikasi desain, teknik, warna, dan kombinasi bahan-bahannya. Bahkan tunas pisang pun kerap dijadikan bahan membuat topeng di festival ini.

Saking uniknya, festival Dance of Little Devils menjadi perhatian dunia. Banyak wisatawan asing yang tertarik melihat festival tersebut.

Penasaran kan seperti apa kostum mereka? Yuk, intip kreativitasnya!

1Kostum Banteng

dailymail.co.uk

Pria Bruca bertopeng mengejar orang berkostum banteng di jalan-jalan sebagai bagian dari festival Dance of Little Devils.

2Topeng Setan

dailymail.co.uk

Orang bertopeng tersebut mewakili setan kecil dari Suku Boruca, sementara pria yang bertopeng banteng melambangkan Spanyol Sang Penakluk.

3Topeng Burung

dailymail.co.uk

Topeng kayu yang dipakai selama festival diukir oleh anggota suku. Biasanya berupa wajah menakutkan atau kepala burung.

4Bersantai Saat Festival

dailymail.co.uk

Para pria yang memakai topeng ukiran sedang bersantai selama festival berlangsung. Festival diadakan selama empat hari dan bertepatan saat tahun baru.

5Festival Penting

dailymail.co.uk

Festival Dance of Little Devils merupakan salah satu festival tradisional yang paling penting dalam budaya suku di Boruca.

Acara dimulai pada tengah malam tanggal 30 Desember dan berakhir tanggap 2 Januari setiap tahunnya berdasarkan aturan adat masyarakat di Kosta Rika.

Festival diadakan di sebuah pemukiman adat di Provinsi Pantai Pasifik Puntarenas. Festival berlangsung meriah dan ramai. Ada sekitar 2.500 orang tinggal di sana. Letak wilayah tersebut 12 mil dari perbatasan Kosta Rika dan Panama.

dailymail.co.uk
dailymail.co.uk

Festival ini membuktikan bahwa budaya dan tradisi Boruca tetap utuh walaupun Kosta Rika dijajah Spanyol. Anggota sukunya disebut suku setan kecil.

Spanyol merupakan bahasa yang dominan digunakan pada suku di sana. Katolik Roma merupakan agama yang dianut mereka sejak diperkenalkan oleh Spanyol pada tahun 1500-an.