Banyak faktor yang menentukan lolos atau tidaknya kamu ketika mendaftar beasiswa luar negeri. Mulai dari IPK, prestasi, kemampuan berbahasa Inggris, organisasi, dan lain-lain.

Belajar di luar negeri dengan fasilitas beasiswa adalah hal yang diimpikan sebagian anak muda. Beasiswa tidak hanya menjanjikan dalam materi, tetapi juga menjadi jalan untuk kamu ingin mendapatkan ilmu setinggi-tingginya.

Berbagai kalangan berlomba-lomba mendapatkan beasiswa ini. Mereka yang berhasil lolos seleksi beasiswa luar negeri, pastinya merasa sangat bangga karena merupakan hal spesial.

Orang cerdas dan ingin mendapatkan beasiswa itu banyak, tapi sedikit sekali yang beruntung lolos dalam seleksinya. So, jadilah orang beruntung dengan mengikuti tips-tips berikut ini.

1Niat dan Motivasi

sipolos.com

Inilah hal pertama yang harus ada dalam diri kamu ketika mengejar beasiswa luar negeri. Tidak perlu minder dengan IPK di bawah angka tiga, karena keberuntungan seseorang itu rahasia Tuhan.

Yang paling penting adalah niat dan motivasi kamu. Niat, berarti kamu harus bersungguh-sungguh ingin mendapatkan beasiswa tersebut. Lalu motivasi, yang artinya ada sesuatu yang mendorong kamu untuk mengejar beasiswa luar negeri.

Motivasi tersebut misalnya, kamu ingin menuntut ilmu setinggi-tingginya di luar negeri. Bisa juga kamu ingin membanggakan kedua orang tuamu dengan prestasi yang cemerlang di luar negeri.

Jangan pikirkan soal IPK karena itu nomor kesekian daripada niat dan motivasi. Tidak percaya? Cobalah berkaca pada Walikota Bogor yang bercerita bahwa IPKnya kurang dari tiga koma nol nol.

Beliau saja bisa kok dapat beasiswa ke luar negeri dengan sangat mudah. Waktu itu beliau mendapatkan beasiswa ke Australia untuk meraih gelar Doktor. Keren kan guys?

2Melakukan Riset

oktaveanti.net

Langkah kedua yang harus kamu lakukan ketika mencari beasiswa adalah riset. Artinya, kamu wajib update informasi-informasi terkini tentang beasiswa.

Cari sebanyak mungkin dan ketahui secara rinci syarat-syaratnya. Selain itu, cek juga kapan batas seleksinya, kriterianya, dan lihat kemana negara yang ditujunya. Kalau kamu ingin kuliah di Jepang, ya cari beasiswa ke Jepang. Jadi, jangan salah sasaran ya, guys.

Bertanyalah kepada senior kamu yang berpengalaman jika memang diperlukan. Tanyakan hal yang memang menunjang kamu ketika nanti tes beasiswa atau justru lolos ke sana.

3Menyiapkan Dokumen Persyaratan

bahasa.aquila-style.com

Tanpa dokumen yang lengkap, kamu tidak akan pernah lolos dalam seleksi beasiswa. Segera persiapkan dokumen secara bertahap saat kamu telah mendapatkan informasi seputar persyaratannya.

Siapkan satu persatu sejak dini. Jangan mendadak, karena akan menyulitkanmu.

Ada dua jenis dokumen yang harus kamu siapkan, yaitu dokumen administratif dan pribadi. Dokumen administratif terdiri dari paspor, transkrip nilai, ijazah, sertifikat TOEFL, surat keterangan belum mendapat beasiswa, dan lain-lain.

Sementara dokumen pribadi terdiri dari CV, motivation letter, dan surat rekomendasi. Meskipun hanya dokumen pribadi, tapi ketiganya juga menentukan keberhasilanmu menembus beasiswa lho.

Jadi, maksimalkan usahamu dalam mempersiapkan dokumen.

4Jadilah yang Terunik

ikpmturki.com

Kamu mesti tahu, bahwa para pelamar beasiswa semuanya pintar dan cerdas. Tidak ada pelamar beasiswa yang otaknya jongkok. Dan itu jumlahnya ratusan ribu.

Kalau sudah demikian, menjadi pintar dan cerdas saja tidak cukup, tapi kamu juga harus unik. Keunikan yang kamu punya akan menggiring penyeleksi beasiswa untuk memilihmu.

Satu hal yang tidak terelakan adalah proses seleksi beasiswa erat kaitannya dengan misteri Yang Mahakuasa. Namun, tidak ada salahnya kamu menunjukan jati dirimu yang berbeda dari para pelamar kebanyakan.

Selama masih menjadi mahasiswa di Indonesia, carilah pengalaman organisasi, prestasi dan berkarya sebanyak mungkin. Karena, nantinya itulah yang akan menjadi bagian dari keunikanmu.

5Perhatikan Deadline

trivia.id

Ini perlu kamu waspadai. Seringkali pelamar beasiswa kelewat tanggal pengiriman karena terlalu santai. Saat seluruh dokumen sudah siap, segera kirimkan. Kirimlah beberapa hari sebelum tangga batas pengiriman dari pihak penyeleksi.

Begitu pula ketika dokumen harus dikirimkan online, jangan dikirim pas hari H. Kamu tidak akan pernah tahu apa yang terjadi tatkala itu. Intinya, tetap alokasikan waktu beberapa hari sebelum deadline untuk mengirim dokumen lebih awal.

6Selalu Mengecek Email dan Banyak Berdoa

bedahtekno.com

Tahapan selanjutnya setelah kamu mengirim berkas yakni rajin membuka email. Cek apakah berkasmu sudah sampai atau mungkin ada pemberitahuan untuk mengirimkan berkas tambahan. Tetap jaga kontak dengan email sampai pengumuman tiba.

Yang terpenting, kamu juga harus banyak berdoa. Kamu sudah berusaha tapi Tuhan lah yang menentukan hasilnya.

7Sudah Berusaha, Tapi Masih Belum Lolos?

pelanginada.com

Tenang guys, dunia kamu tidak akan berakhir meskipun kamu tidak lolos beasiswa. Intinya, pantang menyerah dan terus berusaha cari beasiswa lain. Mungkin memang bukan di situ rejeki kamu.

Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Kalau kamu bersungguh-sungguh, pasti kamu akan mendapatkan hasilnya.

Ingat, penentu kelolosan beasiswa tidak hanya IPK, kecerdasan, prestasi, dan kelengkapan dokumen. Namun, ada satu faktor lagi, yaitu faktor X. Apa sih faktor X tersebut? Faktor X yang dimaksud adalah keberuntungan.

Orang yang cerdas dan pintar akan sangat muda terkalahkan oleh orang yang selalu beruntung. Jadi, semangat dan jangan mudah menyerah.

Selamat berjuang!