Apakah kamu hobi membaca? Kalau demikian kamu adalah orang yang sangat beruntung karena dengan membaca, kamu akan mendapatkan banyak manfaat.

Manfaat membaca di antaranya, menambah wawasan, pengetahuan, dan yang paling utama yakni memberantas kebodohan. Itulah sebabnya, UNESCO sampai menetapkan hari buku sedunia setiap tanggal 23 April.

Harapannya, dengan adanya hari buku, seluruh orang di dunia akan memiliki kepedulian pada minat baca.

Pentingnya minat baca semestinya ditanamkan sejak usia dini. Tujuaannya supaya anak-anak dapat melakukan aktivitas membaca dengan senang hati.

Menanamkan minat baca pada anak-anak merupakan tugas utama orangtua. Mereka para orangtua harus menemukan cara yang tepat untuk menumbuhkembangkan minat baca anak.

Mengajarkan minat baca pada anak-anak tentunya harus bertahap. Tidak boleh secara signifikan membebankan minat baca di luar kemampuan anak.

Sebagaimana halnya yang dikemukakan oleh Elizabet B. Hurlock, bahwa mengajarkan minat baca dibagi ke dalam lima tahap persiapan.

Tahapan-tahapan tersebut yaitu, tumbuh bersamaan dengan perkembangan mental, tergantung kesiapan belajar, dipengaruhi faktor budaya, dipengaruhi emosi, dan sifat egosentrik dalam diri setiap anak.

Berdasarkan kelima tahapan di atas, seorang guru atau orangtua tidak boleh memarahi dan menghukum seorang anak yang tidak memiliki minat baca. Justru, guru dan orang tua harus mencari solusi agar dapat menumbuhkan minat baca tanpa memaksa.

Nanti pada waktu yang tepat, si anak juga akan sadar sendiri, bahwa membaca sangat bermanfaat untuk perkembangan dirinya.

Tips-tips berikut ini akan membantu kamu mengatasi permasalahan anak yang memiliki minat baca rendah. Apa saja tips-tipsnya? Yuk, simak, guys!

1Kenyamanan Ruang Baca

kidsklik.com

Berikan ruang baca privasi untuk anak-anak. Mereka juga butuh konsentrasi lho, ketika membaca buku.

Kenyamanan ruang baca wajib diperhatikan agar mereka betah membaca di dalamnya. Kamu bisa memulai dari diri kamu saat mengajarinya gemar membaca. Ingat ya, seorang anak adalah peniru sejati.

2Lengkapi dengan Koleksi Buku Menarik

greentealovers-mygreentea.blogspot.com

Penting banget nih, guys! Ruang baca yang nyaman harus didukung dengan koleksi buku-buku menarik.

Selalu sediakan buku-buku keluaran baru dan menarik di ruang baca. Anak-anak pasti akan merasa tertantang untuk menghabiskan waktu untuk membaca buku tersebut.

3Fasilitas Internet

homeschoolingmetakognisi.wordpress.com

Sesekali damping anak-anak untuk menikmati fasilitas internet. Melalui internet, pengetahuan yang didapatkan anak-anak akan lebih luas lagi. Tapi, ingat, awasi anak-anak agar tidak mengakses situs berbau pornografi.

4Jangan Memaksa Anak-Anak

bundakiranareza.wordpress.com

Biarkan anak-anak sadar dengan sendirinya bahwa membaca itu penting. Buktikan pada mereka jika membaca adalah kegiatan menyenangkan. Hindari sikap memaksa karena bisa membuat mereka semakin enggan membaca.

5Sesuaikan dengan Usia

radioguruku.com

Jika anak kamu berumur lima tahun, jangan berikan buku bacaan untuk anak berumur sepuluh tahun. Artinya, kamu harus membelikan buku sesuai dengan usia anak-anak. Perbanyak buku-buku yang mudah dipahami agar mereka tidak lekas bosan.

6Mengetahui Penulisnya

bonnyhamdani.com

Hal pertama ketika kamu membeli buku untuk anak-anak yakni mengetahui siapa penulisnya. Kalau kamu mendapatkan penulis yang berkualitas, informasi-informasi yang disajikan pun pasti menarik.

7Berikan Pujian pada si Kecil

tintacomellote.blogspot.com

Jika anak-anak sudah mulai rajin membaca, cobalah memberikan pujian untuk mereka. Dengan pujian tersebut, anak-anak merasa dihargai atas jerih payahnya meningkatkan kegemaran membaca.

8Ajak ke Perpustakaan Umum

perpustakaancileungsikidul.blogspot.com

Sesekali ajak anak-anak pergi ke perpustakaan umum. Tujuannya agar anak-anak lebih termotivasi untuk membaca. Biasanya, di perpustakaan umum koleksi bukunya lebih segar dan menarik.

9Bebaskan Minat Baca Anak

cosmomom.net

Seorang anak pasti mempunyai buku favorit yang sering dibacanya berulang kali. Kalau itu terjadi pada anakmu, jangan dilarang ya. Tapi, tetap pastikan buku tersebut bermutu, mengandung nilai moral dan sesuai dengan usianya.