Islam mengatur semua sendi kehidupan. Istilahnya dari bangun tidur hingga tidur lagi semua ada tuntunannya.

Bangun tidur ada doanya, berpakaian ada doa dan adabnya, keluar rumah ada doa dan adabnya, masuk kamar mandi ada adab dan doanya dan lain sebagainya.

Sebagai agama yang sempurna, tentu tuntunan ini bisa menjadi pegangan hidup setiap manusia. Terutama dalam berperilaku. Rasulullah SAW pun diutus untuk turun ke bumi untuk menyempurnakan akhlak manusia.

Nah salah satu yang mendapat perhatian dari para ulama dalam bab etika dan adab adalah berkomunikasi lebih spesifik menelepon.

Nah berikut ini adalah etika berkomunikasi lewat telepon yang dikutip dari kitab Al-Qismu Al-Ilmi, karya Syaikh Abdullah bin Abdul Aziz bin Baz

1Cek Orangnya

jalantikus.com

Ceklah dengan baik nomor telepon yang akan kamu hubungi sebelum kamu menelpon agar kamu tidak mengganggu orang yang sedang tidur atau mengganggu orang yang sedang sakit atau merisaukan orang lain.

2Pilih Waktu yang Tepat

www.coolhunting.com

Pilihlah waktu yang tepat untuk berhubungan via telepon, karena manusia mempunyai kesibukan dan keperluan, dan mereka juga mempunyai waktu tidur dan istirahat, waktu makan dan bekerja.

3Seperlunya

www.appdisqus.com

Jangan memperpanjang pembicaraan tanpa alasan, karena khawatir orang yang sedang dihubungi itu sedang mem-punyai pekerjaan penting atau mempunyai janji dengan orang lain.

4Tidak Melembutkan Suara

dering.co.id

Hendaknya wanita tidak memperindah suara di saat ber-bicara (via telpon) dan tidak berbicara melantur dengan laki-laki. Allah berfirman yang artinya: “Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya, dan ucapkanlah perkataan yang baik”. (Al-Ahzab: 32).

5Hati-hati dengan Lawan Jenis

www.gettyimages.com

Maka hendaknya wanita berhati-hati, jangan berbicara diluar kebiasaan dan tidak melantur berbicara dengan lawan jenisnya via telepon, apa lagi memperpanjang pembicaraan, memperindah suara, memperlembut dan lain sebagainya.

6Ucapkan Salam

betabicara.com

Hendaknya penelpon memulai pembicaraannya dengan ucapan Assalamu`alaikum, karena dia adalah orang yang datang, maka dari itu ia harus memulai pembicaraannya dengan salam dan juga menutupnya dengan salam.

7Tidak Merekam

anekatop10.com

Tidak merekam pembicaraan lawan bicara kecuali seizin darinya, apapun bentuk pembicaraannya. Karena hal tersebut merupakan tindakan pengkhianatan dan mengungkap rahasia orang lain, dan inilah tipu muslihat.

Dan apabila rekaman itu kamu sebarluaskan maka itu berarti lebih fatal lagi dan merupakan penodaan terhadap amanah. Dan termasuk di dalam hal ini juga adalah merekam pembicaraan orang lain dan apa yang terjadi di antara mereka. Maka, ini haram hukumnya, tidak boleh dikerjakan!

8Gunakan untuk Kebaikan

telepon

Tidak menggunakan telepon untuk keperluan yang negatif, karena telepon pada hakikatnya adalah nikmat dari Allah yang Dia berikan kepada kita untuk kita gunakan demi memenuhi keperluan kita.

Maka tidak selayaknya jika kita menjadikannya sebagai bencana, menggunakannya untuk mencari-cari kejelekan dan kesalahan orang lain dan mencemari kehormatan mereka, dan menyeret kaum wanita ke jurang kenistaan. Ini haram hukumnya, dan pelakunya layak dihukum.

SHARE