Sekarang ini banyak perempuan di Indonesia maupun di dunia pada umumnya untuk memilih menjadi wanita karir.

Ada yang beralasan bahwa pendapatan dari suami tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari. Ada pula yang menjadi wanita karir karena memang ingin berkarir dalam bidang pekerjaan yang sesuai passionnya.

Bagaimakah syariat islam memandang fenomena tersebut? Bolehkah perempuan memilih menjadi wanita karir?

Apabila situasi dan kondisi rumah rumah tangga memang menuntut seorang wanita harus bekerja, maka setidaknya ada 4 syarat yang harus dipenuhi, yaitu :

1Perhatikan Jenis Pekerjaan

realisasikata.blogspot.com

Pekerjaan yang dikerjadaan memang bagian dari pekerjaan yang diizinkan oleh syariat islam, dan bukan pekerjaan yang bisa menimbulkan dosa lainnya.

Menjadi guru, dokter, bidan, pedagang, pebisnis, salon, penjahit, dan lain sebagainya adalah pekerjaan yang tidak terlarang, bahkan sebagian dari pekerjaan tersebut memang harusnya dikerjakan oleh perempuan.

2Perhatikan Adab-adab Keluar Rumah

awetmuda.web.id

“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya,

kecuali yang (biasa) nampak dari padanya, dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya” (QS. An-Nur: 31)

“Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah Perkataan yang baik” (QS. Al-Ahdzab: 32)

3Mendapat Izin Orang Tua atau Suami

claytonladuerotary.org

Karena walau bagaimanapun kewajiban anak tetap harus direstui oleh orang tua. Jangan sampai berkarirnya mereka justru mendapat penolakan dari orang tua sendiri.

Begitu pula dengan perempuan yang sudah bersuami, wajib meminta izin suami sebelum melangkahkan kaki keluar rumah.

4Tidak Mengabaikan Kewajiban Asasi Lainnya

radioelnury.com

Jangan sampai karena berkarir di luar, lalu pekerjaan mengurus suami dan mendidik anak-anak di rumah menjadi terabaikan.

muslimahcorner.com
muslimahcorner.com

Tidak mudah untuk memenuhi syarat-syarat tersebut di atas, namun mau tak mau, para muslimah harus mencoba untuk mengamalkannya jika ingin menyempurnakan peran sebagai seorang muslimah berstatus istri sekaligus ibu.

Perlu dipahami bahwa kehidupan ini tidak dijalankan dengan semaunya saja, tanpa memperhatikan bagaimana Allah menginginkan cara kita hidup.

Jika syarat-syarat tersebut belum terpenuhi, maka baiknya “berkarir di rumah” menjadi pilihan tanpa harus merasa bahwa bekerja di luar akan jauh lebih membahagiakan.

Menemani suami dan mendidik anak-anak menjadi generasi terbaik adalah prioritas yang harus didahulukan. Terlebih jika kebutuhan hidup harian sudah sangat terpenuhi.

SHARE