Tidak ada yang menyangka kalau demonsntrasi di depan gedung KPK adalah tokoh Tionghoa. Dari pantauan Teropong Senayan, tokoh ini datang ke gedung KPK seorang diri,selanjutnya turut memberikan orasi dari atas mobil pengeras suara.

Dia adalah salah satu tokoh Tionghoa Lieus Sungkharisma yang turut bergabung dalam unjuk rasa yang di gelar beberapa ribu ormas Islam se-Jakarta di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (4/4/2016).

Dalam orasinya, Lieus yang juga sesama keturunan Tionghoa dengan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyampaikan, tindakan demontrasi yang dikerjakan oleh umat Islam Jakarta bukan gerakan rasis.
” Saya ini juga Tionghoa, tapi saya tak korupsi. Jadi, ini bukan karena Ahok Kristen atau Tiongkok, tapi karena korupsi!. Makanya saya gabung di sini, ” kata Lieus di depan Gedung KPK.

Lius menerangkan, tindakan yang dikerjakan ormas-ormas itu karena KPK tidak adil serta tebang tentukan dalam pemberantasan korupsi.

” Ahok sebenarnya bukan siapa-siapa. Dia juga orang kecil, tetapi ini dilindungi para konglomerat, banyak yang melindungi, ” papar dia.

Pernyataan Lieus, mengacu pada masalah korupsi pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras, di mana sampai saat ini KPK belum juga menetapkannya sebagai tersangka.

” Bukannya hasil audit investigasi BPK sudah jelas ada kerugian negara, ada kesalahan prosedur, ada enam penyimpangan. Lalu mengapa KPK mengabaikan itu, bukannya BPK yaitu instansi auditor resmi Negara, ” tegas Lieus.

SHARE