Jika dunia saat ini bisa menjerit, maka mungkin jeritan yang dikeluarkannya sudah terdengar sangat memilukan dan akan membuat siapapun tersadar bahwa Bumi kita sekarang sudah tua.

Dimana manusia mulai serakah menghancurkan segala isi Bumi hanya demi keuntungan pribadi dan menimbun harta sebanyak-banyaknya.

Berbagai satwa mulai banyak yang punah, hutan-hutan dibakar habis, mengakibatkan ekosistem menjadi rusak dan udara kotor akibat polusi asap.

Sehingga tak heran jika banyak sekali ahli sains yang meramalkan bahwa usia Bumi hanya tinggal sebentar lagi. Melihat kondisi banyaknya perburuan liar, penebangan pohon ilegal dan masih banyak lagi kejahatan alam lainnya.

Salah satu akibat dari ketidakcintaan manusia pada alam adalah adanya bencana banjir. Bencana banjir ini terjadi akibat meluapnya sungai, bisa karena banyaknya sampah yang menyumbat alirannya.

Bisa juga air dari pegunungan tumpah menggenangi dataran di bawahnya akibat lahan di pegunungan yang telah gundul. Padahal fungsi pohon-pohon di Bumi ini salah satunya adalah sebagai penahan air.

Mirisnya, di beberapa tempat masih saja banyak yang kurang peduli pada lingkungan sekitar. Contoh sepelenya dengan membuang sampah sembarangan, baik di jalanan, di perkebunan, di sungai, di saluran air, dan tempat-tempat tak layak lainnya.

Nah, sebagai evaluasi kita bersama, sebiknya kita renungkan beberapa dampak banjir yang sangat merugikan kehidupan kita berikut ini, semoga dengan begini manusia bisa sadar bahwa lingkungan ini harus kita jaga bersama demi masa depan anak cucu kelak.

Rusaknya sarana dan prasarana, seperti rumah, gedung, jalan, mobil atau angkutan umum. Sehingga otomatis dapat melumpuhkan jalur transportasi.

Rusak dan hilangnya harta benda, peralatan, bahkan jiwa manusia itu sendiri.

Terhentinya aktivitas sehari-hari, seperti kegiatan belajar mengajar di sekolah, kegiatan perkantoran, bahkan kegiatan kepemerintahan yang menyangkut hajat hidup suatu Bangsa dan Negara.

Padamnya aliran listrik yang otomatis akan membuat banyak aktifitas masyarakat menjadi terhenti.

Lingkungan semakin kotor dan tercemar, membuat hidup masyarakat semakin tidak sehat. Serta menyebabkan terjadinya erosi dan tanah longsor.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here