Ada anggapan di tengah kaum muda, terlebih di antara kaum adam, bahwa merokok itu keren, bahwa merokok itu menunjukkan kejantanan, dan bahwa merokok itu bisa sedikit melenakan kita dari masalah.

Namun sesungguhnya, sampai di iklan rokok pun sekarang tertulis “Merokok Membunuhmu”, bukan tanpa sebab apapun hal tersebut dilakukan oleh pemerintah Indonesia, karena memang bahaya yang mengancam akibat merokok sungguh sangat besar.

Tak hanya bagi perokok aktif, bahkan bagi perokok pasif, yaitu orang-orang yang tak sengaja menghirup asap dari rokok si perokok aktif, juga bisa terkena dampaknya bahkan mungkin resikonya jauh lebih tinggi.

Meskipun banyak sekali edukasi dan sosialisasi yang digalakkan oleh pemerintah maupun beberapa lembaga peduli kesehatan masyarakat maupun perseorangan tentang bahaya merokok, nayatanya masih banyak sekali masyarakat Indonesia yang tak bisa berhenti.

Padahal jika uang untuk membeli rokok dialihkan untuk ditabung guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari atau untuk masa depan rasanya sangat lah lebih dari cukup, karena memang harga rokok bisa dikatakan cukup melangit.

Nah, sebagai edukasi kita bersama, kamu perlu tahu bahwa rokok benar-benar sangat mematikan karena memang di dalamnya terkandung banyak zat berbahaya yang bisa mengganggu sistem kerja organ-organ di tubuh manusia.

Pada otak seorang perokok baik aktif maupun pasif, risiko terkena stroke sebesar 50% bisa didapatkan karena adanya pembengkakan pembuluh darah yang terjadi akibat melemahnya dinding pembuluh darah.

Kemudian pada lambungnya bisa terjadi pelemahkan otot yang mengontrol bagian bawah kerongkongan sehingga memungkinkan asam dari lambung bergerak ke arah yang salah, yaitu ke kerongkongan tersebut. Kondisi tersebut dinamakan penyakit asam lambung.

Pada mulut dan tenggorokan bisa terkena penyakit gusi dan kerusakan indera perasa, serta dapat meningkatnya risiko kanker pada lidah, tenggorokan, bibir, dan pita suara.

Dan tentunya pada paru-paru, bahan-bahan kimia yang ada pada rokok dapat merusak sel-sel paru-paru yang bisa membentuk sel kanker. Selain itu resiko terkena beberapa penyakit seperti bronkitis, pneumonia, dan emfisema juga sangat besar.