Tanah merupakan sumber kehidupan bagi makhluk hidup, terutama manusia. Banyak hal yang dibutuhkan manusia bersumber dari tanah.

Kita perhatikan saja, tumbuhan yang dimakan manusia dan menjadi sumber daya bagi kehidupan manusia tumbuh dan berasal dari tanah.

Tidak hanya itu, air yang diminum manusia bersumber dari tanah. Hewan pun juga membutuhkan air. Hewan yang dimakan manusia juga tidak akan bisa hidup tanpa adanya tumbuhan.

Tumbuhan memerlukan makanan dan berbagai unsur hara, seperti mineral yang berasal dari tanah.

Lantas bagaimana jadinya jika pencemaran tanah terjadi? Tanah yang tercemar bisa disebabkan oleh beberapa hal dan banyak yang disebabkan karena ulah manusia.

Antara lain limbah hasil pembuangan dari rumah-rumah penduduk, limbah industri yang dibuang secara sembarangan, limbah pertanian, dan lain-lain.

Nah, dampak pencemaran tanah bisa berpengaruh bagi kehidupan makhluk hidup maupun terhadap lingkungan.

Berkut berbagai macam dampak pencemaran tanah terhadap makhluk hidup.

Pencemaran tanah bisa menyababkan keracunan. Tanaman yang tumbuh di atas tanah yang tercemar banyak mengandung zat-zat berbahaya.

Maka manusia yang memakan tumbuhan yang ditanaman di atas tanah tersebut bisa menyebabkan keracunan. Karena zat-zaat yang berbahaya tersebut bisa berpindah ke tubuh manusia.

Pencemaran tanah juga bisa menyebabkan penyakit asma. Mengapa demikian? Pencemaran tanah bisa menyebabkan tanah menjadi kering dan tandus.

Sehingga tanah akan menghasilkan banyak debu. Debu-debu tersebut bisa masuk melalui pernafasan manusia sehingga bisa menyebabkan asma, terutama bagi  manusia yang alergi debu.

Yang lebih berbahaya tanah yang tercemar oleh peptisida ataupun zat kimia berbahaya lainnya, jika hasil bumi itu dimakan manusia maka lama kelamaan di dalam tubuh manusia terkandung zat karsiogenik.

Tidak hanya berdampak pada manusia, hewan pun juga. Limbah pertanian yang mengandung DDT akan  mengendap dan tersimpan di tanah menyebabkan racun bagi burung elang.

Kita tahu bahwa burung elang merupakan hewan karnivora. Jika elang memangsa hewan yang terken DDT maka elang pun akan ikut mati sehingga reproduksi elang semakin menurun.

Tanah yang tercemar juga bisa meracuni  serangga. Ketika serangga hinggap pada tumuhan dan menghirup bau tidak enak dari tanah, serangga tadi bisa terkena keracunan.

Masih banyak lagi peyebabnya. Dengan mengetahui dampak dari pencemaran tanah, maka kita harus memperhatikan bagaiama menjaga lingkungan kita dengan baik.