ferdyansyahsenju.blogspot.com

Inilah Beberapa Akibat Revolusi Bulan pada Bumi yang Bisa Kita Rasakan

Posted on

Bulan adalah satelit Bumi. Disebut satelit karena dia terlalu kecil jika disebut planet, dan gerakannya yang mengintari Bumi dengan setia, kemudian ikut bersama Bumi juga mengintari Matahari, di samping dia juga berputar pada porosnya sendiri.

Sehingga bisa disimpulkan bahwa Bulan memiliki tiga gerak yang dilakukannya sekaligus, yaitu berotasi yang artinya berputar pada porosnya sendiri, berevolusi pada Bumi dengan gerakan mengelilinginya, serta ikut Bumi berevolusi mengelilingi Matahari.

Jika pada revolusi Bumi ke Matahari kemudian mengakibatkan pergantian Tahun secara Masehi pada penduduk Bumi, maka jelas ada dampak pula yang ditimbulkan dari gerakan revolusi Bulan pada Bumi.

Dan akibat atau dampak itu berpengaruh serta dapat dirasakan oleh penduduk Bumi terutama, karena tak ada kehidupan di Bulan.

Nah, apa saja sih dampak atau akibat revolusi Bulan yang selama ini bisa dirasakan manusia di Bumi ini?

Yang pertama adalah fase atau berbagai wajah Bulan yang bisa kita nikmati dari Bumi. Suatu hari Bulan terlihat menghilang, padahal langit sedang cerah, lalu kemanakah Bulan?

Sesungguhnya Bulan ada, hanya saja dia sedang dalam fase Bulan Mati. Jadi terlihat gelap gulita. Kemudian berangsur-angsur berubah fase menjadi Bulan sabit, Bulan separo, Bulan cembung, hingga kemudian full menjadi Bulan purnama.

Yang kedua adalah gerhana Bulan. Gerhana Bulan ini akan terjadi jika posisi yang terjadi adalah Bulan, Bumi, Matahari. Sehingga dengan komposisi demikian, daerah Bumi yang menghadap Bulan tak bisa melihat Bulan karena tertutup bayangan Bumi sendiri.

Yang ketiga adalah gerhana Matahari. Sedangkan gerhana yang ini kebalikan dari gerhana Bulan. Yaitu posisinya Bumi, Bulan, Matahari. Sehingga daerah Bumi yang tertutup Bulan akan gelap gulita tak mampu memandang atau mendapat sinar Matahari.

Yang keempat adalah pasang surut air laut di Bumi yang diakibatkan oleh adanya gaya tarik menarik antara gravitasi Bumi sendiri dengan gravitasi Bulan yang sedang berevolusi mengintari Bumi.

Dan yang terakhir adalah, wajah Bulan yang selalu terlihat sama dipandang dari Bumi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *