Bila seorang wanita memilih menjadi ibu rumah tangga, maka hargailah pilihan tersebut. Jangan lantas membanding-bandingkan dengan wanita yang memilih untuk berkarir di luar rumah.

Kedua profesi tersebut tidak bisa dibandingkan. Sama-sama punya alasan kuat dan tergantung pada pilihan hidup masing-masing. Sekarang tinggal bagaimana kita bisa lebih bijak menyikapi perbedaan pilihan hidup tersebut.

Para wanita yang memilih di rumah saja, biasanya punya 5 alasan berikut;

1Lebih Hemat

food.detik.com

Bila suami-istri bekerja, tentu akan menambah jumlah penghasilan dan tabungan pun jadi lebih besar. Sedangkan jika istri tidak ikut bekerja atau tinggal di rumah, artinya keluarga mengandalkan hidup hanya dari satu gaji, yaitu pada suami.

Ibu rumah tangga berpikir bahwa jika keduanya bekerja (suami dan istri), maka sebetulnya akan mengeluarkan banyak uang untuk transportasi, makan, jajan, dan kebutuhan pribadi lainnya selama di luar rumah.

2Punya Banyak Waktu

ummi-online.com

Menjadi Ibu rumah tangga itu tidak memiliki jam kerja. Tidak akan merasakan kemacetan ketika akan berangkat atau pulang kerja, lembur, dan kesibukan kantor lainnya. Waktu bisa bebas dimanajemen sendiri oleh para wanita untuk keluarga.

3Energi

jateng.tribunnews.com

Ibu rumah tangga juga tak kalah lelah, meskipun kerjanya hanya di rumah dan mengurusi keluarga. Namun, mereka juga punya energi lebih banyak untuk bermain bersama anak dan bercengkerama bersama keluarga.

4Bonding

puteriputeri.com

Menurut U.S. Department of Health and Human Services, anak-anak yang tidak didampingi orangtua dalam waktu lebih lama cenderung mengalami peningkatan masalah perilaku.

Dengan menghabiskan waktu lebih banyak di rumah, para ibu rumah tangga tak kehilangan momen-momen penting pertumbuhan anak.

5Hilangkan Stres

abiummi.com

Menjadi orangtua bukan berarti membuatmu bisa hidup tanpa stres. Beban pikiran pasti ada, tapi tidak akan terlalu letih menghadapi tuntutan untuk membagi peran antara karir dan rumah tangga. Berbagi peran seperti ini sungguh bukan pekerjaan mudah.

Namun ketika sudah memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga seutuhnya, maka stres itu bisa berkurang perlahan, digantikan dengan kebahagiaan keluarga ketika di rumah sudah ada ibu yang menanti.

SHARE