Saat seorang wanita telah melewati proses persalinan tentu saja hal ini adalah sesuatu yang sangat membahagiakan. Hadirnya seorang anak begitu dinantikan oleh setiap pasangan yang telah menikah.

Namun beda halnya jika wanita tersebut mengalami “kesundulan” atau secara luas dapat diartikan sebagai kehamilan dengan jarak hanya beberapa bulan setelah proses persalinan.

Mungkin bagi wanita yang mengalami proses persalinan normal hal ini tidak terlalu bermasalah. Tapi bila melalui operasi sectio caesaria atau sc maka hal tersebut cukup beresiko. Akhirnya banyak pasangan yang memilih untuk melakukan KB dengan berbagai jenis alat kontrasepsi.

Tentu saja dengan segala dampak positif dan negatif untuk memilih menggunakan jenis alat kontrasepsi perlu pertimbangan yang sangat matang. Apalagi dengan kondisi ibu menyusui.

Berikut merupakan keuntungan dan kelemahan beberapa jenis alat kontrasepsi yang perlu diketahui sebelum memilih alat kontrasepsi.

1Pil KB

penyakitorganwanita.blogspot.com

Pil KB bekerja melalui hormon yang bekerja langsung ke dalam tubuh. pil ini memperngaruhi sistem produksivitas sel telur dan memperlambat kecepatan sperma agar tidak terjadi pembuahan. Keuntungan menggunakan pil KB adalah dapat mengurangi kram atau nyeri pada saat haid.

Tapi kelemahan dari pil KB adalah apabila lupa meminum pil KB maka sel telur dan sperma akan kembali pulih serta cepat terjadi pembuahan. Tidak disarankan bila wanita yang menggunakan pil KB adalah tipe orang yang pelupa.

2Suntik KB

www.program-hamil.com

Cara kerja dari suntik KB pada dasarnya sama dengan pil KB. Kontrasepsi suntik mengandung hormon sintetik yang disuntikkan setiap tiga bulan, sepuluh minggu, atau setiap bulan.

Kekurangan suntik KB adalah dapat menimbulkan efek samping berupa bertambahnya berat badan dan wajah berjerawat. Perlu waktu sekitar 3 bulan untuk kembali pulih setelah menghentikan program KB dengan suntik.

3Susuk KB

tips-sehat-keluarga-bunda.blogspot.com

Implant atau susuk KB adalah alat kontrasepsi yang dimasukkan ke dalam lengan dengan proses pembiusan. Penanaman ini dilakukan dibawah kulit lengan si wanita oleh dokter spesialis. Tabung implant akan melepaskan hormon yang akan mencegah kehamilan.

Kekurangannya adalah pada saat memutuskan untuk menghentikan program KB maka harus dilakukan operasi kecil. Hal ini akan menimbulkan bekas luka pada lengan kamu.

4IUD

draldi.com

Banyak wanita lebih memilih KB spiral atau IUD sebagai alat kontrasepsinya. Karena dengan menanamkan spiral pada rahim wanita KB ini dianggap paling aman.

Selain dapat bertahan selama 5 sampai 10 tahun KB jenis IUD sangat aman digunakan oleh ibu yang sedang menyusui. Hal ini di karenakan IUD tidak mempengaruhi hormon tubuh sama sekali.

Tapi kelemahannya adalah setelah pemasangan IUD akan terjadi nyeri pada bagian perut dan terjadi sekitar 3 hari. Serta harus dilakukan USG untuk memastikan KB aman dan terpasang dengan sempurna pada rahim.