Pada bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah, umat Islam di seluruh dunia melakukan ibadah puasa dan juga memperbanyak amalan-amalan di bulan tersebut.

Puasa merupakan amalan utama pada bulan Ramadhan, akan tetapi bagi wanita yang sedang haid tentu tidak diperbolehkan melakukan ibadah puasa.

Seorang muslimah yang tengah haid atau nifas di bulan Ramadhan dilarang melakukan puasa dan ia wajib mengqodhonya pada hari-hari lain.

Dari Abu Sa’id Al Khudriy Radhiyallahu Anhu, Rasulullah SAW bersabda:

“ Bukankah wanita itu jika sedang haidh dia tidak shalat dan tidak shaum (berpuasa)? Itulah kekurangan agamanya.” (HR. Bukhari)

Meskipun demikian, bagi muslimah yang sedang haid tidak perlu khawatir. Kamu masih memiliki banyak kesempatan untuk mendapatkan pahala dan keberkahan yang berlipat ganda.

Berikut beberapa amalan yang dapat dilakukan oleh wanita haidh ketika bulan Ramadhan.

1Memberi dan Menyediakan Hidangan Berbuka

chakapchakap.files.wordpress.com

Kamu dapat memasak makanan dan menyajikan makanan serta miuman untuk sahur dan berbuka bagi keluargamu atau bahkan orang-orang di masjid.

Dengan memberikan hidangan untuk orang yang sedang berpuasa, pahala yang didapat adalah sama dengan pahala orang yang sedang berpuasa.

Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang memberi ifftar (hidangan untuk berbuka) orang-orang yang sedang berpuasa maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tanpa dikurangi sedikitpun.” (HR. Bukhari Muslim)

2Melakukan Khidmat Orang Lain

www.ributrukun.com

Melakukan khidmat atau membantu orang lain merupakan perbuatan yang sangat mulia dan termasuk amal saleh.

Bahkan pahalanya setara dengan berpuasa jika ia melakukan khidmat kepada orang yang sedang berpuasa.

Dari Jabir bin Abdullah ia berkata, Rasulullah bersabda,

“Setiap kebaikan adalah sedekah. Dan diantara bentuk kebaikan adalah kamu menjumpai saudaramu dengan wajah menyenangkan. Dan kamu menuangkan air dari embermu ke dalam bejana milik saudaramu.” (HR. At-Tirmidzi)

3Berdo’a dan Berdzikir

chamidahnur.files.wordpress.com

Meskiupun wanita sedang haid ataupun nifas, tidak ada larangan baginya untuk beristigfar, berdzikir dan berdoa sepanjang waktu.

4Tholabul ‘Ilmi (Mencari Ilmu)

transferofspirit.files.wordpress.com

Kamu dapat tetap mencari ilmu di bulan Ramadhan, misal bisa dilakukan dengan mengikuti majelis ilmu atau kamu dapat mempelajari buku.

“Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, niscaya Allah SWT menunjukkan jalan menuju Surga baginya.” (HR. Muslim)

5Shodaqoh dan Istighfar

www.wallpaperislami.com

Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh berkah dan penuh ampunan. Melakukan istighfar dan bershodaqoh di bulan ini tentu akan mendatangkan keberkahan dan pahala yang berlimpah.

Dari Abdullah bin Umar dari rasulullah SAW, bahwa beliau bersabda,

Wahai kaum wanita! Bersedekahlah kamu dan perbanyak istighfar. Karena aku mellihat kaum wanitalah yang paling banyak menjadi penghuni neraka.” (HR. Muslim)

Rasulullah sangat menganjurkan wanita melakukan amalan tersebut agar ia selamat dari siksa api neraka.

Meskipun ‘si merah’ datang tapi kebersihan hati dan alhkal mulia tetap dijaga, muslimah tetap bisa menjalankan ibadah di bulan puasa dengan melakukan berbagai amalan-amalan yang disunnahkan Rasulullah SAW. Semoga bermanfaat.