Anak-anak yang berusia di bawah 5 tahun biasanya terlalu asik bermain sehingga mengabaikan rasa haus yang ia rasakan.

www.deloiz.blogspot.com
www.deloiz.blogspot.com

Bunda yang kurang tanggap akan mengakibatkan si kecil terlanjur mengalami sakit lantaran kekurangan cairan seperti sesak nafas serta mengganggunya menjalani aktivitas sehari-hari.

Anak yang terganggu aktivitas sehari-hari lantaran kekurangan cairan dapat menghambat proses dia belajar dengan lingkungannya. Berikut ini 5 gejala si kecil kekurangan cairan yang harus bunda waspadai.

1Urin Pekat

www.mrs-netta.blogspot.com

Urin adalah hasil ekskresi tubuh yang berkaitan erat dengan jumlah cairan yang masuk ke dalam tubuh. Warna urin tubuh yang sehat dan cukup cairan adalah kuning atau coklat madu serta tidak terlalu pekat.

Namun, jika warna urin si kecil berwarna lebih coklat dan pekat maka bunda perlu waspada. Ini merupakan pertanda si kecil kekurangan cairan.

2Mudah Mengantuk

www.diarimama.com

Mengantuk bukan pada jam tidur siang perlu diwaspadai. Terlebih saat si kecil sudah bersekolah namun guru mengeluhkan ia sering tertidur di kelas.

Sering mengantuk merupakan gejala beberapa penyakit seperti anemia dan kekurangan cairan. Kekurangan cairan menjadikan tubuh kekurangan oksigen. Akibatnya proses metabolisme terganggu dan tubuh mudah mengantuk.

3Sering Rewel

www.konsultasisehat.com

Orang yang kekurangan cairan biasanya sering merasa pusing. Di sekitar otak terdapat cairan yang mencegah otak berbenturan dengan tulang tengkorak. Saat kekurangan cairan, otak melawan tulang tengkorak dan mengakibatkan pusing.

Namun, anak kecil kesulitan mengungkapkan rasa pusingnya. Sehingga ia sering rewel seperti mudah marah-marah dan sering menangis. Bunda yang tidak sabar biasanya terpancing emosi dan berbalik marah-marah pada si kecil.

4Bau Mulut

www.resep2masakan.info

Tubuh memproduksi air liur sebagai anti bakteri. Produksi air liur ini juga bergantung pada tersedianya cairan dalam tubuh. Jika tubuh kekurangan cairan otomatis produksi air liur juga berkurang.

Jumlah bakteri di dalam mulut akan meningkat, sehingga mengakibatkan bau mulut. Hal ini mengganggu kenyamanannya saat bermain dengan teman-temannya.

Jika bunda menyadari si kecil bau mulut, segeralah bujuk si kecil untuk meminum air putih.

5Sering Meminta Makanan Manis

www.linaalatas23.wordpress.com

Organ hati memiliki fungsi mengubah glukosa menjadi glikogen untuk kemudian di ubah oleh sistem metabolisme tubuh menjadi energi. Saat tubuh kekurangan cairan, maka hati akan kesulitan menjalankan tugasnya.

Oleh karena itu tubuh akan menginginkan makanan manis. Jika si kecil sering meminta makanan manis namun ia jarang minum air putih, bunda harus cepat tanggap.

Kemungkinan si kecil kekurangan air putih. Jangan terus-terusan memberikan permen dan coklat. Alihkan untuk meminum air putih.

Jika si kecil tetap tidak suka minum air putih meskipun sudah di paksa, bunda harus kreatif. Berikan buah-buahan yang banyak mengandung air seperti jeruk, mangga, rambutan, dan lain-lain.

Cara lain adalah dengan memasak sayuran berkuah seperti sayur bayam, sop, sayur asem, dan lain-lain. Jangan membiasakan ia memakan lauk kering tanpa diselingi sayuran.

Bunda juga dapat membiasakan si kecil untuk meminum air putih pada waktu-waktu tertentu seperti setelah bangun tidur, setelah makan, setelah anak bermain di luar, serta sebelum tidur.

Anak yang sudah memiliki kebiasaan minum air putih, akan lebih mudah mencegahnya dari kekurangan cairan.

Gejala-gejala di atas sebenarnya juga terjadi pada orang dewasa. Namun, jika terjadi pada si kecil, maka orang yang harus cermat adalah bunda. Anak tidak akan tanggap perubahan dalam dirinya sampai ia benar-benar merasa sakit.

Anak adalah amanah yang diberikan Allah. Ayah dan bunda sudah memiliki job desk masing-masing. Meskipun bunda juga harus berperan sebagai wanita karir, namun perhatian terhadap anak tetaplah menjadi tugas utama seorang bunda.

SHARE