Kata orang, hidup ini ibarat berkompetisi, ada yang menang ada yang kalah, ada yang lolos ada yang tersisih. Orang-orang yang tersisih inilah para fakir miskin, pengangguran juga tunawisma.

Namun, pendapat lain mengatakan, mereka itu bukan kalah berkompetisi, tapi memang sengaja dipinggirkan oleh yang lainnya, ‘dimiskinkan’ oleh sistem.

Jadi, janganlah menganggap orang-orang yang tidak beruntung ini sebagai orang yang kalah karena bodoh dan pemalas. Bisa jadi memang tidak ada kesempatan bagi mereka dalam sistem yang tidak adil ini.

Banyaknya kaum papa di lingkungan kita. Sudah seharusnya kita mengulurkan tangan untuk membantu mereka. Semampu kita apa yang bisa dibantu, pakaian, makanan, atau tempat tinggal.

Jika kita enggan dan banyak alasan, malulah kita pada Hailey Fort, seorang anak gadis dari Washington Amerika Serikat.

Di usianya yang baru menginjak usia 9 tahun, dia sudah terpanggil untuk membantu banyak tunawisma di lingkungannya.

Hailey membuatkan rumah mungil beroda untuk ditinggali tunawisma, yang hampir seluruhnya dia buat sendiri dengan kedua tangannya.

Ketika ditanya apa alasannya, Hailey berkata “Itu hanya terasa tidak benar ada orang-orang tunawisma (tidak punya rumah). Saya pikir semua orang harus memiliki tempat tinggal.”

Ketika diliput oleh media setempat, Hailey menunjukkan ketrampilannya dalam menggunakan alat-alat listrik seperti senapan paku, stapler hidrolik, dan bor listrik. Kakeknya yang seorang kontraktor banyak mengajarinya.

Kepedulian Hailey kepada tunawisma bukanlah instan, melainkan sudah tertanam dari kecil. Menurut cerita ibunya, pada umur lima tahun Hailey pernah bertanya pada ibunya tentang bagaimana cara menolong tunawisma.

Sang ibu lalu mengajaknya ke supermarket untuk membeli beberapa makanan yang akan diberikan kepada tunawisma.

Semakin dalam lagi kepeduliannya, di usia 6 tahun, Hailey rela menyisihkan uang sakunya untuk membelikan makanan tunawisma. Dia juga menanam sayur dan buah sebagai bahan makanan yang diberikan.

Kini gadis berkacamata ini menargetkan dalam setahun bisa merampungkan 12 rumah mungil buatannya dan menghasilkan 113 kg makanan.

Rumah itu sudah lengkap dengan lampu bertenaga surya, dinding tahan air, pintu depan lengkap dengan kunci, dan atap yang bisa menahan air hujan.

Tentu biaya yang dikeluarkan tidak sedikit, paling tidak tiap 1 unit rumah menghabiskan $300 atau setara 4 juta rupiah. Hailey kini sangat membutuhkan sokongan dana dari luar.

Mungkin kamu tertarik untuk membant Hailey? kamu dapat membeli item-nya di Amazon atau membantu lewat yayasan GoFundMe yang secara langsung menyokong kegiatan Hailey Fort.

Penasaran seperti apa rumah buatan Hailey Fort dan pengerjaannya, berikut gambar-gambarnya.

1Terampil Bak Profesional

boredpanda.com

Keahlian Hailey menembak paku seperti pekerja bangunan yang profesional. Semangat kepeduliannya melebihi usianya, ketrampilannya juga melebihi umurnya.

2Memotong Pelapis Dinding

boredpanda.com

Tampak Hailey sekuat tenaga memotong bahan lunak sebgai pelapis dinding kayunya.

3Memasang Jendela

boredpanda.com

Setelah bangunan berdiri, saatnya Hailey memasang jendela putih yang dibelinya dari luar.

4Hampir Semuanya Buatan Sendiri

boredpanda.com

Hampir dari semua pekerjaan membangun rumah ini oleh Hailey sendiri, terkecuali pekerjaan berat seperti menggunakan gergaji listrik yang sangat berbahaya baginya.

5Potongan Diskon

boredpanda.com

Karena banyak penjual material bangunan yang simpati atas usaha Hailey, dia pun mendapatkan banyak potongan harga. Hingga biaya pembuatan rumah bisa ditekan sampai $300 saja.

6Panen Sayur dan Buah

boredpanda.com

Bukan hanya membangunkan rumah, Hailey juga memberikan makanan dari hasil kebunnya kepada para tunawisma.

7Terima Kasih Hailey

boredpanda.com

Seorang tunawisma bernama Edward sangat berterima kasih kepada anak gadis ini. Berkatnya Edward kini dapat meringankan beban hidupnya.

8Cinta Pemenangnya

boredpanda.com

Sesulit apapun itu, serumit apapun tujuan kita, tapi karena cinta, kasih sayang, dan ketulusan, kita pasti bisa memenangkannya.