Kamu anak pertama? Kamu mungkin akan sangat dimanja jika kamu anak tunggal. Atau bahkan sebaliknya, kamu dituntut harus mandiri jika kamu punya banyak adik yang lebih butuh perhatian orang tua.

Apapun itu, bagaimanapun posisi kamu sebagai anak pertama dalam keluarga, beberapa hal ini haruslah kamu perjuangkan sebagai anak pertama. Hiduplah dengan bebas dan berjuanglah dengan lepas.

1Belajar Apapun yang Bisa Dipelajari

trivia.id

Karena kamu anak pertama, kamu akan memiliki pilihan bebas tanpa preferensi atau referensi dari kakak, karena kamu tidak punya kakak bukan? Mungkin kamu akan mendapatkan beberapa rencana dan cita-cita yang dibawa oleh orang tua kamu.

Namun, kamu harus yakinkan pada mereka bahwa kamu punya keinginan lain, punya hal lain yang ingin kamu pelajari. Dan tentu saja hal itu adalah sesuatu yang baik, kamu tidak akan mempelajari sesuatu yang buruk bukan?

Jika orang tua kamu seorang guru atau dosen, kamu tidak harus menjadi akademisi. Jika orang tua kamu seorang seniman, kamu boleh menjadi peneliti. Tidak ada ilmu yang begitu berbahaya untuk dipelajari jika memang itu adalah kebaikan.

Suatu saat kamu akan buktikan pada orang tua kamu bahwa apa yang kamu pelajari dan kamu tekuni tetap dapat membawa kemaslahatan untuk kamu, keluarga, lingkungan, dan bahkan masyarakat luas.

2Kejar Mimpi Kamu Kemanapun

weheartit.com

Apapun mimpi kamu, kemanapun ia membawamu, kerjarlah. Karena mimpi adalah pembeda, ia adalah keinginan dalam hati yang harus diwujudkan. Bukan sebagai tujuan, namun hanya sebagai jalan.

Jalan untuk mimpi kamu yang lain. Mimpi tidak pernah menjadi tujuan, ia tetap hanya sebuah tahap yang harus kamu capai untuk menuju tahap yang lain. Dan yang lebih penting, mimpi kamu akan selalu membuat orang tua kamu bahagia.

Tentu saja adik-adik kamu akan terinspirasi, mereka akan memiliki semangat jauh lebih tinggi dengan tekad jauh lebih bulat dan keras. Mereka ingin menjadi seperti kakaknya bukan?

3Tegar dan Mandiri, Hadapi Segalanya

briozone.com

Tentu saja kamu harus menghadapi semuanya sendiri, bukankah memang begitu takdir anak pertama? Kamu bisa melakukan banyak hal, semua hal, dan kesemuanya itu tidak satu pun membebani orang tua kamu.

crosswalk.com
crosswalk.com

Pada satu dua titik, kamu mungkin akan merasa sendiri, merasa kalah, kamu merasa gagal. Tetapi memang itulah yang harus terjadi. Kamu harus sendirian, kalah dan gagal untuk bangkit, menang, berhasil, dan dibanggakan banyak orang.

Jadi, karena kamu anak pertama jangan pernah menyerah atas dirimu sendiri.

4Pulanglah, Karena Kamu Anak Pertama

rangtalu.wordpress.com

Kapanpun, kamu harus pulang. Bukan hanya di saat kamu sangat frustasi dan mengira tidak ada jalan lain lagi, tetapi juga saat kamu merasa semuanya telah sangat mudah dan kamu bisa melakukan segalanya, bisa mendapatkan apapun saja.

Maka pulanglah pada saat-saat seperti itu. Pulanglah pada waktu-waktu semacam itu. Karena itulah panggilan pulang dari ibumu, ajakan pulang dari ayahmu. Dan kamu sudah sangat merindukan ayah dan ibumu bukan?

Percayalah, tinggalkan semuanya dengan penuh perhitungan dan pulanglah. Kamu akan lebih penuh, lebih hidup dan lebih-lebih segalanya lagi. Kamu akan mendapatkan segala yang kamu butuhkah setelah kamu pulang.

5Kamu Adalah Doa

web.whatsapp.com

Kamu mendapati senyum mereka bukan? Senyum ayah ibu kamu. Itulah senyum bangga dan kasih sayang. Senyum yang berkata, “Kamu sungguh doa kami yang terkabul oleh Tuhan, Nak.”

Benar sekali, senyum itulah yang kamu cari saat kamu pulang. Senyum yang akan memenuhi segala kekosongan saat kegagalan dan kegelapan hati menggunung. Senyum yang akan menyempurnakan segala kehampaan capaian dan kesuksesan.

Itulah senyum kedua orang tua kamu. Senyum yang menjadikanmu sebagai doa yang tiap malam dipanjatkan dalam gelap dan sunyi. Kamu adalah doa, dan senyum itulah bukti bahwa doa itu sungguh terkabul.

Karena kamu anak pertama, jangan pernah menyerah!