Halo tweeps, kemarin kita sudah membahas tentang kelebihan dan kekurangan dari Analisis Fundamental. Nah sekarang kita belajar tentang Analisis Teknikal yah. Analisis teknikal adalah analisis yang didasari oleh asumsi yang kuat bahwa harga yang ada sudah merefleksikan semua informasi yang ada. Nah hari ini kita akan bahas kelebihan dan kekurangan analisis teknikal ya. Kira-kira apa ya?

Ada orang yang fanatik dengan suatu metode analisis saham. Seperti analisis teknikal saja atau analisis fundamental saja. Analisis tekhnikal murni percaya bahwa pasar adalah sangat kuat merefleksikan kondisi sebenarnya dan semua informasi akan direfleksikan dalam harga. Bahkan ada yang terlalu percaya analisis teknikal sehingga mengatakan tidak perlu belajar fundamental. Benarkah? Benarkah analisis teknikal begitu sakti sehingga Anda tidak perlu belajar analisis fundamental?

institutolamoneda.com
institutolamoneda.com

Analisis Teknikal juga mempunyai beberapa kelemahan lho. Kira-kira apa ya itu? Analisis teknikal punya kelemahan, karena sifatnya yang sangat subjektif. Maksudnya bagaimana? Analisis teknikal bersifat subjektif karena sebuah grafik yang sama bisa diartikan berbeda oleh 2 orang analis yang berbeda. Oleh karena itu jangan heran jika Anda Tanya hasil analisa sebuah saham terhadap si A dan si B hasilnya berbeda.

Antara analis yang satu dengan yang lain mempuyai prediksi yang berbeda dengan melihat harga yang sama. Keduanya dapat membuat garis support dan resistance yang logis untuk membenarkan posisi mereka masing-masing. Subyektifitas dalam analisis tekhnikal ini terlihat pada saat kita mempunyai keyakinan untuk naik.

rencanatrading.wordpress.com
rencanatrading.wordpress.com

Jika Anda ada posisi suatu saham, Anda cenderung mencoba mencari pembenaran yang mendukung persepsi Anda tersebut. Nah sebaliknya, indikator periode kecil cukup cepat memberi sinyal namun justru akurasinya lebih kecil. Nah bagaimana solusinya mengatasi keterbatasan indikator time frame panjang dan pendek tersebut? Solusinya: gunakan indikator yang mewakili periode pendek dan panjang sekaligus supaya bisa dapat sinyal cepat dan akurat. Contohnya adalah indikator Moving Average, Anda bisa pilih periode pendek dan panjang sekaligus.

Sekalipun Anda adalah daily trader, sebaiknya tetap cari konfirmasi dari time frame yang lebih besar. Kenapa? Tujuannya supaya bisa mendapat alert/sinyal yang lebih kuat dan tidak mudah fail. Nah itu tadi kelemahan dari analisis teknikal dan beberapa solusinya. Pilih strategi yang sesuai dengan karakter Anda.

 

*Kultwit Ellen May @PakarSaham 10/06/2012