Di berbagai belahan dunia tumbuh dan berkembang kepercayaan, mitos, dan legenda yang secara turun temurun dipercayai dan mendarah daging. M

eski sudah hidup pada tatanan masyarakat modern, kepercayaan tahayul ini tetap eksis bahkan berkembang dan merasuk ke dalam banyak segi kehidupan masyarakatnya.

Seperti mitos angka 13 yang dianggap sebagai angka pembawa sial dan masih dipercayai hingga saat ini.Seperti negara China yang tidak memiliki lantai ke-13 pada setiap gedung yang dibangun.

Alasannya, angka ini tidak membawa hoki dan justru membawa bencana. Di Barat, angka 13 juga dianggap angka sial dan membawa keburukan. Demikian pula di berbagai belahan dunia lainnya yang memiliki kepercayaan serupa.

Nah dari berbagai penelusuran didapatkan beberapa alasan kenapa angka 13 dianggap sebagai angka sial. Berikut beberapa penjelasannya

1Kode Hammurabi

wonderopolis.org

Salah satu mitos yang berkembang adalah berasal dari Legenda The Code of Hammurabi. Kode Hammurabi adalah sebuah kode kuni yang menjadi hukum di era Babilonia.

Hukum ini menjadi pranata yang dijalankan bagi masyarakat Babilonia yang memakai bahasa Mesopotamia waktu itu.

Nah apa kaitannya angka 13 dengan kode Hammurabi? Konon saat hukum ini ditulis, sang penulis lupa memberi angka 13 pada urutan ke-13 dari hukum tersebut.

Setelah itu dipandang angka 13 sebagai angka yang sial maka tak tercantum dalam susunan pranata sosial waktu itu.

2Angka Kematian

wonderopolis.org

Kali ini yang mempercayai jika angka 13 adalah angka sial adalah bangsa Ibrani Kuno. Menurut kepercayaan mereka, angka 13 dalam susunan alfabet dalam bahasa Ibrani adalah M.

Nah dalam kamus mereka huruf pertama dengan kata M adalah ‘Mavet’ yang bermakna kematian. Jadi angka 13 diidentikkan dengan simbol-simbol buruk yang dekat dengan kematian.

3Jumat 13

www.epictimes.com

Istilah yang umum didengar adalah Friday the 13th. Jika orang Barat mendengar istilah ini, maka yang ada dalam pikirannya adalah hari buruk yang harus dihindari.

Dipercaya Friday the 13th lahir karena kematian seorang komposer asal Italia Gioachino Rossini. Gioachino Rossini semasa hidupnya meyakini jika tanggal 13 yang jatuh pada hari Jumat adalah sesial-sialnya hari.

Ternyata tanpa diduga sang komposer meninggal di hari yang paling ditakutinya yakni Jumat, 13 November 1869.

Istilah Friday the 13th sendiri pernah difilmkan. Setelah film ini keluar, masyarakat semakin takut jika hari Jumat bertepatan dengan tanggal 13. Mereka memilih tinggal di rumah guna menghindari kesialan.

4Nama-Nama Penjahat

www.telegraph.co.uk

Entah siapa yang memulai mitos ini namun mitos ini dipercaya sebagian orang. Orang-orang yang terkenal dengan kejahatannya yang luar biasa ternyata memiliki jumlah huruf 13 dalam namanya.

Jadi kalau kamu memiliki nama dengan jumlah huruf 13, katanya ada asosiasi buruk degan para penjahat dunia kelas kakap.

Coba saja kamu hitung nama-nama penjahat dunia seperti Jack the Ripper, Charles Manson, Jeffrey Dahmer, Theodore Bundy, dan Albert De Salvo.

5Dewa Kaum Nordik

nothingbutcomics.net

Suka dengan film Avenger? ternyata salah satu kisahnya berasal dari kisah bangsa Nordik di Jerman Utara.

Mereka percaya dunia diatur oleh 12 dewa yang baik-baik. Salah satunya adalah Thor yang melindungi dunia dengan palunya yang besar.

Namun ada Dewa ke-13 yang sangat jahat yakni Loki Laufeyjarson. Loki dipercaya bukan sebagai dewa karena ia adalah keturunan raksasa. Ia memiliki kedekatan dengan Odin sehingga diangkat menjadi dewa.

Seperti dalam film, kerjaan Loki adalah mengacau dan merusak tatanan dunia. Maka dewa ke 13 ini digambarkan sebagai pembawa sial.

SHARE