Cukup banyak alasan yang mengemuka berkaitan dengan posisi istri untuk tetap berada di rumah tanpa harus ikut membantu suami bekerja. Boleh-boleh saja sebenarnya, seorang istri  berada di luar rumah, khususnya untuk bekerja. Namun tetap harus seizin suaminya.

Hanya saja, jika istri sudah memiliki jadwal rutin untuk beraktifitas di luar rumah, ada beberapa masalah yang muncul. Khususnya berkaitan dengan hak-hak suami yang  tidak dapat ditunaikan seorang istri karena lebih banyak berada di luar rumah.

Berikut ini beberapa alasan, kenapa seorang istri seharusnya mencukupkan diri untuk banyak menyelesaikan urusan domestik rumah tangganya.

1Hutang Justru Bertambah Banyak

klinik-umiyah.com

Hasil survei menyebutkan bahwa para istri mengaku hutang keluarga justru bertambah ketika mereka bekerja. Padahal niat awalnya untuk membantu suami mengurangi beban hutang yang ada sebelumnya.

Para istri merasa ketika dulu sebelum mereka bekerja, semua keinginan selalu bisa terpenuhi. Namun setelah ikut bekerja justru merasa selalu kurang. Tidak ada keinginan yang benar-benar tercukupi seperti dulu lagi.

2Keberkahan Rezeki Menjadi Hilang

dainusantara.com

Seorang istri yang ikut bekerja, berarti dia mengambil resiko untuk kehilangan keberkahan rezekinya. Mengapa demikian?

Saat belum bekerja, istri masih sempat membangunkan suami untuk sholat malam. Masih sempat membuatkan sarapan untuknya. Ketika suami pulang kerja, istri sudah cantik dengan dandanan rapi sehingga suami merasa hilang lelahnya.

Istri dapat membuat masakan terenak untuk suami. Masih sempat membacakan dongeng untuk anak-anak ketika hendak tidur. Dan masih “fresh” ketika suami mengajak bercinta. Namun semua itu bisa hilang, hanya karena istri berfokus pada pekerjaan barunya.

3Banyak Hal Hilang yang Tak Sebanding dengan Jumlah Gaji

ideastaxonomy.wordpress.com

Ketika bekerja, hampir bisa dipastikan hal-hal yang pokok menjadi tidak selesai. Sedangkan pekerjaan di tempat kerja pun tidak maksimal karena hati istri sedih kehilangan kesempatan mengurusi suami dan anak-anak.

4Berpeluang Maksiat yang Lebih Besar

elsunnah.wordpress.com

Ketika istri bekerja di luar rumah, maka banyak banyak hal yang bisa mendekati keharaman. Beberapa diantaranya seperti bebas mengobrol dengan yang bukan mahramnya tanpa ada kepentingan tertentu, berboncengan dengan yang bukan mahram dan bertatap muka secara langsung.

Padahal dalam Al Qur’an telah diatur sebagaimana arti penggalan ayat berikut ini,

“Katakanlah kepada laki-laki beriman; hendaklah mereka menahan pandangannya dan menjaga kemaluannya; yang demikian itu lebih baik bagi mereka.. katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman; hendaklah mereka menahan pandangannya dan menjaga kemaluannya..” (QS. 24: 30 – 31)

5Tabarruj atau Berdandan Berlebihan

webmuslimah.com

Umumnya para wanita yang bekerja di luar rumah menggunakan minyak wangi secara berlebihan. Tak jarang pula ada yang berdandan berlebihan sehingga bisa menarik hati siapa saja yang memandangnya.

Sebagian diantaranya juga memperlihatkan aurat kepada selain mahramnya. Tentu hal-hal tersebut bisa menyeret pada kasus perselingkuhan dan perzinaan. Padahal, setiap Muslim hendaknya menjaga auratnya masing-masing agar terhindar dari fitnah.