Bunda, tahu ASI Perah bukan? Kalau kamu baru saja menjadi ibu muda yang baru beberapa hari atau beberapa minggu lalu melahirkan, kamu mungkin belum mengerti secara detil tentang ASI Perah.

Nah, dalam artikel ini akan dibahas secara singkat dan jelas mengenai beberapa hal tentang ASI Perah, bagaimana ‘memerah’-nya, menyimpannya, hingga menggunakannya untuk si kecil.

1ASI Perah

ophiziadah.com

Produksi ASI pada perempuan yang baru saja melahirkan seringkali sangat berlebih meskipun dalam beberapa kasus juga mungkin terjadi seorang ibu yang tidak keluar ASI-nya.

Nah, saat produksi ASI berlebih ini, payudara bunda kadang akan terasa berat dan sakit, itu tandanya ASI harus segera dikeluarkan. Nah, padahal si buah hati sedang tidak meminta ASI, bagaimana dong?

Kamu bisa menjadikan ASI yang ngebet keluar itu dalam bentuk ASIP (ASI Perah). Tentu saja kamu harus menyimpannya dengan benar agar tidak rusak dan bayi tetap mau meminum ASI Perah yang telah disiapkan.

2Memerah ASI

harsindo.com

Pertama, letakkan ibu jari kira-kira 3 cm di atas puting, jari telunjuk dan jari tengah 3 cm di areola, menyerupai bentuk huruf C. dorong payudara ke arah dada tanpa merubah posisi jari.

Teruskan gerakan memijat ke depa di bagian bawah areola sehingga ASI dapat keluar. Gerakan ini dapat terus dilakukan hingga ASI yang keluar semakin berkurang.

Jangan meremas puting atau menarik puting karena hal ini dapat menyumbat saluran payudara dan melukai puting hingga lecet. Isi botol dengan Asi kira-kira ¾ penuh, tutup rapat dan beri label tanggal dan jam memerah ASI.

3Menyimpan ASI

forum.kompas.com

Gunakan botol yang tahan panas dan sebaiknya kapasitasnya disesuaikan dengan porsi ASI sekali minum bayi, sekitar 125 ml. ASI Perah yang kamu rencanakan untuk diberikan pada bayi dalam 6 jam setelah memerah tidak perlu disimpan dalam kulkas.

Kamu perlu menyimpan ASI Perah dalam kulkas jika dirasa ASI akan diberikan setelah 24 jam setelah memerah. Simpan dalam kulkas dengan suhu 4 ⁰C. Dalam suhu ini ASI tidak akan membeku.

yeppocare.wordpress.com
yeppocare.wordpress.com

Jika ASI Perah akan digunakan dalam waktu 1 minggu, bekukan dalam freezer dengan suhu -18 ⁰C. Sebelum dimasukkan ke dalam freezer, terlebih dahulu ASI ditempatkan di kulkas (suhu 4 ⁰C) selama 30 menit.

Nah, bagaimana jika tidak memiliki kulkas? Kamu bisa menggunakan termos, tas atau kotak pendingin (cool box) berisi es batu (suhu 15 ⁰C), dalam kondisi suhu ini ASI dapat bertahan dan tidak rusak selama 24 jam.

4Menggunakan ASI Perah

majkastore.com

Ambil ASIP dengan label tanggal yang paling awal masuk kulkas. Hangatkan ASI dalam botol dengan memasukkan botol pada wadah berisi air hangat sekitar 15 menit lalu kocok perlahan.

Sedangkan untuk menggunakan ASI beku dari freezer, cairkan dulu dengan menyimpannya di dalam kulkas selama 24 jam. Jika kamu harus menggunakannya dengan cepat cairkan dengan cara mengaliri air pada botol beku.

Jangan pernah memanaskan ASIP dengan merebusnya atau menaruhnya dalam microwave. Cukup direndam dalam air hangat, kini ASI Perah telah siap untuk diberikan pada buah hati.

5Bayi Menolak ASI Perah?

perlengkapanbayimurah.co

Tidak menutup kemungkinan bayi menolak meminum ASIP, hal ini dapat disebabkan oleh dua hal, yaitu perbedaan rasa dan teknik pemberian ASIP yang kurang tepat.

Rasa ASI dapat berubah bergantung makanan yang dimakan oleh bunda. Nah, ketika bayi merasakan ASIP, bayi dapat merasakan perbedaan rasa ASI ini. Hal inilah yang membuat bayi menolak ASIP.

Mungkin saja bayi menolak meminum ASIP dari botol, bunda bisa mencoba dengan menggunakan media lain seperti sendok. Jika menggunakan sendok, lakukan dengan sangat berhati-hati agar bayi tidak tersedak.

Bunda juga bisa menggunakan cup feeder, soft feeder, spuit feeder, atau bahkan menggunakan pipet. Jika si kecil tidak juga doyan dan terus menangis, bunda harus sabar dan ‘mengalah’ untuk memberikan ASI secara langsung.