Selalu mengkritik pekerjaan, marah-marah setiap hari karena bawahan telat deadline, apakah atasanmu seperti itu?

Mempunyai atasan yang menyebalkan tentu tidak pernah menjadi hal yang ‘disemogakan’. Namun, jika hal ini memang benar-benar terjadi, pasti kehidupan pekerjaan kita akan menjadi tidak nyaman.

Masuk ke ruang kerja atasan menjadi momok yang menakutkan, serasa masuk dengan sengaja ke kandang singa.

Lantas pada akhirnya, mereka yang tidak berhasil melewati ini semua, akan buru-buru mengajukan surat pengunduran diri dengan berbagai macam alasan agar terbebas dari jeratan si bos.

Eits, jangan berpikir praktis dulu Guys. Sebelum kalian mengikuti jejak mereka, coba intip terlebih dahulu keuntungan-keuntungan yang bisa kalian dapatkan jika kalian mau dan mampu bertahan ditempa tantangan pekerjaan satu ini.

1Menjadi Contoh

jobstreet.co.id

Yang pertama, pengalaman kalian satu ini, yaitu mempunyai atasan yang menyebalkan, saya katakan akan menjadi contoh. Eits, bukan sifat atasan yang dicontoh ya.

Akan tetapi, dengan kita pernah mengalami ini dan merasakan bagaimana rasanya menjadi bawahan dari seorang bos yang menyebalkan, ketika kita nanti menduduki posisi senior, akan terpatri di benak kita untuk tidak menjadi sosok bos yang demikian.

2Melatih Kesabaran

qerja.com

Hayo, sudah berapa kali kalian menggigit bibir menahan amarah yang kian memuncak ketika menghadapi kritikan sang bos yang pedasnya tak tanggung-tanggung? Memang sih, jika mempunyai atasan yang super duper galak seringkali membuat kita geram sendiri.

Guys, percayalah, jika kita sanggup berusaha tenang dan sabar, pasti akan menjadikan semuanya sebagai pelajaran bukan? Alhasil pekerjaan kita akan menjadi lebih dan lebih baik lagi, dan plusnya, kita akan menjadi pribadi yang tahan banting.

Eits, satu lagi, inilah salah satu cara agar atasan mempromosikan kita untuk jabatan yang lebih tinggi!

3Membuat Lebih Teliti

mandansetengah.blogspot.com

Yup, kita tahu, pengalaman adalah guru yang terbaik, apalagi pengalaman buruk. Segala kritikan yang diberikan atasanmu pasti akan kamu jadikan pelajaran agar tidak pernah sesekalipun mengulangi kesalahan yang sama.

Sebelum menyerahkannya ke bos, agar tidak kena omelan lebih lama pasti kita akan selalu mengupayakan yang tebaik Guys. Kita akan menjadi lebih teliti di setiap detil pekerjaan kita, terlebih lagi pada hal-hal yang sering dikritik si bos. Betul tidak?

4Melatih Kemampuan Komunikasi

hipwee.com

Ketika berhadapan dengan atasan, mau tidak mau kita harus lebih berhati-hati dengan setiap rangkaian kata yang akan kita lontarkan kepadanya. Yup, pemilihan kata memang penting, kan Guys?

Nah oleh karena itu, selain kita akan menjadi lebih teliti, kita juga akan menjadi lebih cermat tentang cara kita mengemas dan menyampaikan informasi.

Dan did you know? Keahlian satu ini, bisa kalian terapkan ketika berinteraksi dengan klien atau orang-orang terdekat di kehidupan kita.

5Membangun Keakraban Tim

mi-comm.com

Menghadapi atasan yang seperti itu, tentu kalian bukan yang satu-satunya. Dengan adanya kesamaan ‘nasib’ inilah akan membentuk semacam simpati antara kamu dengan pekerja lain dan membentuk kedekatan.

Guys, untuk mengambil keputusan apapun tentang resign atau tidak ketika atasan kita begitu menyebalkan, seharusnya kita bisa berpikir lebih jauh tentang tujuan kita dalam hidup, sejauh mana kita akan bertahan untuk karier yang sedang kita jalani?

Atau seberapa penting kesuksesan karier bagi kita? Mungkin kita merasa apa yang kita lakukan saat ini akan terbayar suatu saat nanti dan mungkin juga situasi kita saat ini akan menjadi katalis bagi diri kita sendiri untuk mencoba sesuatu yang baru dan lebih baik.

Jadi, sekarang, apa keputusanmu? Semoga bermanfaat!