Olahraga yang banyak digemari di Indonesia selain sepak bola adalah bulu tangkis atau badminton. Tidak jarang bulu tangkis menjadi salah satu olahraga yang dimainkan kala memiliki waktu senggang.

Hanya perlu bermodalkan raket dan shuttlecock saja, kamu sudah bisa memainkan bulu tangkis di mana saja dengan siapa saja. Meski tanpa keterampilan, olahraga ini tetap asik dan dapat menyehatkan badanmu.

Meski begitu, kamu tetap perlu berhati-hati dalam mengayunkan tangan dan melangkahkan kaki untuk menyambar shuttlecock yang menuju ke arahmu. Jangan sampai kamu mengalami cedera.

Untuk menjadi olahraga yang sangat terkenal, sudah pasti ada orang yang berperan mengenalkan dan menjadi panutan bagi masyarakat Indonesia. Siapa lagi kalau bukan atlet-atlet berprestasi yang selalu menginspirasi.

Di masa lalu, beberapa atlet bulu tangkis kenamaan Indonesia mampu mengangkat nama besar bangsa dan negara dengan prestasinya yang sungguh gemilang. Bermain di ajang internasional dan menjadi juara bertahan tanpa terkalahkan.

Beberapa nama atlet yang pernah mengharumkan nama Indonesia tersebut seperti yang tertulis di bawah ini.

1Rudy Hartono

www.theguardian.com

Pemain bulu tangkis senior yang dimiliki Indonesia adalah Rudy Hartono. Seorang atlet yang begitu disegani dan menjadi salah satu pelopor bulu tangkis dikenal oleh dunia. Legenda ini disebut-sebut sebagai atlet bulu tangkis terhebat dan terbaik sepanjang masa.

Namanya mulai mengharumkan Indonesia ketika tahun 1968 ia menjadi juara pada ajang All England. Rudy Hartono adalah nama yang mampu menjadi satu-satunya pemegang rekor juara sebanyak tujuh kali pada kejuaraan ini, dari tahun 1968 hingga 1974.

Di ajang lain, yakni pada kejuaraan Thomas Cup, Rudy Hartono tercatat telah menjadi juara sebanyak enam kali berturut-turut, mulai tahun 1970 hingga 1982. Kelincahan dan kecepatannya yang dimilikinya tidak mampu ditandingi oleh atlet manampun kala itu.

Tahun 1997, Rudy Hartono dinobatkan masuk ke dalam Badminton Hall of Fame sebagai bentuk penghormatan untuk kemampuan bermainnya yang amat luar biasa.

2Liem Swie King

www.pbdjarum.org

Liem Swie King, sang Raja yang muncul menjadi lawan tanding dari Rudy Hartono ini mendapat julukan sebagai “King”. Julukan itu didapatnya karena selama 33 bulan lamanya ia menjadi pemain bulu tangkis yang tak pernah terkalahkan.

Pukulan smash-nya yang begitu kuat pun menambah julukannya menjadi “King Smash”. Sebanyak tiga kali seorang Liem Swie King menjadi juara All England, kemudian pada ajang Sea Games ia menjadi juara sebanyak empat kali.

Selain itu, medali emas Asian Games pun pernah diraihnya saat pertandingan diselenggarakan di Bangkok tahun 1978. Dalam enam kali pertandingan di Thomas Cup, Liem pernah menghantarkan Indonesia sebagai juara sebanyak tiga kali.

Selain dikenal sebagai pemain dalam sektor single, ternyata Liem juga memiliki kemampuan untuk bermain dalam sektor ganda. Di tahun 2004, dirinya dinobatkan masuk ke dalam Badminton Hall of Fame.

3Christian Hadinata

simomot.com

Sektor ganda Indonesia pun memiliki nama Christian Hadinata sebagai legenda di cabang olahraga bulu tangkis. Pencapaian Christian Hadinata pun dibuktikan saat dirinya mampu menjuarai Asian Games sebanyak dua kali.

Di kejuaraan All England pun ia mampu menduduki peringkat pertama sebanyak empat kali. Selain itu, Christian Hadinata telah mendapat gelar sebanyak tiga kali dalam ajang kejuaraan dunia.

Prestasi yang diraihnya itu didapat saat dirinya berpasangan dengan berbagai partner dalam ganda putra maupun ganda campuran. Selama mengikuti pertandingan Thomas Cup sebanyak enam kali pun dirinya selalu memenangkan pertandingan.

Saat ini, dirinya telah pensiun menjadi seorang pemain, akan tetapi karirnya di bidang bulu tangkis terus berjalan. Kini Christian Hadinata lebih banyak menghabiskan waktunya menjadi pelatih bulu tangkis yang handal.

Di tahun 2002, dirinya pun dinobatkan masuk ke Badminton Hall of Fame bersamaan dengan penyerahan piala Thomas kepada tim Indonesia.

4Rexy Mainaky – Ricky Soebagja

www.allenglandbadminton.com

Ganda putra Indonesia yang terdiri dari Rexy Mainaky dan Ricky Soebagja merupakan pasangan terbaik dalam sejarah bulu tangkis Indonesia. Reflek dan kecepatan pukulan mereka adalah senjata utama untuk menjadi juara.

Sepuluh tahun lamanya pasangan ganda putra ini menjadi Raja dalam berbagai pertandingan. Semua kejuaraan bulu tangkis telah mereka jajal dan juarai. Total juara yang pernah disabet keduanya bahkan lebih dari 30 kali.

Sama seperti atlet lain yang memiliki prestasi mengagumkan, pasangan Rexy Mainaky dan Ricky Soebagja pun masuk ke dalam Badminton Hall of Fame tahun 2009 yang lalu.

5Susi Susanti

www.youtube.com

Nama yang tak asing lagi para badminton mania. Susi Susanti, atlet bulu tangkis wanita kebanggaan tanah air ini memiliki gerak tubuh yang lincah dan cekatan. Dalam teknik bermainnya pun tak perlu diragukan lagi.

Pukulannya mampu menandingi lawan-lawannya yang berasal dari seluruh dunia. Beberapa kejuaraan yang pernah menjadikannya juara adalah Sudirman Cup, Uber Cup serta dua kali meraih medali emas olimpiade di Barcelona.

Bersama kekasihnya, Alan Budikusuma yang kini telah menjadi suaminya, Susi Susanti dijuluki sebagai “Gold Bride” atau Pasangan Emas Indonesia. Kini mereka berdua mendirikan ASTEC, yakni perusahaan pembuat raket badminton.

6Taufik Hidayat

poskotanews.com

Si tangan ajaib atau Taufik Hidayat adalah atlet yang begitu diidam-idamkan oleh banyak wanita. Parasnya yang rupawan dengan sikapnya yang “cool” itu membuat daya tarik tersendiri baginya.

Musuh bebuyutan Lin Dan ini banyak sekali menorehkan prestasi di berbagai ajang kejuaraan Asia bahkan Dunia. Pernah meraih medali emas olimpiade 2004 di Athena, mendapat gelar juara sebanyak tiga kali di kejuaraan Asia.

Selain itu, dalam Asian Games dirinya pun pernah tiga kali mengharumkan nama Indonesia, serta dua kali memenangkan pertandingan dalam ajang Thomas Cup. Pukulannya yang matang dan terukur menjadi momok tersendiri bagi lawan tandingnya di lapangan.

Selain itu, pada tahun 2006, Taufik Hidayat memecahkan rekor jumping smash tercepat hingga mencapai 305 km/jam. Keren kan?