Kamu mungkin mengira masakan Sumatera yang paling terkenal seantero negeri hanyalah masakan Padang saja. Namun, sebenarnya banyak masakan asli Sumatera lainnya yang tidak kalah populer, salah satunya adalah ayam pop.

Apa sih ayam pop? Ayam populer? Dari namanya sih memang seperti itu, ada embel-embel kata populer yang akan membuat kita mengira masakan ini adalah ‘masakan impor’ seperti fried chicken, burger, pizza, dan lain lain.

Namun sebenarnya tidak lho, ayam pop adalah masakan asli Indonesia, asli Sumatera. Tidak percaya? Berikut ulasan tentang segala hal yang berhubungan dengan ayam pop.

1Kota Bukittinggi

kulinerbangsakoe.blogspot.com

Jangan kira hanya Padang yang paling terkenal di Sumatera Barat, kota Bukittinggi juga tidak kalah megah dengan sejarahnya yang panjang dan penuh kegemilangan dalam membangun republik ini.

raun2nomaden.wordpress.com
raun2nomaden.wordpress.com

Lebih dari itu, dari Bukittinggi lah masakan ayap pop yang populer berasal. Bukittinggi adalah ibu kota Indonesia, setidaknya pada masa Pemerintahan Darutat Republik Indonesia, Desember 1948 hingga Juli 1949.

Inilah kota kelahiran proklamator Indonesia yang cerdas, Mohammad Hatta. Di Bukittinggi pula terdapat Benteng Fort de Kock yang menjadi pusat militer penjajah saat meletus Perang Paderi.

2Rumah Makan Family

daytripswashbuckler.wordpress.com

Nah, muasal masakan ayam pop ini adalah Rumah Makan Family milih Buyung M Rizal. Dalam beberapa catatan tentang ayam pop disebutkan bahwa Buyung merintis penjualan masakan ini sejah tahun 1963.

Rumah Makan Family yang dirintis oleh Buyung M Rizal ini berada di Jalan Benteng Indah dekat benteng Fort de Kock, atau lebih tepatnya lagi berada di depan benteng Fort de Kock.

Kaalau kamu pernah makan di Rumah Makan Family di Pondok Indah, Jakarta, kamu tentu tidak akan mengira bukan kalau ayam pop ternyata berasal dari Bukittinggi?

Rumah makan Family yang berada di Pondok Indah memang merupakan cabang asli dan resmi Rumah Makan Family di Bukittinggi. Rumah Makan Family di Pondok indah in dikelolah oleh istri Fredich Yunadi.

Fredich bahkan mengatakan secara blak-blakan bahwa bahan-bahan yang digunakan untuk memasak ayam didatangkan langsung dari Bukittinggi untuk mempertahankan rasanya yang khas Bukittinggi.

3Ayam Pop

silvinamar.wordpress.com

Sebenarnya seperti apa sih ayam pop itu? Kalau kamu tidak tinggal di Jakarta atau di Sumatera Barat, kamu mungkin tidak akan terlalu mengenal masakan ayam yang satu ini. Atau kamu bahkan tidak pernah mencicipi hidangan asli Bukittinggi ini.

Menurut testimoni banyak penikmat ayam pop, rasanya gurih dan bikin ketagihan. Rasa gurih dalam ayam ini muncul karena daging ayam kampung direbus menggunakan air santan.

sayangi.com
sayangi.com

Cara memasak seperti ini sebenarnya lazim juga digunakan oleh orang Jawa dan lebih dikenal dengan istilah cara memasak metode ungkep. Citarasa dari olahan ungkep yang sempurna dengan kuah kental yang meresap ke dalam daging.

Nah, bedanya ayam pop dengan ayam ungkep khas Jawa adalah ayam pop lebih gurih lagi karena digoreng. Jadi, setelah daging ayam direbus sampai matang, kemudian daging ditiriskan dan digoreng.

Ayam tidak digoreng hingga garing, umumnya ayam pop hanya digoreng sebentar dalam minyak panas. Sehingga tidak akan terlalu kentara bedanya antara ayam pop tersebut sudah digoreng atau belum.

gastronomy-aficionado.com
gastronomy-aficionado.com

Setelah selesai digoreng, ayam umumnya disajikan bersama beberapa pelengkap seperti daun singkong, kacang panjang dan tentunya sambal. Sambal yang berwarna oranye merah ‘menyala’.

Rasa sambal nya tidak terlalu pedas namun akan muncul sensasi agak asam khas Bukittinggi. Bagaimana? Kamu tertarik untuk mencobanya langsung ke Bukittinggi? Jangan salah mampir dan pastikan tepat di Rumah Makan Family Bukittinggi.