Ibadah haji adalah ibadah umat Islam yang merupakan rukun Islam nomor lima, berhukum wajib bagi mereka yang mampu melaksanakannya.

Maksud dari mampu di sini adalah, mampu secara finansial dan tentunya sehat jasmani. Namun hendaknya memang semua umat Islam meniatkan untuk dapat menjalankan ibadah haji.

Karena dimulai dari niat serius dan kuat, kemudian manusia akan menjadi semangat dalam berusaha dan memohon kepada Allah untuk dapat mewujudkannya.

Karena sesungguhnya seseorang yang dapat menjalankan ibadah haji adalah mereka yang benar-benar mendapatkan panggilan dari Allah.

Nah, inilah beberapa hal yang menunjukkan betapa ibadah yang merupakan rukun Islam ke lima ini begitu dahsyat bagi mereka yang berhasil menjalankannya.

Bacalah! Dan semoga niatmu untuk bisa segera ke Tanah Suci akan segera terwujud.

1Memandang Kemegahan Ka’bah yang Bersahaja Akan Melelehkan Air Matamu

youtube.com

Tahukah kamu bahwa sejarah Ka’bah itu sangatlah panjang?

Dalam QS Ali Imran ayat 96 disebutkan, “Sesungguhnya rumah yang pertama dibangun di muka bumi ini adalah di Mekkah”.

Maksud dari ayat tersebut sudah jelas, bangunan tua yang ada di Mekkah hanyalah satu, yaitu Ka’bah, atau Baitullah.

Banyak riwayat shahih yang menyebutkan bahwa sesungguhnya Ka’bah ini konon bukan buatan manusia, bahkan sudah ada sejak Nabi Adam AS diturunkan ke bumi.

Kemudian Nabi Adam AS beserta anak cucunya, sampai Nabi Ibrahim AS, dan akhirnya sampai masa sekarang, terus merawat Ka’bah dengan baik.

Bahwa bukan Nabi Ibrahim AS yang membangun Ka’bah dikuatkan dalam surat Al-Baqarah ayat 127, “Dan ingatlah ketika Nabi Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail, seraya berkata:

‘Ya Tuhan kami terimalah daripada kami amalan kami, sesungguhnya Engkaulah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Luar biasa! Bagaimana air matamu tak meleleh saat kemudian kamu bisa menatap bangunan yang menjadi kiblat umat Muslim seluruh dunia ini secara langsung?

2Suara Talbiyah yang Terdengar di Setiap Tempat

www.bajuumroh.com

Salah satu yang selalu menggetarkan jiwa umat Muslim adalah saat disebut nama Rabbnya Yang Agung, Allah SWT.

Kalimat talbiyah yang selalu disanjungkan oleh umat Muslim kepada Allah agar Allah ridho memanggil mereka ke Tanah Suci akan terus terdengar dengan penuh kusyu’ di Tanah Suci.

Walau lelah, cuaca yang sangat panas, dan harus berjalan jauh sekalipun, kamu tak akan pernah merasakan yang namanya sedih ataupun gelisah.

Salah satunya karena lantunan kalimat talbiyah yang begitu syahdu, yang dapat kamu dengar dengan begitu seringnya di setiap tempat di Tanah Suci.

3Suasana Penuh Haru dan Kusyu’ di Padang Arafah

www.wartabuana.com

Sesungguhnya puncak dari ibadah haji, dimana seseorang dianggap telah menunaikan haji adalah saat orang tersebut telah menjalankan wukuf di Padang Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah.

Pada hari itu manusia diperlihatkan semua salah dan dosanya, tak ada suasana yang lebih kusyu’ dan syahdu di dunia ini selain di tempat tersebut.

Padang Arafah merupakan padang tandus yang panas, mengingatkan kita pada Padang Masyhar di akhirat kelak, tempat Allah akan menghisab segala amalan kita di dunia ini.

Bagaimana kamu tak akan melebur dalam semua taubatmu pada hari itu? Hatimu akan tuntuh dan sungguh amat terlihat bahwa manusia itu sangat kecil di hadapan Allah. Tak ada apa-apanya.

4Saat Akan Tawaf Wada’ (Perpisahan), Relakah Kamu Pulang ke Tanah Air?

www.makintau.com

Setelah hampir 40 hari di Tanah Suci, dengan 5 hari nya saat menjalankan wajib haji, serasa kamu sudah amat dekat dengan Tanah kelahiran Nabi Muhammad SAW tersebut.

Kota Mekkah tempat dimana kita akan menjalankan semua rangkaian haji, kemudian kota Madinah dimana Rasulullaah Muhammad SAW hidup dan berdakwah, semua terasa amat dekat di hati.

Saat kamu telah menjalankan tawaf wada’ (perpisahan) sebelum kembali ke Tanah Air, kamu akan dibanjiri air mata yang tak akan kunjung berhenti.

Bagaimana kamu bisa rela melepas segala macam kedahsyatan yang kamu dapatkan di sana? Dimana suasana yang Islami begitu membuatmu dekat sekali dengan Allah?

Semoga di lain kesempatan, bagi yang belum pernah segera dimudahkan Allah untuk dapat mengunjungi Tanah Suci dan berhaji dengan ikhlas.

Dan yang sudah, semoga Allah mudahkan untuk dapat ke sana lagi suatu hari nanti. Aamiin.