Sekarang ini, tak bisa dipungkiri bahwa animo dan minat masyarakat Indonesia untuk berwirausaha dengan membuka lapangan pekerjaan semakin besar.

Selain dudukung oleh meningkatnya jumlah kebutuhan hidup tiap personal, juga karena semakin menipisnya lapangan pekerjaan di Indonesia tercinta kita ini.

Selain itu, masalahnya juga pada upah atau gaji yang dianggap tidak relevan dengan hasil kerja dari para karyawan atau pegawainya, sehingga banyak yang memilih keluar kemudian membangun usaha sendiri.

Menjadi seorang wirausaha memang dibutuhkan keberanian dan tekad, siap rugi dan siap untung. Siap mengelola keuangan dan pekerjanya sendiri.

Enaknya memang dengan menjadi wirausaha, kita bisa bekerja sesuai dengan keinginan karena tak perlu terikat dengan pekerjaan, sebab kita lah bosnya.

Nah, membicarakan tentang wirausaha, ada satu macam usaha yang saat ini tengah menjamur dan memiliki banyak minat di masyarakat, yaitu usaha konveksi.

Usaha konveksi kian menjamur karena kebutuhan masyarakat yang tinggi terhadap kebutuhan sandang dan fashion yang semakin meningkat.

Untuk itu banyak pengusaha konveksi yang berusaha meningkatkan kualitas usaha dan produknya dalam rangka persaingan pasar mendapatkan konsumen atau pelanggan.

Namun sebagai baik produsen maupun konsumen, mau lebih mengutamakan pada desain, kualitas jahitan, atau apapun itu, tak bisa dipungkiri bahwa kualitas bahan perlu menjadi patokan utama.

Bahan pakaian, baik jaket, kemeja, seragam, kaos, dan sebagainya jika buruk maka akan menimbulkan ketidaknyamanan pada pemakainya juga.

Salah satu bahan yang sering dijadikan bahan dasar dari produk konveksi adalah bahan cotton combed, ada tipe gramasi 20s, dan 30s yang lebih tipis dari 20s.

Kelebihan bahan ini adalah walau tebal namun tidak panas, tidak mudah luntur warnanya, mudah disablon, serta menyerap keringat dengan baik.

Sedang kekurangannya adalah lebih mahal dan pilihan warnanya yang kadang kurang.

Dengan memperhatikan kelebihan dan kekurangannya, semoga para konsumen maupun produsen lebih selektif dalam memilih bahan yang baik.