Kaca merupakan benda yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Dari segi fisika kaca merupakan zat cair yang sangat dingin.

Sedangkan dari segi kimia, kaca merupakan gabungan dari berbagai oksida anorganik yang tidak mudah menguap, yang dihasilkan dari dekomposisi berbagai penyusun lainnya.

Tidak banyak yang mengetahui tentang bahan-bahan pembuat kaca itu sendiri. Berikut beberapa bahan dasar kaca.

Dalam pembuatan kaca memerlukan pasir, pasir yang digunakan haruslah kuarsa yang hampir murni.

Maka dari itu biasanya lokasi pabrik kaca ditentukanoleh lokasi endapan pasir. Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Seperti untuk barang pecah belah kandungan besinya tidak boleh lebih dari 0,45 persen, untuk kaca optik sebesar 0,05 persen, karena kandungan besi ini bersifat merusak warna kaca pada umumnya.

Selanjutnya ada feldspar. Rumus umum dari feldspar adalah R2O.AI2O3.6SiO2, dimana R2O dapat berupa Na2O atau K2O atau campuran keduanya.

Sebagai sumber dari AI2O3,  feldspar mempunyai banyak keunggulan dibanding produk lain karena murah, murni, dan dapat dilebur.

Feldspar juga merupakan sumber Na2O atau K2O dan SiO2. Kandungan aluminanya dapat menurunkan titik cair kaca serta memperlambat terjadinya devitrifikasi.

Ada borax atau natrium tetra borate adalah bahan campuran yang menambahkan Na2O dan boron oksida pada kaca.

Meskipun tidak sering dipakai dalam kaca jendela atau kaca lembaran, natrium tetraborate sekarang banyak diguakan di dalam berbagai jenis kaca pengemas.

Selain itu, kaca ia juga biasanya digunakan untuk kaca optik.

Bahan yang lainnya adalah kerak garam atau salt cake. Bahan ini sudah lama digunakan sebagai campuran tambahan ada pembuatan kaca dan beberapa sulfat lain seperti ammonium sulfat dan barium sulfat.

Kerak garam dapat membersihkan buih yang mengganggu pada tanur tangki.

Kulet merupakan kacahancuran yang dikumpulkan dari berbagai macam barang yang rusak, pecahan beling dan berbagai kaca limbah.

Ada blok refraktori, bahan ini dikembangkan khusus untuk industri kaca. Ia berhubungan dengan kondisi yang hebat yang harus dialami dalam penggunaannya.

Bahan-bahan  yang digunakan untuk refraktor pada tangki kaca antara lain zirkon, alumima, mulit, dll.

Sudah tahu kan bahan-bahan pembuat kaca? Semoga dapat menambah pengetahuan kita.

SHARE