Internet kini sudah menjadi sebuah perpustakaan raksasa yang menyediakan seluruh informasi yang diinginkan oleh para penggunanya. Maka wajar jika banyak yang beranggapan bahwa internet merupakan sumber pengetahuan.

Walau demikian, internet ternyata tidak hanya menyediakan informasi yang sifatnya positif saja. Banyak hal yang bersifat negatif juga dapat dengan mudah kita akses tanpa ada batasan. Bahkan tidak jarang dalam suatu media informasi tercampur aduk antara yang positif dengan yang negatif.

Situs pornografi contohnya. Media informasi yang satu ini benar-benar membahayakan siapa saja yang membukanya. Bahkan untuk anak-anak di bawah umur pun dapat dengan mudah mengunjunginya hanya dengan sekali klik.

Ditambah lagi tumbuhnya layanan situs pornografi ini bak jamur yang tumbuh di musim penghujan. Pemblokiran situs-situs pornografi yang pernah dilakukan oleh pemerintah beberapa waktu lalu seakan tidak ada efeknya.

Di sisi lain, pengawasan orang tua hingga saat ini masih begitu rapuh. Mungkin karena sebagian besar dari mereka merasa gagap teknologi dan juga merasa bahwa anak mereka baik-baik saja walaupun sering berinteraksi dengan internet.

Dr. Rita Damayanti, S.Psi, MSPH, seorang dokter yang juga berprofesi sebagai dosen di Fakultas Kesehatan Masyarakat UI mengatakan bahwa setidaknya ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh orang tua kepada anaknya yang ketahuan pernah menonton video porno. Berikut ulasannya.

1Jangan Dimarahi

livescience.com

Apa yang kamu lakukan jika kedapatan anakmu menonton video porno? Biasanya akan muncul reaksi marah, jengkel, dan emosi negatif lainnya. Maka Rita justru menyarankan untuk perlahan mendekatinya.

Teguran atau sindiran pelan seperti, “Lagi nonton apa sih?” sudah bisa membuatnya merasa bersalah. Justru jika kamu langsung memarahinya, dia akan melakukan tindakan defensif dan menyerang balik.

Setelah membuat teguran pelan, berbicaralah dari hati ke hati mengenai apa yang baru saja ditontonnya dan kerugian bila terus menyaksikannya.

2Batasi Akses

desainrumahkeren.com

Untuk saat ini, akses informasi terbuka begitu luas. Segala lapisan umur bisa saja mengakses informasi sesuai keinginan mereka. Di sisi lain, orang tua masih saja kesulitan jika ingin mengetahui segala informasi yang diakses anaknya.

Untuk itu, Rita memberi saran kepada para orang tua untuk membatasi akses pada gadget. Salah satunya dengan meletakkan komputer di ruang tengah agar dapat dilihat oleh seluruh anggota keluarga. Cara ini akan membuat anak sungkan jika ingin mengakses informasi berbau pornografi.

3Maksimalkan Pengawasan

madiunpos.com

Pengawasan di rumah maupun di sekolah perlu untuk ditingkatkan. Kerjasama harus dijalin antara orang tua dan guru. Hal ini untuk mencegah para pelajar melakukan hal-hal yang tidak sepantasnya.

4Gunakan Software

pusatkomputerindo.blogspot.com

Software seperti Anti PORN terbukti cukup ampuh dalam menangani situs-situs dan segala hal yang berbau pornografi. Segera saja gunakan software yang dapat dimanfaatkan untuk pemblokiran situs-situs yang tidak diinginkan ya.