autosport.com

Dunia Balap Selamanya Mengenang 3 Pembalap dalam Tragedi Kecelakaan Terbesar Balapan Mobil

Posted on

Bukan sekedar olahraga, perlombaan ini adalah adu mesin tercepat di darat dengan resiko kecelakaan yang tinggi, bahkan nyawa jadi taruhannya.

Begitu menegangkannya olahraga otomotif yang satu ini, membuat jutaan penonton selalu antusias menyaksikan aksi-aksi para pembalap di jalanan.

Para pengendara balapan roda empat tidak gentar walau resiko besar di depan mata. Selain karena balap mobil jadi hobinya, popularitas, prestis dan pundi-pundi dolar adalah alasan dibalik ramainya olahraga ini.

Dibanding dengan saudaranya dibalapan motor, balap mobil punya lebih banyak keunggulan meski penggemarnya sama-sama banyak. Yang pertama balap mobil yang diwakili F1, lebih cepat ketimbang balap motor.

Yang kedua teknologi mobil dan mesin lebih mahal ketimbang balap motor. Yang terakhir penggemar balap mobil dari kalangan ekonomi kelas atas lebih banyak ketimbang balap motor, sehingga pengaruh pada penghasilan.

Pembalap terbaik Indonesia saat ini Rio Haryanto untuk bisa memasuki ajang tertinggi balap mobil, harus menyetor uang sejumlah 400 milyar untuk memasuki sirkuit F1. Menunjukkan betapa prestisnya balap mobil.

Tahun demi tahun standar keamanan balap mobil selalu ditingkatkan, berharap dapat meminimalisir kecelakaan maut.

Namun tetap saja kecelakaan maut tetap terjadi walaupun standar keamanan sudah yang paling maksimal. Teranyar dunia balap berduka dengan meninggalnya pembalap F1 Jules Bianchi akibat kecelakaan di Suzuka Jepang.

Padahal kita tahu F1 adalah kompetisi balap mobil yang paling mempunyai standar keamanan terbaik dan terketat. Tetapi, siapa yang bisa menjamin 100 % aman untuk balapan dengan kecepatan lebih dari 300 km/jam?

Sejarah telah mencatat begitu banyak pembalap yang telah meregang nyawa dalam balap mobil. Dari kesemuanya inilah tragedi kecelakaan maut yang paling mengerikan dan diingat oleh pecinta balap mobil.

Pierre Levegh dan 83 Penonton di Sirkuit Le Mans

autosport.com
autosport.com

11 Juni 1955, perlombaan France’s Automobile Club de L’Ouest. Sebuah ajang balap mobil yang paling populer di Eropa saat itu. Menjadi tragedi paling mengerikan sepanjang sejarah balapan mobil.

2 jam balapan berlangsung, Pierre Levegh tengah memimpin perlombaan, namun tak berlangsung lama Lance Macklin pesaing utamanya melakukan manuver dan memotong jalur Levegh.

Mercedes yang dikendarai Levegh dengan kecepatan 240 km/jam tak kuasa bertahan dan terbalik seketika. Dahsyatnya kecelakaan tak dapat dilukiskan kata-kata.

en.espnf1.com
en.espnf1.com

Naasnya lagi, setelah mobil terbalik dan menabarak tepi sirkuit, mobil tak terkendali dan terbang menimpa kerumunan penonton.

Pierre Levegh meninggal seketika bersama 83 penonton yang ikut menjadi korban. Sebuah tragedi yang tak akan pernah bisa dilupakan dunia balap. Dari sinilah titik balik dan revolusi besar terhadap standar keamanan balapan.

Ayrton Senna, Pembalap F1 Paling Dikenang

autosport.com
autosport.com

Jajak pendapat yang dilakukan kepada seluruh pembalap dan kru F1 pada tahun 2009 menempatkan Ayrton Senna sebagai pembalap F1 terbesar dalam sejarah. Sebuah penghormatan kepada Senna yang telah menorehkan banyak prestasi.

3 kali juara dunia F1, 41 kali kemenangan seri dan 60 kali naik podium dari total 162 kali balapan yang diikutinya. Sebuah penghormatan yang pantas kepada pembalap asal Brazil itu.

autosport.com
autosport.com

Namun, Ayrton Senna harus mengakhiri karir dan hidupnya seperti dia menjalani hidupnya selama ini. Kecelakaan di sirkuit Imola, San Marino sungguh mengagetkan dunia saat itu.

Jutaan orang berbaris di jalanan Brazil sebagai penghormatan terakhir. Sang pesaing utama dan juga legenda F1 Alain Prost bahkan turut mengusung jenazah Ayrton Senna menuju peristirahatan terakhir.

Jasa lain Ayrton Senna bagi dunia F1 karena setelah kematiannya standar keamanan F1 benar-benar mengalami perubahan drastis.

Kini kecelakaan F1 bisa diminimalisir dan tak terjadi kecelakaan maut sampai kejadian terulang pada Jules Bianchi pada tahun 2014.

Dale Earnhardt, Legenda Besar NASCAR

en.wikipedia.org
en.wikipedia.org

Jika F1 adalah balap mobil paling digemari di dunia, berbeda dengan negeri paman sam Amerika Serikat. Balap mobil paling digemari disana adalah NASCAR.

Balapan memutar yang mengandalkan kemampuan drift ini memang dikenal paling sering terjadi kecelakaan. Mungkin karena alasan itu pula, banyak yang menggemari balapan ini karena level ekstrim yang tinggi.

Nama lengkapnya Ralph Dale Earnhardt. Lahir di Nort Carolina negara bagian Amerika Serikat. Balap NASCAR tahun 1980 sampai 1990-an Dale sangat mendominasi. Catatan prestasi yang menjadikannya sebagai legenda.

Dale telah memenangi 76 balapan NASCAR dan menjuarai 7 kali kejuaraan NASCAR. Dia terkenal dengan gaya nekatnya dan dijuluki ‘The Intimidator’.

multimodalcomp1413.wordpress.com
multimodalcomp1413.wordpress.com

Namun naas karena gaya balapnya itu juga yang mengantarkannya pada akhir hidupnya. 18 Februari 2001, Dale mengalami kecelakaan di lap terakhir di tikungan keempat.

Mobilnya bersentuhan dengan mobil Sterling Marlin sebelum kemudian kehilangan kendali dan ditabrak Ken Schrader.

Beberapa pembalap mengenang Earnhardt sebagai salah satu pembalap mobil terbaik sepanjang masa, setara dengan Ayrton Senna.

Sama seperti Senna, jasa Dale telah adalah merubah balap NASCAR. Kini ajang balap itu telah membuat banyak perubahan demi keselamatan pembalap karena tragedi itu.

[td_smart_list_end]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *