Bagi kamu pengguna smartphone yang punya jam terbang super tinggi, pasti selalu membutuhkan smartphone dalam kondisi on. Nah, untuk itu dibutuhkan daya dukung baterai yang oke juga kan?

android-indonesia.com
android-indonesia.com

Dikarenakan kebutuhan itulah, salah satu kriteria membeli smartphone adalah dengan melihat kualitas baterainya. Baterainya dibuat dari apa, kapasitasnya berapa dan tahan berapa lama pemakaian.

Ketika mengetahui fakta tentang pentingnya baterai bagi pengguna smartphone, maka pada akhirnya banyak sekali tips yang beredar di masyarakat, baik itu melalui broadcast di grup-grup sosial medianya, hingga yang disampaikan oleh penjual smartphone-nya.

blog.evercoss.com
blog.evercoss.com

Memangnya tips apa saja sih yang beredar? Lalu, tips-tips itu benar apa nggak ya? Nah, untuk menjawab pertanyaan kamu yang seperti ini, maka kita lihat saja yuk tips yang beredar, supaya kita tahu mana yang cuma mitos mana yang memang sebuah fakta.

1Baterai di Isi Ulang Kalau Sudah 0%

gopego.com

Mungkin sebagian dari kamu masih ada yang mempercayai bahwa nge-charge itu kalau baterainya sudah benar-benar habis. Padahal jika kita melakukan hal ini bisa menurunkan daya tahan baterai kita lho.

Oiya, selain itu mungkin kamu pernah ngerasain kalau nge-charge pas baterai benar-benar mati tuh jadinya lama banget. Padahal kita selalu berkejaran dengan waktu dan butuh tahu informasi dengan cepat kan?

Jadi kalau sudah tahu begini, nanti ketika smartphone kamu dayanya sudah mulai mendekati habis, maka kamu harus buru-buru isi ulang. Kalau kamu lagi di jalan, mungkin kamu bisa matiin dulu smartphone kamu, jadi baterainya nggak benar-benar habis.

2Smartphone Baru Harus Full Charge

openclipart.com

Mungkin sebagian kamu pernah dinasehati oleh mbak-mbak atau mas-mas di tempat kamu beli smarthphone. Biasanya mereka ngasih saran kalau smartphone kamu harus diisi sampai penuh dulu baterainya, baru boleh dipakai.

Tapi, cara seperti ini sebenarnya akan ngabisin waktu kamu, soalnya baterai zaman sekarang sudah lebih canggih dari baterai dulu. Baterai sekarang sudah bisa melakukan kalibrasi sendiri. Tapi sih nggak papa juga kalau kamu mau isi sampai penuh.

3Charger Segera Dicabut Jika Baterai Penuh

winpoin.com

Dulu sering kita mendengar kejadian ada handphone yang meledak karena kelamaan nge-charge. Dengan modal pengalaman masa lalu inilah, banyak orang yang masih meyakini kalau charger harus segera dicabut jika baterai sudah penuh.

Tapi, beda dulu beda sekarang kan? Teknologi selalu berkembang dan smartphone zaman sekarang akan menghentikan proses pengisian daya saat baterai sudah penuh.

Kalau kamu nggak percaya, mungkin kamu bisa pegang adaptor charger kamu, kalau baterainya belum penuh, charger-nya pasti panas. Tapi kalau sudah penuh charger-nya jadi dingin lho! Itu tandanya tidak ada proses pengisian.

4Baterai Disimpan di Kulkas Biar Baru Lagi

bhinneka.com

Sepertinya cara yang keempat ini jangan pernah sekali-kali kamu lakukan. Kalau nggak mau baterai kamu rusak. Lagipula baterai zaman sekarang kan sudah banyak yang baterai tanam.

Emang kamu mau baterai kamu rusak dengan smartphone-smartphone-nya. Sepertinya cara ini nggak masuk akal banget deh. Sebenarnya siapa sih yang ngasih ide seperti ini?

Padahal ya, baterai itu harus selalu disimpan dalam suhu yang normal. Lembab nggak, panas banget juga nggak. Jadi aneh bin ajaib kalau ada yang ngasih saran disuruh disimpan di kulkas.

Jadi, bagi kamu yang mau baterainya lebih awet, kalau baterainya sudah mau habis langsung di-charge. Udah gitu aja nggak ada rumus yang lain kok. Kalau daya tahannya makin lama makin turun, ya wajar aja, namanya juga dipakai.

SHARE