Kalau sudah bicara soal nikah, pasti banyak jomblo yang baper. Hiks!

“Duh, temen gue udah nikah nih. Kok gue beloman juga sih”. Pertanyaan seperti itu akan terus menghantui si jomblo terutama ketika menghadiri undangan pernikahan temannya. Ah nasib mu mblo.

Disadari atau tidak, gaya pernikahan dari tahun ketahun mengalami perubahan yang cukup signifikan. Entah ini dikarenakan tuntutan pasar atau trend zama kekinian. Pengeluaran biaya pernikahan pun saat ini sangat berbanding jauh dengan zaman dulu.

Nah dari pada kamu baper terus-terusan, mendingan kamu simak perbedaan nikah dizaman dulu dan sekarang deh.

1Dulu Nikah Dijodohin, Sekarang Dijodohin Tanda Tak Laku

id.wikipedia.org

Ingetkan kisahnya siti nurbaya? Iya gitu deh. Zaman dulu memang kebanyakan anak mudanya menikah karena dijodohkan oleh orangtua. Mereka memang sangat patuh terhadap orangtuanya. Dan adat istiadat pada zaman dulu juga sangat kental.

Sehingga kebiasaan perjodohan bukanlah hal yang tabu dikala itu.

Namun saat ini, seiring kemajuan zaman dan perubahan perilaku manusia, perjodohan menjadi sesuatu yang sangat ditentang oleh kalangan muda. Bahkan mereka menyatakan jika ada yang dijodohkan berarti itu pertanda dia tidak laku.

Padahal ngga juga sih.

Mungkin statemen itu hanya alasan saja supaya mereka bisa mencari pasangannya sendiri. Hehe.

2Dulu Undangan Diantar, Sekarang Disebar Via Online

datangya.com

Siapasih yang akan menyia-nyiakan fasilitas yang sudah ada? Saat ini zaman sudah berubah. Berinteraksi dengan orang yang jauh sudah sangat cukup mudah.

Kita bisa saling berkirim pesan melalui whatsapp, telpon gratis via line, atau video call sekalipun. Inilah mungkin yang menjadi salah satu penyebab saat ini undangan pernikahan sudah sangat biasa disebarkan via online.

Cukup mengirim gambar undangan keberbagai sosial media, maka tersebarlah undangan tersebut.

Tetapi untuk kamu ketahu saja, mengundang dengan secara langsung alias mengantarkan undangan kerumah-rumah itu lebih sopan lho. Hehe.

3Dulu Midodareni, Sekarang Pesta Lajang

www.youtube.com

Seiring berjalannya waktu, adat istiadat yang dulu dijunjung tinggi juga mulai pupus alias terkikis. Hiks! Coba lihat, apa masih banyak orang yang ngadain prosesi pranikah yang super panjang itu? Masih ada sih memang, tapi cuma tertentu bagi keluarga keraton, para pejabat, dan artis.

Hilangnya adat ternyata digantikan dengan perta kekinian atau yang biasa anak muda sebut dengan pesta lajang. Duh!

Apalagi dengan pemberitaan yang masif, pesta lajang bisa jadi agenda yang nggak bisa ditinggalkan sebelum pernikahan.

4Dulu Identik Dirumah atau di Gedung, Sekarang di Pantai atau di Kebun

blog.traveloka.com

Zaman sekarang, anak muda yang ingin melangsungkan pernikahan tentu akan mementingkan lokasi resepsi. Yap! Bahkan sampai ada yang menyewa pulau hanya untuk resepsi pernikahan, ditambah lagi dengan tiket pesawat bagi para undangan. Duh, berapa ya biaya yang dihabiskan?

Padahal kalau melihat ke beberapa tahun silam, kebanyakan orang tua mengadakan pesta pernikahan anaknya dirumah atau digedung.

Pernikahan yang diadakan dirumah tak lain untuk menyemarakkan lingkungan sekitar dan mengumumkan bahwa si dia dan dia telah menikah. Sabar ya mblo! Hehe.

5Dulu Selesai Acara Langsung Bubar, Sekarang Sibuk Unggah Foto Selfie

blogs.thegospelcoalition.org

Ini juga efek dari kemajuan zaman. Mau ngga mau, suka ngga suka sekarang mayoritas masyarakat didunia pasti memiliki akun jejaring sosial didunia maya.

Dengan berbagai fitur yang ditawarkan termasuk fitur pengunggah foto atau video, akun jejaring sosial ini membuat pemiliknya secara suka rela mengunggah foto-foto miliknya. Termasuk ketika menghadiri momen pernikahan teman atau kerabat.

Karena dimomen seperti ini biasanya sipemilik akun akan tampil beda dengan berbagai riasan dan gaun yang menawan. Aji mumpung guys. Haha. Begitulah zaman, akan terus berjalan dan mengalami banyak perubahan.

Berubah kearah yang lebih baik itu yang harus diterapkan.

SHARE