Salah satu keberhasilan dan kunci bahagia rumah tangga adalah bagaimana cara yang baik dalam mengatur keuangan dalam rumah tangga. Keuangan ini sebaiknya diatur berdua agar mudah dalam mengaturnya.

Kamu yang baru menikah atau sudah lama menikah, punya kerjaan mapan tapi belum punya tabungan, pasti terjadi kesalahan dalam mengatur keuangan.

Bahkan ada juga yang malah minus, tiap kali gajian selalu habis buat bayar ini dan itu, buat jajan dan jalan-jalan. Haduh pikirin masa depan dunk.

Penghasilan kamu yang sedikit itu sebenarnya juga bukan masalah kok, asal kamu juga tahu diri, gaji dikit tapi ambil cicilan mobil.

Wah itu bisa bikin kamu kepayahan dan bingung nyari tambahan, alhasil hidup gak nyaman, jadwal berantakan dan cuma duit yang ada dalam pikiran.

Buat kamu yang penghasilannya pas-pasan, kamu masih bisa mengatur dengan baik kok, begini caranya mengatur keuangan keluarga agar bisa hemat, cermat dan tepat, yuuk disimak.

1Pola Pikir Harus Berubah

republika.co.id

Hal pertama dalam mengatur keuangan bahkan kunci mengatur uang adalah pola pikir kita, sekalipun penghasilan banyak tapi pola pikir kita masih kekanak-kanakan yang suka jajan dan jalan-jalan ya sama saja bro.

Namanya jajan dan jalan-jalan itu tidak ada ujungnya, tidak ada puasnya, selalu bikin ketagihan dan tentu akan cepat menghabiskan uang.

Kalau kamu sudah menikah tentu dunk, pola pikir kekanak-kanakan harus bin wajib hilang, pola pikir harus diubah saat ini juga. Itu dilakukan buat kamu sebagai suami juga buat istri, intinya harus sama dalam pola pikirnya.

2Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

allianz.co.id

Catat baik-baik apa kebutuhan rumah tangga kamu, perhatikan baik-baik apa kebutuhan primer yang kurang, yang perlu diperbaiki. Namanya kebutuhan itu sudah jelas yaitu kebutuhan primer atau yang utama.

Ketika kebutuhan utama ini belum kelar jangan tergoda kebutuhan sekunder atau kedua bahkan kebutuhan tersier atau yang ketiga. Karena kebutuhan adalah sesuatu yang harus kamu penuhi, tidak bisa tidak, malu kan kalau masih minta orang tua.

Sedangkan kebutuhan sekunder dan tersier adalah lebih ke arah keinginan, yang sering membuat orang kocar-kacir bin amburadul dalam mengelola keuangan adalah keinginan ini.

Besarnya keinginan lebih kuat dari kebutuhan, sehingga kebutuhan belum kelar sudah beranjak ke kebutuhan kedua dan ketiga.

Jadi sebelum kebutuhan utama ini belum terpenuhi jangan tertarik ke kebutuhan yang kedua dan ketiga. Misal penghasilan kamu 2 juta dalam sebulan, maka catat dulu sebulan itu butuh berapa untuk makan, untuk bayar air, listrik dan sebagainya.

3Tentukan Prioritas Keinginan Setelah Kebutuhan

bisnis.news.viva.co.id

Setelah semua kebutuhan tercukupi  dan masih ada sisa uang, maka hal yang pertama kamu lakukan adalah tabungan.

Ingat tabungan ini sangat penting bagi masa depan keluarga, buat jaga-jaga, buat pendidikan anak, buat masa hari tua, kesehatan, pengeluaran tak terduga dan lain sebagainya.

Setelah tabungan sudah kamu tentukan berapa besarnya kamu baru bisa menentukan keinginan dari keluarga, mungkin ingin punya televisi, pengen punya handphone baru, punya sepeda motor baru dan sebagainya.

Dalam menentukan keinginan ini kamu harus benar-benar prioritaskan mana keinginan yang bener-bener diinginkan dan sedikit mengarah ke kebutuhan.

Misal motor kamu yang buat bekerja sudah saatnya pensiun, televisi yang jadi penghibur di rumah sudah tidak bisa dipakai atau handphone rusak kecebur air dan lain sebagainya.

4Buat Pembukuan Untuk Evaluasi

investor.twitterinc.com

Buatlah pembukuan untuk melihat bagaimana hasil pengelolaanmu tiap bulan, dan evaluasilah. Jika ada kebutuhan yang belum kelar tapi keinginan malah dapat itu tandanya kamu belum bisa hemat, kamu belum bisa tepat dan harus diperbaiki bulan berikutnya.

Jika punya prioritas tabungan dan tabungan lebih kecil daripada keinginan berarti masih ada beberapa keinginan yang perlu dikurangi. Lihat apa saja yang selama ini keinginan yang bisa dikurangi.

Pengelolaan hemat, cermat dan tepat itu berarti keinginan kecil dari tabungan dan kebutuhan, kalau kebutuhan tercukupi, sementara tabungan lebih besar daripada keinginan berarti sudah tepat pengelolaan kamu.

Semoga bermanfaat ya