Belajar dari 5 Negara Ini Agar Kesejahteraan Masyarakat Lebih Baik

Posted on

Setiap masyarakat pasti menginginkan kesejahteraan dalam kehidupannya.  Berbicara tentang kesejahteraan, tentu beberapa negara telah melakukanya dengan lebih baik dari negara kita.

Kesejahteraan hidup menyangkut banyak aspek, antara lain dari segi ekonomi yang makmur, kesehatan yang memadai, kesejahteraan dalam pekerjaan, dan lain-lain.

Sebagai contoh kita bisa melihat Prancis yang baru-baru ini pemerintahnya mengumumkan peraturan baru yang melarang perusahaan dengan ukuran tertentu yakni 50 atau lebih karaywan (menurut hukum) mengirimkan email pada akhir pekan atau saat hari libur.

Berdasarkan undang-undang, karyawan diberikan hal sipil untuk tidak membuka email mereka selama liburan. Itu merupakan salah satu contoh bagaimana negara mengurus warganya.

Terdapat beberapa praktik kesejahteraan yang telah dilakukan oleh negara lain di seluruh dunia, mungkin praktik tersebut bisa kita lakukan juga di negara ini.

Jepang, Menganjurkan Untuk Mengkonsumsi Makanan Bergizi

kiki widyasari dan makanan jepang
iniivira.blogspot.com

Kita tahu bahwa Jepang merupakan negara yang terkenal dengan kemajuan dan kecanggihan teknologi. Ternyata tidak hanya itu, dalam hal kesejahteraan, Jepang begitu memperhatikan kesehatan masyarakatnya.

Setiap individu didorong untuk mengkonsumsi gizi yang tinggi dan menu makanan yang tinggi akan karbohidrat.

Sebuah studi yang baru-baru ini dilakukan menyatakan bahwa  rakyat Jepang juga dianjurkan untuk makan banyak ikan dan produk kedelai , selama itu adalah rendah lemak.

Jepang memiliki tingkat harapan hidup tertingi kedua di dunia. Bagaimana Jepang menangani kesehatan masyarakatnya dan terus meningkatkan kesejahteraa tersebut, luar biasa bukan?

Korea Selatan, Melakukan Program Mengatasi Kecanduan Teknologi

15 kecanduan internet
blogseadanyaaja.blogspot.com

Sekarang ini kemajuan teknologi sangat berkembang pesat, kita telah memasuki dunia serba canggih. Salah satunya ditandai dengan munculnya internet. Terdapat banyak dampak positif dari lahirnya internet yang memudahkan aktivitas manusia.

Namun, juga memberikan dampak negatif jika salah dalam memanfaatkannya. Salah satunya yaitu memberikan efek candu.

Sebagai salah satu negara dengan budaya gawai yang paling mendunia, Korea Selatan membuat upaya untuk mengatasai ketergantungan pada perangkat.

Pemerintah Korea Selatan mensponsori banyak pusat konseling degan program untuk mengatasi kecanduan internet.

Swedia, Membiarkan Cuti Bagi Orang Tua

15 cuti
bkdindramayu.wordpress.com

Pemerintah Swedia menetapkan peraturan untuk memberikan cuti bagi kelahiran anggota keluarga baru selama 480 hari. Para orang tua yang baru melahirkan anaknya dapat mengambil cuti, lebih enak lagi meski cuti gaji mereka tetap dibayarkan.

Baik Ibu ataupun Ayah diperbolehkan mengambil cuti pada saat yang bersamaan, bagaimana pendapatmu menyenangkan bukan?

Spanyol, Menghargai Tidur Siang

15 tidur-siang
jinoharu.com

Praktik kesejahteraan negara Spanyol cukup unik, Perdana Menteri Spanyol menyerukan untuk menghargai kebiasaan tidur siang untuk mendorong lebih banyak jam kerja normal.

Tradisi untuk menghargai seni istirahat tengah hari ini telah dilakukan selama berabad-abad, sebelum ada seruan tersebut.

Ternyata hal tersebut berdampak sangat baik, penelitian menunjukkan istirahat kerja sore hari dapat meningkatkan produktivitas dan kewaspadaan.

Selandia Baru, Menumbuhkan Rasa Petualangan

15 queenstown
deqwan1.blogspot.com

Adalah Queenstown, ibukota yang dijuluki sebagai ibukota “petualangan dunia”. Disana  sangat baik bagi kesehatan mental. Warga Selandia Baru memprioritaskan untuk menumbuhkan rasa petualangan, sehinga tidak hanya melakukan kegiatan untuk menikmati alam saja.

Penelitian menunjukkan bahwa petualangan ekstrim yang mengatasi teror fisik bisa juga merasakan pemenuhan dan kesejahteraan.

Mungkin beberapa hal dari negera di atas ada yang bisa kita adopsi ke negara kita agar kesejahteraan di negeri ini meningkat. Bagaimana pendapatmu?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *